Transfer

10 Transfer Pemain Terbaik Pada Musim 2002/03

Kemas Trimukti
Rio Ferdinand
Rio Ferdinand / Alex Livesey/GettyImages
facebooktwitterreddit

Pada era Millenium yang dimulai di tahun 2000, dunia sepakbola juga terlihat mengalami perubahan secara perlahan. Dalam sisi transfer, juga nampak terlihat jelas usai mulai banyak klub-klub besar Eropa, berbondong-bondong mengeluarkan dana besar demi memboyong pemain-pemain ternama.

Seperti layaknya pada musim 2002/03, setidaknya ada sepuluh pergerakan transfer terbaik yang dilakukan oleh tim-tim papan atas. Berikut adalah penjabarannya seperti dilansir dari data transfer milik transfermarkt.


10. Nicolas Anelka (Manchester City)

Nicolas Anelka of Manchester City
Nicolas Anelka / Alex Livesey/GettyImages

Di musim 2002/03, Manchester City memang belum menjadi tim superior layaknya sekarang. Namun kala itu, mereka ternyata sudah bisa mendatangkan salah satu pemain kelas dunia ialah Nicolas Anelka.

Saat Liverpool memutuskan untuk tidak mempermanenkannya, serta Paris Saint-Germain tak tertarik dalam menggunakan jasanya lagi, Man City pun bergerak dengan mengeluarkan dana 15 juta euro, guna datangkan Anelka.

Tiga musim berada di sana, dirinya total berhasil mengumpulkan 45 gol dari 103 pertandingan.


9. Mauro Camonerasi (Juventus)

Mauro Camoranesi
Mauro Camoranesi / Etsuo Hara/GettyImages

Sebelum diboyong Juventus dengan mahar 8,50 juta euro di tahun 2002, sosok Mauro Camonerasi memang terdengar asing lantaran hanya membela Hellas Verona.

Tetapi, keputusan Bianconeri dalam membawa Camonerasi ke kota Turin, terbilang tepat usai bisa memegang peran penting pada posisi gelandang untuk mengatur tempo permainan.

Bahkan, Camonerasi sudah bisa mengantarkan Scudetto pada musim pertamanya dan bertahan selama delapan musim di sana, dengan total mengumpulkan 32 gol dan 53 assist dari 288 laga.


8. Robbie Keane (Tottenham Hotspur)

Tottenham's Robbie Keane celebrates afte
Robbie Keane / CARL DE SOUZA/GettyImages

Robbie Keane yang performanya sempat menurun kala memperkuat Inter Milan dan Leeds United, memutuskan untuk hijrah ke London dan bergabung dengan Tottenham Hotspur di musim 2002/03.

Datang dengan harga transfer 10,50 juta euro, Keane ternyata telah membuat keputusan terbaik dalam karier sepakbolanya, ketika kembali menemukan sisi ketajaman secara konsisten.

Pada periode pertama di Spurs, Keane bisa mengantarkan Piala Liga dan mencetak 107 gol dari 254 pertandingan, sebelum dirinya sempat kembali ke The Lilywhites kala tinggalkan Liverpool di tahun 2009.


7. Michael Ballack (Bayern Munchen)

Michael Ballack
Michael Ballack / Etsuo Hara/GettyImages

Kala menunjukkan impresi baik bersama Bayer Leverkusen dan timnas Jerman di Piala Dunia 2002, Bayern Munchen bergerak untuk menggaet Michael Ballack dengan mahar enam juta euro.

Menjadi pemain serba bisa di lini tengah, Ballack semakin menjelma sebagai salah satu sosok menakutkan bagi tim lawan, mengingat tingkat ketajaman dalam mencetak gol meningkat.

Berada di Die Roten selama empat musim, dirinya mampu mengantarkan trofi Bundesliga, DFB Pokal dan DFL Supercup. Dalam sisi kontribusi, Ballack mampu mengoleksi 62 gol dan 40 assist.


