Walid Regragui Berharap Negara Afrika Lainnya Bisa Mengikuti Kesuksesan Maroko Di Piala Dunia 2022

Randy Siswanto
FIFA World Cup Qatar 2022"Croatia v Morocco"
FIFA World Cup Qatar 2022"Croatia v Morocco" / ANP/GettyImages
facebooktwitterreddit

Pelatih Maroko, Walid Regragui berharap keberhasilan Maroko mencapai semifinal Piala Dunia 2022 bisa menjadi inspirasi tim-tim Afrika untuk bersaing dengan tim kuat dari seluruh dunia. Regragui juga mengatakan bahwa Maroko merupakan salah satu dari empat tim teratas di dunia saat ini.

Maroko gagal memperebutkan posisi ketiga di Piala Dunia 2022 setelah takluk oleh Kroasia dengan skor 1-2. Meskipun begitu, Maroko seharusnya bangga dengan diri mereka sendiri karena menjadi tim Afrika pertama yang mampu menembus babak semifinal di Piala Dunia.

Perjalanan tim berjuluk Singa Atlas itu tidak mudah, karena harus mengalahkan tim-tim unggulan seperti Belgia, Spanyol dan Portugal untuk mencapai fase ini. Publik sepakbola dunia tentu bangga dengan skuad asuhan Walid Regragui karena berhasil memberikan kejutan di Piala Dunia 2022 ini.

Setelah timnya menelan kekalahan dari Kroasia, Walid Regragui selaku pelatih Maroko mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang sudah mendukung timnya sejauh ini. Pelatih berumur 47 tahun itu juga mengatakan bahwa dirinya berharap kesuksesan Maroko di Piala Dunia 2022 bisa menginspirasi tim-tim dari Afrika untuk bersaing dengan tim-tim unggulan dari seluruh dunia.

"Sebelum turnamen, kami diberi kesempatan 0,01 persen untuk menjadi juara dalam turnamen ini, sampai akhirnya kami mampu mencapai empa besar. Sekarang kami adalah salah satu dari empat tim teratas di dunia," ujar Regragui seperti dilansir dari Daily Mail.

"Pertandingan ini merupakan hasil dari detail kecil, meskipun begitu saya tetap bangga dengan para pemain karena mereka sudah memberikan segalanya. Kami sudah melangkah jauh melebihi harapan siapapun,"

"Kami juga belajar banyak dalam pertandingan melawan Belgia, Spanyol dan Portugal. Kami telah memberitahu dunia bahwa tim ini bisa bersaing dengan tim-tim unggulan,"

"Seharusnya pencapaian kami bisa menginspirasi tim-tim dari Afrika. Tim-tim dari Eropa sudah memiliki DNA untuk terus berjuang hingga akhir, seharusnya tim-tim dari Afrika juga mengembangkan DNA seperti itu. Hingga akhirnya bisa menjadi juara Piala Dunia suatu saat nanti.".

Maroko hanya berada di peringkat 22 FIFA sebelum Piala Dunia 2022. Selain itu skuad asuhan Walid Regragui juga harus melawan tim-tim unggulan di fase gugur Piala Dunia 2022.

Meskipun begitu, kerja keras Maroko untuk memenangkan pertandingan melawan tim unggulan tersebut tidak sia-sia. Karena sang Singa Atlas sukses mencapai babak semifinal dan jadi tim Afrika pertama yang mampu melakukan itu di turnamen akbar seperti Piala Dunia.

facebooktwitterreddit