Transfer

10 Rekor Transfer Termahal Musim 1998/99 dan Perjalanan Karier Mereka

Dananjaya WP
Marcelo Salas dan Christian Vieri saat keduanya bermain untuk Lazio
Marcelo Salas dan Christian Vieri saat keduanya bermain untuk Lazio / Getty Images/Getty Images
facebooktwitterreddit

Rekor transfer yang terjadi dalam satu musim adalah salah satu hal yang sangat sering dibicarakan dalam dunia sepakbola. Ekspektasi tinggi diberikan kepada pemain-pemain yang direkrut dengan biaya yang berbanding lurus. Spekulasi dan tarik ulur proses jual beli juga menjadi faktor yang membuat rekor transfer selalu mendapat sorotan tinggi.

Kini biaya transfer di atas 50 juta Euro bukan hal yang baru, namun pada musim 1998/99, penjualan di atas 30 juta Euro dapat menjadi rekor bagi sebuah tim.

Berikut adalah sepuluh transfer termahal musim 1998/99 dan perjalanan karier mereka (diurutkan dari terendah ke tertinggi).


10. Ivan de la Pena

Ivan de la Pena of Lazi
Ivan de la Pena di Lazio / Getty Images/Getty Images

Berposisi sebagai gelandang serang, Ivan de la Pena bergabung dengan Lazio dari Barcelona. Pemain asal Spanyol itu didatangkan dengan nilai transfer 15 juta Euro. Walau didatangkan dengan biaya tinggi, de la Pena tidak dapat memberi kontribusi yang diharapkan dengan Lazio.

De la Pena hanya tampil dalam 21 laga di seluruh kompetisi dengan Le Aquile dan mencetak satu gol. Ia juga sempat dipinjamkan ke Marseille dan Barcelona sebelum dilepas ke Espanyol pada 2002, klub yang dibela hingga akhir kariernya pada 2011.


9. Sinisa Mihajlovic

Sinisa Mihajlovic
Sinisa Mihajlovic / Mike Hewitt/Getty Images

Berposisi sebagai bek tengah, Sinisa Mihajlovic didatangkan Lazio dari Sampdoria. Mihajlovic direkrut dengan biaya 17 juta Euro. Pemain asal Yugoslavia itu menjadi salah satu sosok kunci bagi timnya.

Mihajlovic tampil dalam 193 laga dalam seluruh kompetisi dengan Lazio, dan mencetak 33 gol. Mihajlovic membela tim ibu kota Italia itu hingga 2004 sebelum pindah ke Inter dan menutup kariernya pada 2006.


8. Jaap Stam

Jaap Stam and Wim Jonk
Jaap Stam saat bermain di Manchester United / Ross Kinnaird/Getty Images

Berposisi sebagai bek tengah, Jaap Stam bergabung dengan Manchester United dari PSV Eindhoven. Pemain asal Belanda itu didatangkan dengan nilai transfer 17 juta Euro. Stam mampu menjadi salah satu pemain kunci dalam kariernya di MU.

Stam menjalani karier di Old Trafford selama tiga tahun, dengan catatan 127 laga serta satu gol di seluruh kompetisi. Stam dilepas ke Lazio (2001-04), kemudian melanjutkan kariernya di Milan (2004-06) dan menutupnya di Ajax (2006-08).


7. Marcelo Salas

Marcelo Salas of Lazio
Marcelo Salas of Lazio / Getty Images/Getty Images

Berposisi sebagai penyerang, Marcelo Salas didatangkan Lazio dari River Plate. Pemain asal Cili itu direkrut dengan nilai transfer 17,5 juta Euro. Salas membela Lazio selama tiga tahun dan memberi kontribusi yang cukup mumpuni.

Salas tampil dalam 117 laga dan mencetak 49 gol di seluruh kompetisi. Salas melanjutkan kariernya di Juventus (2001-03), River Plate (2003-05), dan menutupnya di Universidad de Chile (2005-08).