6. Gilberto Silva (Arsenal)

Gilberto Silva
Gilberto Silva / Mark Thompson/GettyImages

Pelatih Arsenal kala itu, Arsene Wenger membuat salah satu keputusan terbaik saat mendatangkan Gilberto Silva dari Atletico Mineiro dengan mengeluarkan dana sembilan juta euro.

Pemain berposisi gelandang bertahan ini, tak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan gaya permainan sepakbola Inggris, sehingga mampu terus jadi andalan bagi Wenger.

Menjalani karier di London Utara selama enam musim, Silva pun termasuk dalam bagian The Invicibles, ketika Arsenal menjuarai Liga Inggris tanpa merasakan satu kekalahan pada musim 2003/04, serta dua gelar Piala FA dan Community Shield.


5. Clarence Seedorf (AC Milan)

Clarence Seedorf
Clarence Seedorf / Alex Livesey/GettyImages

Pada tahun 2002, Clarence Seedorf membuat keputusan mengejutkan dengan hengkang dari Inter untuk bergabung ke rival sekotanya, AC Milan yang dihargai 22,50 juta euro.

Walau cukup terdengar kontroversial, Seedorf nyatanya bisa menikmati kariernya bersama Rossoneri selama sepuluh musim lantaran menghasilkan rentetan prestasi seperti menjuarai Liga Champions, Serie A, Coppa Italia, Supercoppa Italiana, Piala Super Eropa sampai Piala Dunia Antarklub.


4. Fabio Cannavaro (Inter)

Fabio Cannavaro
Fabio Cannavaro / Etsuo Hara/GettyImages

Fabio Cannavaro, nampaknya lebih lekat saat membela Parma dan Juventus. Tetapi, dirinya juga punya karier yang cukup baik kala membela Inter Milan.

Didatangkan Nerazzurri dengan mahar 23 juta euro, Cannavaro bertahan selama dua musim dengan memainkan 74 pertandingan.


3. Alessandro Nesta (AC Milan)

Alessandro Nesta
Alessandro Nesta / Claudio Villa/GettyImages

Ketika membawa Lazio menjuarai Scudetto di tahun 2000, Alessandro Nesta mulai masuk perhatian publik dan akhirnya, AC Milan dapat memboyongnya dengan harga transfer 31 juta euro pada jendela transfer musim panas 2002.

Sepuluh musim berada di San Siro, Nesta selalu menjadi andalan untuk mengisi sektor pertahanan bersama Paolo Maldini dan bisa mengantarkan gelar bergensi seperti Liga Champions, Serie A dan Coppa Italia.


2. Ronaldo Nazario (Real Madrid)

Ronaldo
Ronaldo / Etsuo Hara/GettyImages

Selepas tampil gemilang dengan timnas Brasil di Piala Dunia 2002, Real Madrid yang sedang membagun tim Los Galaticos pun, rela mengeluarkan dana sebesar 45 juta euro untuk datangkan Ronaldo Nazario dari Inter.

Bersama tim ibukota Spanyol, Ronaldo bertahan selama empat setengah musim dan membawa gelar La Liga, Piala Super Spanyol dan Piala Interkontinental.


1. Rio Ferdinand (Manchester United)

Rio Ferdinand
Rio Ferdinand / Jamie McDonald/GettyImages

Leeds United yang nampak mengalami krisis finansial, akhirnya mau tak mau memutuskan untuk melepas pemain terbaiknya, Rio Ferdinand ke Manchester United dengan harga fantastis kala itu sebesar 46 juta euro.

Kepindahannya ke MU juga membuat dirinya menjadi pemain termahal Inggris pada masanya. 12 musim berada di Old Trafford, segala kesuksesan sudah didapatkan Ferdinand yang menjuarai Liga Inggris, Liga Champions, Piala Liga, Piala Dunia Antarklub dan Community Shield.


facebooktwitterreddit