Starting XI Pemain Muda Terbaik Liga Indonesia 2019-2020

Timnas Muda Indonesia
Timnas Muda Indonesia / AFP Contributor/Getty Images
facebooktwitterreddit

Timnas Indonesia memang kering prestasi dari sisi raihan trofi, meski begitu bukan berarti Indonesia kehabisan bakat atau talenta berbakat. Tanah Air masih memiliki bakat-bakat yang dapat dikembangkan melalui pengalaman bermain reguler di klub masing-masing.

Pemain-pemain muda berbakat itu dapat dilihat di Liga Indonesia dari Liga 2 hingga Liga 1. Berikut 90min.com merangkum starting XI atau susunan pemain terbaik Liga Indonesia dari 2019-2020


1. Nadeo Argawinata - Kiper

Nadeo Argawinata dengan Timnas Indonesia
Nadeo Argawinata dengan Timnas Indonesia / Gary Tyson/Getty Images

Namanya mulai terdengar sejak dipanggil masuk Timnas Indonesia U-23 dan berpatisipasi di SEA Games 2019. Nadeo Argawinata (23 tahun) saat ini membela juara bertahan Liga 1 Bali United yang merekrutnya dari Borneo FC.

Nadeo memiliki prospek untuk kelak menjadi kiper Timnas Indonesia senior. Kelebihan kiper yang berwajah mirip kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga itu ada pada refleks ketika mengamankan bola.


2. Asnawi Mangkualam - Bek Kanan

Asnawi Mangkualam
Asnawi Mangkualam / ADEK BERRY/Getty Images

Baru berusia 20 tahun namun caranya bermain sudah dewasa pada posisi bek kanan. Asnawi Mangkualam saat ini membela PSM Makassar dan memasuki tahun ketiganya dengan klub usai bermain di Persiba Balikpapan.

Kecepatan dan keberaniannya naik membantu serangan jadi nilai plus. Dari catatan Labbola yang merangkum tiga tahun terakhir Asnawi di PSM, Asnawi mengalami peningkatan rata-rata tekel menjadi 2,8 di tiap laga, akurasi tekel sukses 52,1 persen, dan di tahun ini punya rata-rata dribel 1,9 per laga.


3. Andy Setyo Nugrogho - Bek Tengah

Andy Setyo
Andy Setyo / AFP Contributor/Getty Images

Namanya selalu menghiasi Timnas Indonesia di segala umur. Andy Setyo Nugroho (22 tahun) punya kelebihan dari segi mentalitas, taktik dan teknik bermain bagus. Bahkan Andy Setyo membantu Timnas Indonesia U-22 juara Piala AFF beberapa waktu lalu.

Saat ini pemain yang tercatat sebagai Prajurit TNI pangkat Sersan Satu membela Persikabo. Di masa depan Andy Setyo bisa jadi kapten Timnas Indonesia senior jika konsisten menjaga performanya.


4. Rachmat Irianto - Bek Tengah

Rachmat Irianto jadi kapten Timnas Indonesia U-19
Rachmat Irianto jadi kapten Timnas Indonesia U-19 / Robertus Pudyanto/Getty Images

Bisa bermain sama baiknya di seluruh posisi bek serta gelandang bertahan. Rachmat Irianto (21 tahun) merupakan putra dari legenda Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro dan saat ini membela Persebaya, klub yang sudah diperkuatnya dari 2017.

Uniknya pemain dengan kemampuan membaca permainan itu sudah mencoba seluruh posisi bermain kecuali satu: kiper. Irianto juga sempat dipanggil masuk skuad Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.


5. Firza Andika - Bek Kiri

Firza Andika
Firza Andika / AFP Contributor/Getty Images

Tampil baik di level klub serta Timnas Indonesia meski usianya baru berumur 20 tahun. Firza Andika sempat membela AFC Tubize, klub Belgia dan saat ini bermain di bawah arahan Bojan Hodak sebagai pemain pinjaman di PSM Makassar.

Pemain kelahiran Medan dikenal sebagai sosok petarung yang pantang menyerang serta berdeterminasi tinggi kala bermain. Kemampuannya kala menjaga pos kiri pertahanan cukup bagus dan masih bisa dikembangkan.


