Tiga Klub Pendiri Belum Menyerah Perjuangkan European Super League, Tantang UEFA

Arief Hadi Purwono
Presiden Juventus Andrea Agnelli (kiri) dan Presiden Real Madrid Florentino Perez (kanan)
Presiden Juventus Andrea Agnelli (kiri) dan Presiden Real Madrid Florentino Perez (kanan) / Pablo Blazquez Dominguez/Getty Images
facebooktwitterreddit

Tiga klub pendiri kompetisi kontroversial European Super League Real Madrid, Juventus, dan Barcelona bisa bernapas sedikit lega. Hal tersebut menyusul ditolaknya tuntutan sanksi UEFA kepada ketiga klub oleh pengadilan. Ketiga tim itu kini berencana untuk terus melanjutkan proyek Super League.

Seperti diketahui sebelumnya ada beberapa klub besar Eropa yang tergabung dalam megaproyek European Super League ini. Namun, satu per satu klub mengundurkan diri hingga kini hanya tersisa tiga klub saja.

Selepas “kemenangan” atas proyek Super League, UEFA memang langsung memproses ke badan hukum ketiga klub tersebut karena dinilai sudah membangkang dengan menciptakan kompetisi tandingan Liga Champions.

“Barcelona, Juventus, dan Real Madrid menyambut keputusan pengadilan yang mengharuskan UEFA untuk menarik tuntutan kepada klub pendiri European Super League, termasuk soal menghapuskan hukuman yang ditujukan kepada para klub pendiri,” ujar pernyataan resmi dari tiga klub pendiri, dikutip dari Goal.

“Pengadilan mendukung permintaan yang dibuat oleh promotor Super League dan menolak banding UEFA, dan mengonfirmasi peringatan kepada UEFA untuk membayar denda. Kasus ini akan ditindak lanjut oleh Pengadilan di Luksemburg, di mana akan meninjau kembali tindakaan UEFA yang dinilai memonopoli sepakbola Eropa,” tambah pernyataan ketiga klub.

facebooktwitterreddit