Zlatan Ibrahimovic Sesumbar Bisa Bawa Milan Raih Scudetto jika Datang Lebih Awal
Oleh Arief Hadi Purwono

Kedatangan Zlatan Ibrahimovic ke AC Milan tak bisa dimungkiri memberikan suntikan moral yang bagus untuk klub. Kontribusi Ibrahimovic juga langsung dirasakan di lapangan hijau, salah satunya ketika Milan menghabisi Juventus 4-2 dalam lanjutan laga Serie A, Rabu (08/07) dini hari WIB.
Meski demikian eks pemian Manchester United tersebut mengaku dirinya terlambat bergabung dengan Milan di musim ini. Pemain yang memiliki julukan Ibracadabra tersebut menilai andai ia datang lebih cepat, Milan sudah pasti menjadi juara musim ini.
Since turning 30, Zlatan Ibrahimović has scored 309 goals for club & country, 57% of his career total in eight years.
— Squawka Football (@Squawka) July 7, 2020
Since turning 30, Cristiano Ronaldo has scored 266 goals for club & country, 36% of his career total in five years.
Two players. 1,290 total goals. pic.twitter.com/Cz3Wn5fOVm
“Andai saja jika saya sudah ada di sini sejak awal musim, maka kami sudah pasti memenangkan Scudetto. Saya adalah presiden, pelatih, dan pemain. Namun klub membayar saya hanya sebagai pemain saja,” tukas Ibra seperti dikutip dari Goal.
Kontrak Ibra bersama Rossoneri bakal habis pada akhir musim ini setelah datang dari Los Angeles Galaxy pada Januari 2020. Sejauh ini pemain berpaspor Swedia tersebut belum bisa memberikan kepastian apakah ia akan memperpanjang kontrak dengan Milan atau tidak.
"I am president, coach and player, but they only pay me as a footballer."
— CNN International (@cnni) July 8, 2020
Zlatan Ibrahimovic was back to his old self on Tuesday, both on and off the pitch. https://t.co/aF4iM7Vt3C
“Masih ada satu bulan lagi, jadi mari kita lihat. Ada hal-hal yang tidak bisa kendalikan. Kami melakukan pekerjaan kami, kami adalah seorang profesional. Bisa jadi ini adalah terakhir kalinya mereka melihat saya bermain di San Siro,” pungkas Ibrahimovic.