Transfer

8 Transfer Terburuk Sepanjang Tahun 2021

Nanda Febriana
Lionel Messi dan Sergio Ramos ke PSG menjadi dua dari sekian transfer terburuk sepanjang tahun 2021
Lionel Messi dan Sergio Ramos ke PSG menjadi dua dari sekian transfer terburuk sepanjang tahun 2021 / John Berry/GettyImages
facebooktwitterreddit

Ada cukup banyak transfer pemain besar terjadi sepanjang tahun 2021 dan faktanya melibatkan dua nama terbesar di lapangan hijau dalam satu dekade lebih terakhir. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sama-sama berganti seragam pada musim panas 2021. Ronaldo memilih pulang ke Manchester United, sementara Messi jatuh ke genggaman PSG.

Tapi, hanya ada satu di antara Messi dan Ronaldo yang masuk dalam daftar 8 transfer terburuk sepanjang tahun 2021 pilihan tim 90MiN. Bersama tujuh nama lainnya, mereka adalah pemain yang dinilai gagal memenuhi ekspektasi suporter saat menyambut kedatangan mereka.


8. Raphael Varane

Raphael Varane
Newcastle United v Manchester United - Premier League / Robbie Jay Barratt - AMA/GettyImages

Kedatangan Raphael Varane dari Real Madrid ke Manchester United diharapkan bisa membenahi statistik buruk pertahanan pasukan Ole Gunnar Solskjaer. Sayangnya ekspektasi itu tidak bisa terpenuhi karena Varane terkena cedera.

Sejauh ini dia baru bermain sebanyak delapan pertandingan di Liga Inggris 2021/22 dan tiga kali di Liga Champions.

Suporter Setan Merah tentu masih berharap banyak pada Varane untuk bisa tampil di kondisi terbaiknya dan mempersembahkan kesuksesan untuk United.


7. Luuk de Jong

Luuk De Jong
Sevilla v FC Barcelona - La Liga Santander / Soccrates Images/GettyImages

Dipinjam dari Sevilla, Luuk de Jong diharapkan bisa semakin bersinar bersama Barcelona dan Ronald Koeman. Akan tetapi hingga paruh musim terlewati, de Jong gagal memberikan kontribus besar di atas lapangan dengan terpuruknya Barca di papan tengah.

Sejauh ini de Jong total sudah bermain sebanyak 12 kali dan mencetak satu gol untuk Barca di semua kompetisi.


6. Gianluigi Donarumma

Italy v Switzerland - 2022 FIFA World Cup Qualifier
Italy v Switzerland - 2022 FIFA World Cup Qualifier / Marco Rosi/GettyImages

Kiper nomor satu Italia ini lebih banyak menghabiskan waktunya di bangku cadangan PSG sejak meninggalkan Milan pada musim panas lalu.

Kendati Mino Raiola, sang agen, menilai bahwa kondisi kliennya adalah sebuah hal yang wajar mengingat persaingan dengan seorang Keylor Navas tidak lah mudah, tentunya untuk pemain sekelas Donnarumma bangku cadangan bukanlah tempat yang sesuai.


5. Jadon Sancho

Jadon Sancho, Johann Berg Gudmundsson
Manchester United v Burnley - Premier League / Clive Brunskill/GettyImages

Jadon Sancho merupakan salah satu pemain muda paling berbakat yang menarik perhatian ketika merumput di Bundesliga bersama Borussia Dortmund.

Namun, embel-embel itu seolah lenyap tanpa jejak saat dirinya memutuskan pindah ke Manchester United musim panas 2021. Kerap menyumbang gol dan assist bersama Dortmund, Sancho menjadi pemain tumpul kontribusi di Old Trafford.

Kedatangan Ralf Ragnick yang dekat dengan sepak bola Jerman diharapkan bisa mengembalikan Sancho ke level terbaiknya.


4. Lionel Messi

Lionel Messi, Leo Messi
FC Lorient v Paris Saint Germain - Ligue 1 / John Berry/GettyImages

Musim terburuk Lionel Messi sepanjang kariernya di atas lapangan. Bagaimana tidak, setelah menjadi tukang gedor nomor satu dunia yang mengoleksi enam Ballon d'Or selama bersama Barca, Messi kini hanya menyetor enam gol dari 16 pertandingan yang dilaluinya bersama PSG. Dan, dia masih saja meraih Ballon d'Or ketujuhnya tahun 2021.

Jika semua orang mau bersikap jujur, dia tidak cukup layak dinominasikan dalam daftar peraih Ballon d'Or 2021, apalagi memenanginya.


3. Sergio Ramos

Sergio Ramos
Entente Feignies-Aulnoye v Paris Saint-Germain - French Cup / John Berry/GettyImages

Transfer ketiga PSG yang ada dalam daftar ini dan juga tidak memuaskan. Sergio Ramos lebih banyak masuk ruang perwatan karena cedera ketimbang beraksi mengawal pertahanan PSG.

Sebagai sosok yang amat berpengaruh dalam kedigdayaan Real Madrid pada 10 tahun terakhir, suporter PSG masih berharap sesuatu yang lebih dari yang mereka lihat saat ini.


2. Romelu Lukaku

Romelu Lukaku
Chelsea v Brighton & Hove Albion - Premier League / James Williamson - AMA/GettyImages

Romelu Lukaku membuat keputusan besar dengan meninggalkan Inter Milan dan pulang ke Chelsea yang pernah menyia-nyiakan bakatnya.

Lukaku bukannya tidak memberikan kontribusi gol berarti untuk Chelsea, dengan dirinya sudah bermain sebanyak 18 kali dan membukukan 7 gol, catatan yang lumayan untuk pemain yang tak selalu berada di atas lapangan karena dihantam cedera. Tapi, angka tersebut tentu masih jauh dari harapan jika menilik nilai transfernya yang mencapai 100 juta euro.


1. Saul

Saul Niguez
Chelsea FC v Juventus: Group H - UEFA Champions League / Chris Brunskill/Fantasista/GettyImages

Saul digambarkan sebagai gelandang yang akan membuat lini tengah Chelsea semakin solid saat datang dari Atletico Madrid sebagai pemain pinjaman. Akan tetapi sang peman tampak seperti kaget dengan perbedaan iklim sepak bola di Inggris.

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel bahkan mengkritik habis-habisan performa debut Saul saat melawan Aston Villa September silam.

Saul berpeluang kembali ke Spanyol pada musim dingin 2022.

facebooktwitterreddit