Chelsea

Terus Dapatkan Pertanyaan Soal Invasi Rusia ke Ukraina, Thomas Tuchel Geram

Amanda Amelia
Thomas Tuchel
Thomas Tuchel / Michael Regan/GettyImages
facebooktwitterreddit

Publik dikejutkan dengan invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina, hal ini juga membuat pemilik Chelsea, Roman Abramovich menjadi sorotan tajam karena dirinya dinilai memiliki kedekatan dengan presiden Rusia, Vladimir Putin.

Situasi ini tentu membuat Chelsea juga ikut disorot, Abramovich pun langsung bergerak cepat menyerahkan semua tanggung jawab sebagai pemilik klub pada Chelsea Foundation.

Keputusan yang sudah diambil Roman Abramovich ternyata tak lantas membuat sorotan terhadap The Blues berhenti begitu saja, bahkan dalam konferensi pers jelang pertandingan putaran lima Piala FA, Selasa (1/3) waktu setempat, Thomas Tuchel kembali mendapatka soal invasi Rusia ke Ukraina.

Tanpa basa-basi, pelatih asal Jerman itu langsung menegur wartawan yang menanyakan hal tersebut dan berharap takkan ada lagi yang menanyakan pendapatnya terkait konflik antara Rusia dan Ukraina.

"Dengar, dengar, dengar--Anda (jurnalis) harus berhenti (bertanya soal konflik Rusia dan Ukraina). Saya bukanlah seorang politisi. Anda harus berhenti. Saya hanya bisa mengulanginya. Saya merasa tidak nyaman karena harus menyampaikan pertanyaan yang sama karena sebelumnya saya tidak memiliki pengalaman apapun soal perang," ujar Tuchel seperti dilaporkan Evening Standard.

"Untuk membicarakannya saja saya merasa sangat buruk, karena saya termasuk orang yang beruntung. Saat ini saya bisa duduk di sini dengan damai dan melakukan hal yang terbaik sesuai dengan kemampuan. Anda (para jurnalis) harus berhenti menanyakan pertanyaan semacam itu. Saya tidak memiliki jawabannya," tambah dia.

Para pemain Chelsea akan berusaha untuk kembali ke jalur kemenangan kala bertemu klub divisi Championship, Luton Town dalam pertandingan babak kelima Piala FA, Kamis (3/3) dinihari WIB.

facebooktwitterreddit