Liverpool

Sadio Mane Merasa Pesepakbola Afrika Selalu Diabaikan untuk Meraih Ballon d'Or

Kemas Trimukti
Sadio Mane
Sadio Mane / Sebastian Frej/MB Media/GettyImages
facebooktwitterreddit

Membantu meraih Senegal menjuarai Piala Afrika 2021, serta bisa mengangkat trofi Piala FA, Piala Liga dan masih berkemungkinan menambahkan prestasi di final Liga Champions 2022 kontra Real Madrid, membuat penyerang Liverpool yaitu Sadio Mane, difavoritkan untuk meraih gelar individu yakni Ballon d'Or.

Sadio Mane
Sadio Mane / Matthew Ashton - AMA/GettyImages

Tak hanya lantaran prestasinya yang gemerlap, penampilan individu Mane bersama Senegal maupun Liverpool terus tunjukkan kata positif, juga menjadi faktor utama mengapa dirinya terus masuk ke dalam kandidat calon peraih pemain terbaik dunia.

Meski demikian, Mane nyatanya malah mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap penghargaan Ballon d'Or, setelah menurutnya selalu mengabaikan pemain-pemain berbakat dari benua Afrika usai tidak ada yang pernah memenangi lagi setelah George Weah di tahun 1995 lalu.

“(Pengabaian) itu benar dan menyedihkan. Meraih Piala Afrika, adalah trofi terbesar yang pernah saya menangi dalam hidup saya dan bagi seorang pemain Afrika belum memenangi Ballon d’Or sejak George Weah, merupakan hal yang menyedihkan," ujar Mane dari Daily Mail.

“Kami akan melakukan apapun untuk bisa mengalahkan Real Madrid dan setelah itu, kita akan lihat apa yang terjadi dengan Ballon d'Or," tutupnya.

Andai dirinya bisa membantu Liverpool untuk meraih gelar Liga Champions, tentu saja dirinya mempunyai potensi besar dalam menjadi pemain Afrika pertama kalinya sejak 27 tahun yang dinobatkan sebagai pemain terbaik di Ballon d'Or.

facebooktwitterreddit