6. Syahrian Abimanyu - Gelandang Tengah

Gelandang muda dengan kemampuan mengatur permainan di lini tengah dengan ketenangan bermain, visi bermain, serta operan bola akurat. Syahrian Abimanyu merintis karier dari Jakarta Football Academy dan pernah terpilih sebagai pemain yang menjalani latihan di Valencia, Spanyol.

Syahrian bergabung dengan Royal European Football Academy (REFA) pada 2016 di Valencia. Bahkan sempat ditawarkan masuk akademi Manchester City, namun karena kendala izin tempat tinggal maka ia urung masuk ke sana.



Pemain berusia 21 tahun dua tahun membela Sriwijaya FC sebelum pindah ke Madura United pada 2019. Syahrian pernah memperkuat Timnas Indonesia U-13, U-17, dan U-19.


7. Muhammad Arfan - Gelandang Tengah

Gelandang petarung PSM Makassar ini bisa menjadi tandem ideal bagi Syahrian dalam susunan pemain muda terbaik. Musim lalu (2019) di Liga 1 Muhammad Arfan (23 tahun) bermain 19 kali, 12 kali jadi starter, bermain sebanyak 1.001 menit dengan catatan satu assist. Musim ini tidak bisa terlalu banyak dinilai sebab Liga 1 tertunda karena pandemi virus corona.


8. Osvaldo Haay - Winger Kiri

Osvaldo Haay
Osvaldo Haay / Gary Tyson/Getty Images

Baru pindah ke Persija Jakarta tahun ini setelah sebelumnya memperkuat Persipura Jayapura dan Persebaya Surabaya. Osvaldo Haay (21 tahun) dikenal dengan kelincahannya bergerak menyisir sisi sayap dan melakukan penetrasi ke kotak penalti.

Osvaldo bisa mencetak gol atau membuka ruang untuk rekan setimnya dengan kelebihan teknik bermain yang dimilikinya. Koleksi gol Osvaldo mencapai 16 gol dari 48 laga bersama Persebaya di seluruh kompetisi. Menurut Transfermarkt harga pasar Osvaldo sebesar Rp4,8 miliar.


9. Sani Rizki Fauzi - Gelandang Serang



Gelandang enerjik yang bisa menjadi solusi di lini tengah dalam opsi bertahan atau ofensif. Adanya Sani mempermudah kinerja pemain-pemain lainnya kala bertanding. Sani Rizky (22 tahun) saat ini membela Bhayangkara FC dan juga berstatus anggota kepolisian. Dia juga pernah dipanggil masuk skuad pada SEA Games 2019.


10. Todd Rivaldo Ferre - Winger Kanan

Legenda Brasil dan Barcelona Rivaldo jadi inspirasi pemberian nama Todd Rivaldo Ferre. Pemain berusia 20 tahun dapat bermain sebagai gelandang serang atau penyerang sayap dengan kelincahannya berakselerasi, mendribel bola, dan mencetak gol.

Dalam dua musim terakhir di Liga 1 Todd Rivaldo Ferre menjadi pemain andalan Persipura Jayapura. Bahkan pada 2019 Rivaldo Ferre jadi Pemain Muda Terbaik di ajang Indonesian Soccer Awards. Banderolnya jika dilihat dari Transfermarkt sebesar Rp3,6 miliar.


11. Ezra Walian - Striker

Ezra Walian
Ezra Walian / Soccrates Images/Getty Images

Jebolan akademi Ajax Amsterdam bermain di Jong Ajax pada 2016 hingga 2017. Ezra Walian punya darah Indonesia dari ayahnya dan dinaturalisasi pada 2017 hingga ia tampil membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017.

Kini pada usia 22 tahun Ezra masih membela PSM Makassar sejak 2019. Dalam kariernya Ezra juga sempat melakukan trial di klub-klub Liga Inggris seperti Hull City, West Ham United, dan Bolton Wanderers. Bahkan ia pernah bermain di Almere City dan RKC Waalwijk.

Mengingat usianya yang masih sangat muda dan postur tubuh mumpuni, Ezra Walian punya kans untuk jadi penyerang masa depan Timnas Indonesia jika mampu meningkatkan kemampuan bermain dan konsisten menjaganya.