6. Juan Sebastian Veron

Juan Veron of Parma
Juan Sebastian Veron of Parma / Getty Images/Getty Images

Berposisi sebagai gelandang, Juan Sebastian Veron bergabung dengan Parma dari Sampdoria. Veron direkrut dengan nilai transfer 17,5 juta Euro. Pemain asal Argentina itu melanjutkan awal karier yang memuaskan di Serie A.

Veron membela Parma selama satu tahun dengan catatan 42 laga dan empat gol di seluruh kompetisi. Veron kemudian melanjutkan kariernya di Lazio (1999-2001), Manchester United (2001-03), Chelsea (2003/04), Inter (2004-06), dan mengakhirinya di Estudiantes (2006-17).


5. Dwight Yorke

Manchester United v Leeds United Dwight Yorke
Dwight Yorke / Clive Brunskill/Getty Images

Berposisi sebagai penyerang, Dwight Yorke didatangkan Manchester United dari Aston Villa. Yorke direkrut dengan nilai transfer 19,25 juta Euro. Pemain asal Trinidad & Tobago itu mampu menjadi salah satu bagian penting bagi MU dalam era tersebut.

Yorke membela Man United selama empat tahun, dengan catatan 65 gol dalam 152 laga di seluruh kompetisi. Yorke melanjutkan kariernya di Blackburn Rovers (2002-05), Birmingham City (2005), Sydney FC (2005-07), dan mengakhirinya di Sunderland (2006-09).




4. Patrick Kluivert

Patrick Kluivert
Patrick Kluivert / Clive Mason/Getty Images


Berposisi sebagai penyerang, Patrick Kluivert bergabung dengan Barcelona dari Milan. Kluivert mampu menjadi bagian penting dari skuad Barca sepanjang kariernya di Camp Nou.

Pemain Timnas Belanda itu membela Blaugrana hingga 2004, dengan catatan 122 gol dalam 257 laga di seluruh kompetisi. Kluivert melanjutkan kariernya di Newcastle United (2004/05), Valencia (2005/06), PSV (2006/07), dan mengakhirinya di Lille (2007/08).




3. Nicola Ventola

Nicola Ventola
Nicola Ventola tidak merasakan kesuksesan setelah pindah ke Inter / Stu Forster/Getty Images

Berposisi sebagai penyerang, Nicola Ventola didatangkan Inter dari Bari dengan nilai transfer 21 juta Euro. Walau berada di peringkat ketiga dalam daftar ini, Ventola tidak mendapat kesuksesan yang berbanding lurus dalam kariernya.

Pemain asal Italia itu membela Inter selama satu tahun. Ventola kemudian melanjutkan kariernya dengan Bologna (1999-2000), Inter (2000-05), Atalanta (2000-01), Siena (2003-04), Crystal Palace (2004-05), Atalanta (2005-07), Torino (2007-09), dan menutupnya di Novara (2009-11).


2. Christian Vieri

Christian Vieri of Lazio
Christian Vieri hanya membela Lazio selama satu tahun / Getty Images/Getty Images

Berposisi sebagai penyerang, Christian Vieri bergabung dengan Lazio dari Atletico Madrid. Pemain asal Italia itu didatangkan dengan nilai transfer 28,41 juta Euro. Vieri hanya bertahan satu tahun dengan Lazio.

Vieri melanjutkan kariernya dengan Inter (1999-2005), Milan (2005/06), Monaco (2006), Sampdoria (2006), Atalanta (2006/07), Fiorentina (2007/08), dan mengakhirinya di Atalanta (2008/09).


1. Denilson

Denilson of Real Betis   Michael Reiziger of Barcelona
Denilson membela Real Betis selama tujuh tahun / Getty Images/Getty Images

Berposisi sebagai penyerang sayap, Denilson didatangkan Real Betis dari Sao Paulo. Pemain asal Brasil itu membela Betis hingga 2005. Denilson juga sempat dipinjamkan ke Flamengo pada 2000.

Denilson melanjutkan kariernya dengan Bordeaux (2005/06), Al Nassr (2006/07), FC Dallas (2007), Palmeiras (2008), Itumbiara (2009), Hai Phong (2009), dan menutup kariernya dengan Kavala (2010).

facebooktwitterreddit