Manchester United

Solskjaer Senang Manchester United Putuskan Mundur dari European Super League

Amanda Amelia
Ole Gunnar Solskjaer
Ole Gunnar Solskjaer / Alex Livesey - Danehouse/Getty Images
facebooktwitterreddit

Dunia sepakbola benar-benar dikejutkan dengan pengumuman kompetisi European Super League (ESL), turnamen tersebut berencana untuk memisahkan diri dari turnamen utama yang digagas UEFA, yakni Liga Champions  dan Liga Europa.

Ada 12 klub yang bersedia untuk berpartisipasi, enam di antaranya adalah klub Liga Inggris, termasuk Manchester United, namun reaksi publik jauh dari kata positif, mereka menilai bahwa Super League hanya mementingkan uang dan menguntungkan klub-klub papan atas. Di sisi lain, UEFA dan FIFA juga menolak keras hal ini. Begitu pula Premer League, La Liga dan Serie A.

Para penggemar sepakbola juga tak tinggal diam, serangkaian aksi protes, terus mendapatkan tekanan dari publik, enam klub Liga Inggris yakni Manchester United, Manchester City, Chelsea, Tottenham Hotspur, Liverpool dan Arsenal memutuskan untuk mundur.

Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih MU pun mengaku lega karena akhirnya The Red Devils memilih mundur, pria asal Norwegia tersebut juga menilai pihak klub mengambil keputusan yang tepat.

"Pertama-tama, saya merasa sangat senang karena para penggemar sepakbola berhasil mengeluarkan opini mereka dan kami juga mendengarkannya. Dengan cara yang unik, peristiwa ini membuat komunitas sepakbola bersatu. Ini jadi hal penting. Saya sendiri adalah seorang penggemar dan suatu hari nanti juga akan kembali menyaksikan pertandingan Man United. Saya ingin menyaksikan Man United dengan ketakutan akan kegagalan," ujar Solskjaer seperti dilaporkan Goal.

"Saat berpikir soal Super League, saya benar-benar tak menyukai konsepnya. Sebuah turnamen harus didasari oleh prestasi, dan saya ingin tim mendapatkan hak untuk bisa ambil bagian di kompetisi level Eropa," lanjut pria berusia 48 tahun itu.

"Kini saya merasa sangat bahagia karena semua klub sudah menyadari kesalahan yang mereka lakukan. Super League adalah ide yang buruk, begitu juga dengan cara pengumumannya," urai Solskaer.

Ole Gunnar Solskjaer
Ole Gunnar Solskjaer / Pool/Getty Images

Mundurnya Manchester United dan lima klub asal Inggris lainnya memang memberikan pengaruh yang signifikan, langkah mereka diikuti oleh dua peserta lain, yakni Inter Milan dan Atletico Madrid, kini Super League pun resmi dibatalkan meski masih ada empat klub lain yang belum menentukan sikap.

facebooktwitterreddit