Skuat Terbaik Liverpool Saat Menjadi Juara Liga Champions 2018/19
Oleh Nanda Febriana

Liverpool secara luar biasa meraih gelar Liga Champions ke-6 mereka pada musim 2018/19 meski tidak terlalu diunggulkan di awal kompetisi. Komposisi sempurna dari penjaga gawang hingga barisan penyerang plus racikan strategi Jurgen Klopp terbukti ampuh membawa The Reds ke tangga juara Eropa dan satu gelar lainnya yang kini di depan pelupuk mata, Liga Inggris.
Menengok kembali ketangguhan Liverpool pada musim 2018/19 di panggung Liga Champions, kami sajikan susunan tim terbaik Liverpool saat meraih trofi Big Ear setahun yang lalu.
1. Alisson Becker (Penjaga Gawang)
Penjaga gawang asal Brasil ini memberikan dampak instan dengan kedatangannya pada musim panas 2018 membuat gawang Liverpool sangat sulit ditembus lawan. Ketenangannya di bawah mistar membantu para bek Liverpool untuk berkonsentrasi penuh saat serangan datang.
Tidak salah jika Liverpool bersedia menebus Alisson Becker dengan harga 72 juta euro dari AS Roma.
2. Trent Alexander-Arnold (Bek Kanan)
Most assists for Liverpool across all competitions in 2018-19:
— Squawka Football (@Squawka) June 2, 2019
? Trent Alexander-Arnold (15)
? Andrew Robertson (13)
Champions League winners. pic.twitter.com/E1Blg2IL4w
Layak dijuluki raja assist baru dari posisinya sebagai seorang bek kanan. Kelihaiannya memanfaatkan momen sepak pojok saat menghadapi Barcelona musim lalu menjadi penentu langkah The Reds ke final. Trent Alexander-Arnold adalah fullback modern dambaan banyak tim masa kini.
3. Virgil van Dijk (Bek Tengah)
Bek tengah asal Belanda ini merupakan satu penggawa lainnya di lini pertahanan Liverpool yang langsung memberikan kontribusi berarti begitu tiba di Anfield.
Virgil van Dijk datang dari Southampton pada Januari 2018 dan kehadirannya seolah menutup banyak lubang sekaligus di lini belakang pasukan Jurgen Klopp. Tak banyak yang akan membantah bahwa dirinya kini layak disebut sebagai bek tengah terbaik dunia.
4. Joel Matip (Bek Tengah)
107 Liverpool games
— CaughtOffside (@caughtoffside) October 19, 2019
5 goals
2018-19 Champions League winner ✅
2019 UEFA Super Cup winner ✅
1 Champions League final assist ✅
Brought in for absolutely nothing ?
A deserved new five-year-deal for Joel Matip #LFC pic.twitter.com/kpezXXpleA
Meski Van Dijk lebih populer, kesolidan lini pertahanan Liverpool tak bisa dijauhkan dari nama Joel Matip. The Reds mengambil langkah jitu dengan mengamankan kontraknya hingga lima tahun mendatang pada Oktober silam. Itu menunjukkan bahwa peran Matip tak kalah penting di jantung pertahanan The Reds.
5. Andy Robertson (Bek Kiri)
Tak mau kalah dari TAA, Andrew Robertson juga menjadi pemasok assist untuk Liverpool dalam dua musim terakhir. Selain itu pemain asal Skotlandia ini dianugerahi stamina dan kecepatan yang membuatnya disegani oleh fullback atau wing back lawan.
6. Georginio Wijnaldum (Gelandang)
Georginio Wijnaldum has now scored three Champions League goals for Liverpool.
— Squawka Football (@Squawka) May 7, 2019
2017-18: ⚽️ Semi-final vs. Roma
2018-19: ⚽️⚽️ Semi-final vs. Barcelona
HUGE goals. pic.twitter.com/og9bjRMSEu
Georginio Wijnaldum memberikan kontribusi penting dengan dua golnya ke gawang Barcelona pada babak semifinal musim lalu mengantar Liverpool ke final, meski pada faktanya dia hanya bermain selama 45 menit.
Dia juga mencetak satu gol lainnya di babak fase grup saat Liverpool takluk 2-1 dari PSG.
7. Fabinho (Gelandang)
Solid di lini tengah dan membantu empat bek Liverpool untuk menyaring serangan lawan. Fabinho adalah sosok gelandang bertahan yang sudah lama dirindukan publik Anfield.
Sayangnya musim 2019/20 ini dirinya banyak bergulat dengan cedera, namun diirnya dipastikan sudah kembali bugar saat kompetisi bergulir akhir pekan ini.
8. Jordan Henderson (Gelandang)
Today's #PlayerInFocus is Jordan Henderson ?
— Goal (@goal) April 7, 2020
? League Cup | 2011–12
? Champions League | 2018–19
? Super Cup | 2019
? Club World Cup | 2019@JHenderson ? "I knew I had to try and win trophies and be successful and be a big player for Liverpool."
Captain Fantastic Ⓒ pic.twitter.com/F6iAffeEo0
Sang kapten kerap diremehkan kontribusinya namun tanpa kepemimpinan dan kecerdasan taktikal seorang Jordan Henderson, sulit bagi Liverpool untuk merajai kompetisi Liga Champions yang sangat menuntut semua tim yang memburu trofi untuk seminim mungkin melakukan kesalahan.
Kehadiran Henderson di lini tengah The Reds membuat pasukan Jurgen Klopp tampil efektif dengan visi bermainnya yang apik.
9. Mohamed Salah (Penyerang)
Sebanyak lima gol dilesakkan Mohamed Salah dalam gelaran Liga Champions 2018/19 dan salah satunya dicetak pada malam final ke gawang Tottenham Hotspur yang dikawal Hugo Lloris.
Pemain asal Mesir ini juga mencetak dua assist lainnya yang ditorehkannya saat Si Merah berhadapan dengan Bayern Munchen dan FC Porto.
10. Roberto Firmino (Penyerang)
Roberto Firmino 2018/19 - Premier League + Champions League:
— The Tactical Times (@Tactical_Times) June 20, 2019
46 Games
16 Goals
7 Assists
79.5% Pass accuracy
55 Key passes
43/92 Shots on target
59/88 Dribbles complete
37/134 Aerial duels won
42/82 Tackles won
181 Losses of possession pic.twitter.com/ByvPpdDL6m
Dia adalah jembatan aliran serangan Liverpool dari lini tengah ke lini depan. Kecerdasannya dalam membaca permainan dan memanfaatkan momentum jauh lebih penting dari kontribusi empat gol dan satu assist yang dilesakkannya musim lalu. Tanpa kehadiran Roberto Firmino, mustahil bagi Liverpool untuk tampil produktif dalam aliran serangan yang begitu cair.
11. Sadio Mane (Penyerang)
Hanya sekali tidak bermain 90 menit sepanjang perjalanan Liverpool di Liga Champions musim lalu dan juga berhasil mencetak empat gol dan tiga assist dalam perjalanan menuju tangga juara.
Sadio Mane adalah bagian penting dari trio lini depan Liverpool yang mampu tampil sangat efektif dan 'sederhana'. Tak mengherankan pula jika namanya kini menjadi incaran utama Real Madrid.