UEFA Bekerja sama dengan Arsenal Foundation Membantu Anak-anak di Indonesia

UEFA
UEFA / ANP Sport/Getty Images
facebooktwitterreddit

Yayasan UEFA untuk Anak-anak (UEFA Foundation for Children) baru-baru ini melakukan kerja sama dengan klub Liga Inggris, Arsenal dan yayasan mereka yang bernama Arsenal Foundation serta yayasan Save The Children, untuk membantu anak-anak di Indonesia.

Setidaknya proyek yang menguntungkan ini akan membantu lebih dari 1000 anak di Jakarta. Tak hanya itu, mereka juga merenovasi tujuh lapangan sepak bola yang ada Jakarta.

Yayasan Anak-anak untuk UEFA bersama dengan Arsenal Foundation serta Save the Children membuat program yang bernama Coaching for Life. Program ini bertujuan untuk membantu anak-anak perempuan di Indonesia yang kurang mampu, serta membangun kepercayaan diri mereka untuk membela diri mereka sendiri dan memerangi tantangan yang mereka hadapi.

Seperti diketahui banyak dari mereka yang terpaksa mencari nafkah sejak usia muda untuk membantu keluarga mereka, belum lagi risiko pernikahan di bawah umur dan kehamilan di usia remaja.

Untuk memastikan program ini bertahan lama, Arsenal melakukan pelatihan kepada 35 pelatih di Jakarta. Selain itu sebanyak 1500 orang tua dan pengasuh juga akan berpartisipasi di program ini untuk meningkatkan kemampuan mereka mendukung kesejahteraan anak-anak mereka.



Bek Arsenal Ladies, Leah Williamson telah melihat secara langsung dampak positif yang dimiliki proyek tersebut terhadap anak perempuan di Jakarta. Bek asal Inggris ini mengunjungi Jakarta untuk memberikan pelajaran utama bagi anak perempuan yang terlibat dalam merintis program pelatihan sepakbola ini.

“Anak perempuan di Jakarta ini menginspirasi saya dan telah membuat saya sangat bangga menjadi seorang wanita dan panutan bagi anak perempuan. Saya telah berada di Arsenal sejak berusia sembilan tahun dan sudah paham mengenai peran dan fungsi kami di dalam komunitas. Itu ada dalam DNA kami (sudah melekat pada diri kami), kami semua mengerti keistimewaan," ujar Williamson dalam wawancara dengan UEFA.



“Meskipun tumbuh dewasa di London, Yordania atau Jakarta, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang. Sungguh menakjubkan melihat bagaimana Pembinaan Seumur Hidup dibangun dalam kemitraan dengan Save the Children untuk menciptakan sesuatu yang begitu istimewa untuk menginspirasi para anak perempuan yang saya temui. ”

UEFA
UEFA / FABRICE COFFRINI/Getty Images

Sementara itu Presiden UEFA, Aleksander Ceferin memimpin dewan pengurus yayasan dan memuji pekerjaan yang dilakukan sejak 2015, dan bagaimana sepakbola terbukti menjadi kekuatan utama dalam kebaikan hubungan sosial.



"Setelah memiliki kesempatan untuk terlibat secara pribadi dalam berbagai proyek, saya melihat bahwa sepakbola adalah alat yang sangat kuat," ujar Ceferin.


"Meskipun di kamp-kamp pengungsi di seluruh dunia, pinggiran kota-kota Eropa yang bermasalah atau zona konflik yang terlupakan, semua kegiatan yang didukung oleh UEFA Foundation for Children telah memperkuat keinginan saya untuk melihat sepak bola Eropa mengambil perannya dalam pengembangan sosial kaum muda di seluruh dunia."

Sejak lima tahun didirikan UEFA Foundation for Children sudah membantu lebih dari satu juta anak di seluruh dunia serta membangun proyek di 100 negara di lima benua. Melalui olahraga, terutama sepakbola, yayasan ini membantu memberikan harapan ke anak-anak yang kekurangan untuk mewujudkan impian mereka.