Tampil Bagus di Piala Dunia, 7 Pemain Ini Melempem Ketika Gabung Klub Baru
Oleh Arief Hadi Purwono

Anomali acapkali terjadi kepada pesepak bola yang tampil dengan timnas dan klub. Bersama timnas mereka bisa tampil bagus dan melempem bersama klub atau sebaliknya. Bahkan ada beberapa pemain 'spesial' yang baru tampil bagus ketika membela timnas.
Beberapa di antaranya tampil bagus di Piala Dunia yang berujung pergantian klub baru. 90min.com akan menjabarkan ketujuh pemain dengan nasib tersebut, berikut ulasan lengkapnya:
1. Kleberson
ON THIS DAY: In 2003, Man United completed the signings of Cristiano Ronaldo and Kléberson.
— Squawka Football (@Squawka) August 12, 2017
Contrasting fortunes. ? pic.twitter.com/PpUJ8RQ6Jq
Nama yang ikonik jika berbicara pemain gagal (flop) di Manchester United. Red Devils terang-terangan membelinya dari Atletico Paranaense pada 2003 setelah menjuarai Piala Dunia 2002 dengan Timnas Brasil.
Man United direkrut sebagai pengganti Juan Sebastian Veron dan memenangi perburuan dari klub lain. Namun banderol 6,5 juta poundsterling kala itu tampak sia-sia karena Kleberson gagal memberikan performa terbaiknya.
Kleberson kemudian pindah ke Besiktas pada 2005 dan terakhir bermain sepak bola pada 2016 dengan Fort Lauderdale Strikers.
2. El Hadji Diouf
Former Liverpool forward El-Hadji Diouf reveals that Manchester United also wanted to sign him back in 2002 - and that he wishes he had joined them instead
— LFC Liverpool FC (@Liverpool_FC_) December 4, 2018
Full story: https://t.co/s7EJgeSHB4 pic.twitter.com/wgBYPX2QX2
Membawa Timnas Senegal ke perempat final Piala Dunia 2002 hingga Liverpool merekrutnya dari Lens. Performa El Hadji Diouf inkonsisten dengan The Reds dan pada akhirnya hengkang ke Bolton Wanderers pada 2005. Diouf terakhir bermain dengan Sabah FA pada 2015.
3. James Rodriguez
ON THIS TRANSFER DAY: In 2014, James Rodriguez joined Real Madrid for £63m after a great World Cup with Colombia. pic.twitter.com/E4vkQgmQxy
— Squawka Football (@Squawka) July 22, 2016
Piala Dunia 2014 melambungkan nama James Rodriguez di dunia hingga Real Madrid merekrutnya dari Monaco sebesar 63 juta poundsterling. Tapi performa James inkonsisten dengan El Real, sempat dipinjamkan ke Bayern Munchen (2017-2019), lalu kembali ke Madrid dengan nasib yang sama. Namanya selalu ada di rumor transfer pemain.
4. Miroslav Klose
2007 yılının yaz ayı. Bayern Münih'in 3 yeni transferi; Hamit Altıntop, Miroslav Klose, Jose Sosa... pic.twitter.com/aAfLSoxYhJ
— Sporx (@sporx) January 23, 2015
Nama ikon sepak bola Jerman ini selalu ada dalam daftar pemain yang tampil bagus dengan timnas dan melempem bersama klub. Pada 2007 Bayern Munchen merekrut Miroslav Klose setelah tampil bagus di Piala Dunia 2006 dan menjadi top skor turnamen dengan lima golnya.
Klose bertahan selama empat tahun dengan Bayern Munchen dan kemudian pindah ke Lazio dan pensiun pada 2016.
5. Lukas Podolski
Famous birthdays, June 4!
— MEM (@Monumentmagazin) June 4, 2019
Lukas Josef Podolski (June 4,1985).
A forward who joined Arsenal in 2012 after playing for Bayern Munich and FC Koln. He was named FIFA World Cup Best Young Player in 2006 and helped Germany capture a World Cup title in 2014. pic.twitter.com/tdVBkB1qu9
Tak beda jauh dengan Miroslav Klose, Lukas Podolski juga tampil bagus pada Piala Dunia 2006, 2010, dan juara Piala Dunia 2014. Bayern Munchen memboyongnya dari FC Koln pada 2006 dan dia bermain di sana sampai 2009 lalu ... kembali lagi ke Koln.
Podolski masih bermain saat ini pada usia 34 tahun setelah sempat membela Arsenal, Inter Milan, Galatasaray, dan Vissel Kobe. Saat ini Podolski membela klub Turki Antalyaspor.
6. Lucas Hernandez
DONE DEAL: Bayern have confirmed the signing of Lucas Hernández from Atlético Madrid on a five-year deal for €80m.
— Squawka News (@SquawkaNews) March 27, 2019
He will join the club in July 2019. pic.twitter.com/eV242UgUh7
Juara Piala Dunia 2018 dengan Timnas Prancis dan setahun kemudian Bayern mengeluarkan 80 juta euro untuk merekrutnya dari Atletico Madrid. Banderol itu tidak setimpal jika melihat kontribusinya musim ini yang banyak cedera dan belum beradaptasi di Bayern, namun Hernandez masih punya masa depan cerah mengingat usianya baru berumur 24 tahun.
7. Fabio Grosso
4) Fabio Grosso - Protagonista del mondiale 2006 sparito nel nulla subito dopo andando all’Inter, la scelta non ha sicuramente aiutato: lì hanno floppato anche gente come Seedorf, Pirlo e Roberto Carlos pic.twitter.com/ZEBThNmyVT
— ? (@Pirichello) April 21, 2020
Namanya naik daun saat membawa Timnas Italia juara Piala Dunia 2006. Fabio Grosso kemudian pergi dari Palermo ke Inter Milan pada musim panas 2006 dan di sana kariernya menurun. Grosso jarang main hingga akhirnya ke Lyon pada 2007.
Usai pensiun pada 2012 dengan Juventus Fabio Grosso menjadi pelatih dengan klub-klub yang pernah dilatihnya dari Juventus Primavera, Bari, Hellas Verona, dan Brescia.