Serie A

Selalu Ingin Jadi Pusat Perhatian, Hakan Calhanoglu Sindir Zlatan Ibrahimovic

Amanda Amelia
Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic / Nicolò Campo/GettyImages
facebooktwitterreddit

AC Milan menjadi salah satu klub yang mampu tampil konsisten di musim 2021/22, hal tersebut terbukti dengan keberhasilan mereka memenangkan Scudetto usai mengumpulkan 86 poin.

Kesuksesan Milan memenangkan titel juara Serie A tentu mengundang komentar dari berbagai pihak, tak terkecuali mantan pemain mereka, Hakan Calhanoglu.

Pemain yang sempat membela Leverkusen itu menyindir Zlatan Ibrahimovic yang selalu ingin menjadi pusat perhatian, padahal striker asal Swedia tersebut menurutnya tidak terlalu memberikan kontribusi usai lebih banyak menempati bangku cadangan karena cedera.

"Zlatan Ibrahimovic adalah pria berusia 40 tahun, bukan anak 18 tahun, jadi saya tidak akan melakukan hal semacam itu di usianya," ujar Calhanoglu seperti dilaporkan Goal.

"Dia selalu ingin menjadi pusat perhatian. Padahal Zlatan sama sekali tidak memberikan kontribusi dalam kesuksesan Milan memenangkan Scudetto musim ini. Dia jarang diturunkan, namun akan melakukan apapun untuk selalu jadi fokus perhatian," tambahnya.

Perselisihan antara Calhanoglu dan Zlatan diawali dengan kepindahan pemain asal Turki itu ke Inter, kala itu Calhanoglu menyatakan bahwa alasan utamanya bergabung dengan Nerazzurri adalah untuk memenangkan Scudetto, namun yang terjadi malah sebaliknya.

Ibra kemudian terlihat mengolok-olok mantan rekan setimnya tersebut saat melakukan selebrasi kemenangan, di kerumunan juga terdapat sebuah boneka yang dipakaikan jersey bertuliskan nama Calhanoglu.

Musim perdana Calhanoglu di Inter sebenarnya juga tidak terlalu buruk, meski gagal memenangkan Scudetto, dia tetap sukses membantu timnya menjuarai Coppa Italia dan Supercoppa Italiana.

facebooktwitterreddit