Liga Champions

Tim Spanyol yang Menyingkirkan Bayern Munchen di Liga Champions 10 Tahun Terakhir

Nanda Febriana
Bayern München v Villarreal CF Quarter Final Leg Two - UEFA Champions League
Bayern München v Villarreal CF Quarter Final Leg Two - UEFA Champions League / Eurasia Sport Images/GettyImages
facebooktwitterreddit

Raksasa Bundesliga Bayern Munchen secara mengejutkan tersingkir di tangan wakil Spanyol, Villarreal, pada fase perempat final Liga Champions 2021/22. Pasukan Julian Nagelsmann tersisih setelah kalah 0-1 di leg pertama dan hanya bermain imbang 1-1 pada leg kedua. Tersingkirnya Bayern Munchen bisa dinilai mengejutkan karena dua faktor, yang pertama tentu kekuatan Bayern yang di atas rata-rata dan sebagai tim yang sangat berpengalaman di Liga Champions. Faktor kedua, Villarreal sebenarnya tidak dijagokan melangkah sejauh ini kendati berhasil menjuarai Liga Europa 2020/21 bersama Unai Emery.

Villarreal sendiri sebenarnya bukan satu-satunya tim Spanyol yang berhasil memberikan tamparan keras pada Bayern Munchen di Liga Champions. Setidaknya dalam enam kesempatan dalam 10 tahun terakhir, ada tiga klub yang sudah terlebih dahulu menjegal Bayern melangkah lebih jauh di ajang Liga Champions.

Kapan dan siapa saja tim Spanyol yang berhasil menyingkirkan Bayern Munchen di Liga Champions dalam 10 tahun terakhir?


1. Real Madrid (2013/2014)

Pepe, Toni Kroos, Gareth Bale, Sergio Ramos, Bastian Schweinsteiger, Jerome Boateng, Dante
FC Bayern Muenchen v Real Madrid - UEFA Champions League Semi Final / Boris Streubel/GettyImages

Bayern Munchen menjadi salah satu tumbal keberhasilan Real Madrid mencapai misi La Decima pada musim 2013/14. Tim asal Spanyol itu berhasil menyingkirkan Bayern dengan skor agregat 5-0 untuk melangkahkan kaki ke final pertama mereka sejak 2002.

Bayern harus melepaskan gelar mereka sebagai juara bertahan saat itu dan baru kembali naik tanga juara enam tahun berselang.


2. FC Barcelona (2014/15)

FBL-EUR-C1-GER-ESP-BAYERN-BARCELONA
FBL-EUR-C1-GER-ESP-BAYERN-BARCELONA / PATRIK STOLLARZ/GettyImages

Bayern Munchen kembali terjungkal di semifinal semusim berselang, kali ini dari raksasa Spanyol lainnya, FC Barcelona. Kekalahan 3-0 di Camp Nou pada leg pertama membuat misi Robert Lewandowski dkk untuk lolos ke final cukup terjal. Kendati berhasil memenangi pertandingan leg kedua dengan skor 3-2, itu tidak cukup bagi Bayern dan harus merelakan tiket final ke Barcelona yang berakhir sebagai juara di akhir kompetisi.


3. Atletico Madrid (2015/16)

Antoine Griezmann
Club Atletico de Madrid v FC Bayern Muenchen - UEFA Champions League / Denis Doyle/GettyImages

Apakah ini yang namanya kutukan? Tiga musim beruntun Bayern berhasil menembus semifinal, selalu berhadapan dengan tim Spanyol dan nasib mereka berakhir dengan kesialan.

Atletico Madrid menjadi dalang dari kegagalan Bayern Munchen melangkah ke final setelah berhasil mendapatkan tiket final melalui aturan gol tandang. Los Rojiblancos menang 1-0 di leg pertama, sedangkan pada leg kedua kendati kalah 2-1 Atletico tetap lolos karena berhasil mencetak gol di Allianz Arena.


4. Real Madrid (2016/2017)

Cristiano Ronaldo, Marcelo Vieira Da Silva
2016-17 UEFA Champions League - Real Madrid vs FC Bayern Munich / Power Sport Images/GettyImages

Sepertinya memang kutukan. Real Madrid kembali menyingkirkan Bayern Munchen pada musim 2015/16 setelah menang agregat 6-3 di babak perempat final. Hat-trick Cristiano Ronaldo pada leg kedua bak mimpi buruk bagi Bayern Munchen, yang dalam empat musim beruntun selalu kandas di tangan tim Spanyol.


5. Real Madrid (2017/18)

Real Madrid reach Champions League final
Real Madrid reach Champions League final / Anadolu Agency/GettyImages

Kembali dikandaskan Real Madrid sebelum menjejakkan kaki di final tentu menjadi momen yang menyesakkan bagi seluruh elemen Bayern yang selalu diunggulkan, tetapi kesulitan kembali menembus final.

Sulit untuk menyalahkan Bayern semata mengingat Real Madrid memang begitu perkasa di Eropa kala itu dengan sudah menggenggam tiga tropi pada empat musim sebelumnya. Real Madrid begitu lapar hingga mereka kembali menelan Bayern dengan agregat kemenangan 4-3. Real kembali mengangkat trofi di akhir musim.


6. Villarreal (2021/22)

Thomas Muller
Bayern München v Villarreal CF Quarter Final Leg Two - UEFA Champions League / Eurasia Sport Images/GettyImages

Cerita yang ini agak sedikit di luar dugaan jika tak bisa disebut sepenuhnya kejutan. Villarreal memng berstatus sebagai juara bertahan Liga Europa, namun mereka tak pernah dianggap setera dengan klub-klub super Eropa seperti Bayern Munchen.

Jadi, kemenangan 1-0 di El Madrigal begitu berharga ketika Bayern tampak linglung di leg kedua dan hanya bisa menahan imbang The Yellow Submarine 1-1 di Allianz Arena.

facebooktwitterreddit