Transfer

10 Transfer Pemain Terbaik pada Musim 2001/02

Nanda Febriana
Zinedine Zidane menjadi salah satu transfer pemain terbaik pada musim 2001/02 saat pindah dari Juventus ke Real Madrid
Zinedine Zidane menjadi salah satu transfer pemain terbaik pada musim 2001/02 saat pindah dari Juventus ke Real Madrid / CHRISTOPHE SIMON/GettyImages
facebooktwitterreddit

Transfer pemain sepak bola Eropa pada awal 2000an melahirkan sederet pemain yang kemudian memberikan kontribusi luar biasa untuk klub barunya saat itu. Tiga penghuni teratas dalam daftar ini memiliki pencapaian tim dan individu yang berlimpah, sekaligus membuktikan bahwa klub mereka kala itu tak salah langkah untuk merekrut mereka dengan harga yan mahal.

Berikut adalah 10 transfer pemain terbaik pada musim 2001/02 menurut rangkuman tim 90MiN dinilai berdasarkan kesuksesan klub dan kontribusi mereka terhadap klubnya.


10. Filippo Inzaghi (Juventus ke Milan)

Filippo Inzaghi of AC Milan celebrates
Filippo Inzaghi of AC Milan celebrates / Grazia Neri/GettyImages

Sukses menjadi tandem sejati Alessandro Del Piero di Juventus, Filippo Inzaghi memutuskan untuk menyeberang ke AC Milan pada musim panas 2001. Mampu mencetak gol dengan segala cara, Inzaghi membuat Milan rela merogoh 36 juta euro saat itu.

Hasilnya, Inzaghi cukup krusial dalam kesuksesan Milan meraih dua trofi Liga Champions pada 2003 dan 2007 dan Serie A pada 2003/04 dan 2010/11. Kakak kandung pelatih Inter Simone Inzaghi ini melesakkan 126 gol dalam 300 pertandingan yang dilaluinya bersama Milan.


9. Sol Campbell (Tottenham ke Arsenal)

Sol Campbell of Arsenal celebrates scoring Arsenal's first goal
Sol Campbell of Arsenal celebrates scoring Arsenal's first goal / Phil Cole/GettyImages

Kepindahan seorang pemain ke tim rival tentu merupakan pemandangan yang menyakitkan dan itulah yang dirasakan pendukung Tottenham Hotspur saat melihat Sol Campbell merapat ke rival sekota, Arsenal.

Bek asal Inggris itu langsung menjadi sasaran kebencian pendukung Spurs, namun tetap bersinar di atas lapangan dengan menjadi bagian penting dari skuat The Gunners yang menjuarai Liga Inggris pada musim 2001/02 dan 2003/04.


8. Jerzy Dudek (Feyenoord ke Liverpool)

Foot : Valencia Cf - Liverpool Fc / Champ.League
Jerzy Dudek / Tim de Waele/GettyImages

Jerzy Dudek datang ke Liverpool pada Agustus 2001 bersama kiper lainnya, Chris Kirkland, dan secara tak terduga mengambil posisi sebagai kiper utama.

Gerard Houllier, pelatih The Reds kala itu, membuktikan bahwa pilihannya tidak salah dengan Dudek berperan penting membawa The Reds menjadi runner-up di belakang Arsenal pada akhir musim.

Dudek kemudian juga berkontribusi penting dalam keberhasilan Liverpool meraih trofi Liga Champions pada musim 2004/05.


7. Ruud van Nistelrooy (PSV Eindhoven ke Manchester United)

Ruud van Nistelrooy
Ruud van Nistelrooy / Alex Livesey/GettyImages

Ruud van Nistelrooy mungkin bisa disebut sebagai salah satu striker yang pernah dimiliki Manchester United. Banyak gol dari pria Belanda itu memiliki arti penting untuk klub dan Nistelrooy pun juga mencetak beberapa rekor gol di kancah Liga Champions.

Dengan megoleksi 150 gol dari 219 pertandingan, Nistelrooy mematri namanya dalam buku sejarah United. Selain meraih trofi Premier League 2002/03, Nistelrooy pada penghargaan individu meraih Premier League Player of the Season, UEFA Club Forward of The Year, dan Premier League Golden Boot pada musim 2002/03.


