Sergio Ramos vs Mohamed Salah: Mengingat kembali Momen Liga Champions 2017/18

Sergio Ramos vs Moh Salah
Sergio Ramos vs Moh Salah /
facebooktwitterreddit

Menjelang laga final Liga Champions 2021/22 antara Liverpool melawan Real Madrid di hari Minggu (29/5) dini hari WIB mendatang, nampaknya publik masih mengingat betul momen kejadian final musim 2017/18 lalu.

Kedua tim yang kala itu sama-sama bertemu di partai puncak, Los Blancos memang pulang dari Kiev, Ukraina dengan hasil kemenangan 3-1. Akan tetapi, banyak yang beranggapan apabila tim yang kala itu dilatih Zinedine Zidane, telah melakukan hal licik ke kubu asuhan Jurgen Klopp.

Mohamed Salah, Sergio Ramos
Mohamed Salah, Sergio Ramos / Etsuo Hara/GettyImages

Karena pada pertengahan babak pertama, Sergio Ramos yang tengah beradu duel dengan Mohamed Salah nampak jelas mengunci lengan pemain asal Mesir tersebut, sehingga membuat dirinya terjatuh.

Akibat insiden itu, The Reds pun mendapatkan kerugian paling besar. Sebab pada menit-30, Salah pun, dinyatakan tidak bisa melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera pada bahunya dan ditarik keluar untuk digantikan Adam Lallana.

Momen mengecewakan yang dialami top skorer Liverpool di musim ini, tentu saja membuatnya belum benar-benar pernah melupakannya dan akan ingin membuat perhitungan kepada Real Madrid dalam laga 'ulangan' final nanti.

Tak menutup rasa dendamnya ke tim ibukota Spanyol itu, Salah juga sudah sempat terang-terangan apabila ingin menghadapi Real Madrid di final Liga Champions 2022, setelah The Reds mengalahkan Villarreal.

"Saya mengetahui hasil (kekalahan melawan Madrid) saat berada di rumah sakit. Saya pikir, kami tidak bisa kehilangan permainan dengan cara itu. Saya, tidak pernah merasa seperti itu sebelumnya dalam sepakbola," ujar Mo Salah dikutip Daily Mail.

"Saya pikir ini waktunya balas dendam (ke Real Madrid)," lanjutnya.

Mohamed Salah
Mohamed Salah / Ian MacNicol/GettyImages

Meski pada laga final nanti Salah sudah takkan bertemu Ramos, mengingat telah tinggalkan Madrid untuk hijrah ke Paris Saint-Germain, ambisi pemain berusia 29 tahun untuk mengalahkan mereka tetap besar.

Karena, Salah masih mau membayar rasa kekecewaan besarnya di final jilid pertama kontra El Real yang terjadi empat tahun lalu, ketika dirinya hanya bisa memainkan laga selama 30 menit saja.