6. Pavel Nedved (Lazio ke Juventus)

SOCCER-CL-DEPORTIVO-JUVENTUS
Pavel Nedved / CHRISTOPHE SIMON/GettyImages

Juventus tidak rugi harus menebus Pavel Nedved dari Lazio dengan banderol mencapai 38 juta euro pada musim panas 2001. Pria Ceko itu kemudian menjadi mesin yang tak tertandingi determinasinya di lini tengah Juve.

Pengakuan atas performa gigihnya di atas lapangan didapatkan pada 2003 saat namanya terpilih sebagai pemenang Ballon d'Or. Nedved mempersembahkan dua trofi Serie A untuk Juventus.


5. Lilian Thuram (Parma ke Juventus)

SOCCER ITALIAN
Lilian Thuram / -/GettyImages

Bersama satu pemain Parma lainnya yang juga masuk dalam daftar ini, Lilian Thuram datang ke Turin pada musim panas 2001. Kehadiran Thuram langsung memberikan dampak signifikan pada pertahanan Juventus dan menghasilkan gelar Serie A secara beruntun sejak kedatangannya.


4. Andrea Pirlo (Inter ke AC Milan)

Andrea Pirlo of AC Milan and Luigi Di Biagio of Inter
Andrea Pirlo / Getty Images/GettyImages

Salah satu gelandang terbaik di generasinya, Andrea Pirlo, memutuskan untuk menyeberangi kota Milan dengan meninggalkan Inter menuju AC Milan.

Pirlo menjadi poros permainan Milan yang sukses bersama Carlo Ancelotti dan Massimiliano Allegri. Dia juga memegang peranan penting dalam keberhaslan tim nasional Italia menjuarai Piala Dunia 2006.

Bersama Milan, Pirlo mengangkat trofi Serie A dua kali dan Liga Champions dua kali.


3. Gianluigi Buffon (Parma ke Juventus)

Gianluigi Buffon of Juventus
Gianluigi Buffon of Juventus / Stu Forster/GettyImages

Kesuksesan Parma menjuarai Piala UEFA dan Coppa Italia pada musim 1998/99 membuat bintang-bintang klub tersebut dilirik oleh sejumlah klub besar pada musim-musim berikutnya, tak terkecuali sang kiper Gianliuigi Buffon yang merapat ke Juventus pada musim panas 2001.

Tak main-main, Juve bahkan membayar 52 juta euro demi mendapatkan jasa Buffon yang kemudian menghabiskan total 19 musim kariernya bersama Juventus.

Sepuluh gelar Scudetto dia persembahkan untuk Juve, termasuk menyuguhkan kepemimpinan yang elegan dari bawah mistar.


2. Frank Lampard (West Ham ke Chelsea)

Frank Lampard Eirik Bakke
Frank Lampard / Michael Steele/GettyImages

Frank Lampard dinilai tak layak mendapatkan banderol 20 juta euro saat dibeli Chelsea dari West Ham, akan tetapi pria London tersebut membuktikan bahwa dirinya mungkin bisa disebut sebagai pembelian terbaik The Blues sepanjang sejarah.

Produktivitas gol Super Frank memang memikat meski berperan sebagai gelandang, tapi Lampard juga berperan memabngun mentalitas juara di Chelsea bersama beberapa pemain lainnya seperti John Terry dan Didier Drogba.

Pada era bermainnya lah Chelsea akhirnya berhasil mengangkat trofi Big Ear pertama mereka dan ayah dua anak tersebut tampil sebagai kapten di laga final.


1. Zinedine Zidane (Juventus ke Real Madrid)

Zidane Press Conf X
Zinedine Zidane Press Conf X / Getty Images/GettyImages

Real Madrid melakukan bisnis besar pada musim panas 2001 dengan melepas uang sebesar 71 juta euro demi mendapatkan Zinedine Zidane dari dari Juventus.

Zidane dengan segera menjadi pemain penting bagi Madrid dan mempersembahkan trofi Liga Champions pada musim pertamanya di Santiago Bernabeu.

Saat itu sulit mencari pemain sehebat Zidane di atas lapangan dan pria asal Prancis itu kain mengukuhkan status glamor pada skuad Real Madrid yang disebut Galacticos pada awal 2000an.

facebooktwitterreddit