Rating Pemain Arsenal vs Chelsea - Final Piala FA 2019/20

Pierre-Emerick Aubameyang
Arsenal vs Chelsea - Final Piala FA | Marc Atkins/Getty Images

Final Piala FA antara Arsenal vs Chelsea yang berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu (1/8), akhirnya berhasil dimenangi kubu London Utara dengan skor tipis 2-1. Ini merupakan kemenangan ke-14 The Gunners di panggung final kompetisi sepak bola tertua di dunia tersebut.

Sempat tertinggal terlebih dahulu, pasukan Mikel Arteta mampu bangkit mengejar ketertinggalan melalui aksi Pierre-Emerick Aubameyang yang mencetak dua gol balasan. Hasil akhir pada Arsenal vs Chelsea pun menjadi pencapaian manis tersendiri bagi Mikel Arteta yang baru membesut The Gunners pada Desember 2019 silam.

Lalu bagaimana performa anak buah pria Spanyol tersebut dalam pertandingan ini? Berikut rating pemain Arsenal dalam laga di Wembley semalam.

1. Kiper dan Lini Pertahanan

Tammy Abraham, Emiliano Martinez
Arsenal vs Chelsea - Final Piala FA | Marc Atkins/Getty Images

Emiliano Martinez (8): Menguasai area permainannya dengan baik dan menunjukkan ketenangan yang dibutuhkan saat para pemain Chelsea masuk ke kotak penalti. Distribusi bolanya dari lini belakang juga bagus.

Kieran Tierney (7): Menciptakan dua umpan kunci di babak pertama, di mana salah satunya berujung pada penalti yang dieksekusi Aubameyang. Keputusan Arteta untuk emmainkan tiga bek dan menempatkannya lebih ke tengah membuat Arsenal bermain lebih solid di belakang.

David Luiz (7): Setelah gagal melaksanakan tugasnya untuk mengawal Olivier Giroud dengan baik di awal pertandingan, yang berujung pada ol pembuka Christian Pulisic, David Luiz tampil lebih fokus menjaga pemain Prancis tersebut dan membuat Chelsea terlihat buntu di lini depan.

Rob Holding (6): Hampir semua bek Arsenal terlihat acak-acakan di awal pertandingan, dan Holding tampak kesulitan menaikkan level permainannya seiring waktu berjalan. Berhadapan langsung dengan Pulisic, pemain Inggris itu tampak tertekan dan penguasaan bolanya juga tak terlalu bagus.

2. Lini Tengah

Jorginho, Dani Ceballos
Arsenal vs Chelsea - Final Piala FA | Marc Atkins/Getty Images

Ainsley Maitland-Niles (7): Percaya diri dalam menyuplai umpan silang dari sisi kiri pertahanan Arsenal dan banyak berkontribusi dalam membangun skema serangan The Gunners.

Granit Xhaka (7): Setelah diekjutkan dengan gol cepat Chelsea, Xhaka lebih disiplin di depan tiga bek Arsenal untuk memotong umpan para pemain The Blues di wilayah permainan timnya. Cukup tenang saat harus berduel datu lawan satu maupun saat melakukan penjagaan area.

Dani Ceballos (8): Pemain yang mampu menstabilkan lini tengah Meriam London saat tertinggal dengan umpan-umpannya yang rapi dan akurat. Seperti halnya Xhaka, Ceballos juga disiplin dan memiliki kewaspadaan tinggi saat lawan menguasai bola, membuat Chelsea kesulitan menembus kotak penalti The Gunners.

Hector Bellerin (8): Menopang pergerakan Pepe di sayap kanan dengan sangat baik dan menciptakan ancaman yang berbahaya di sektor sayap untuk pertahanan The Blues.

3. Lini Depan dan Pemain Pengganti

Pierre-Emerick Aubameyang, Willy Caballero
Arsenal vs Chelsea - Final Piala FA | Pool/Getty Images

Nicolas Pepe (8): Salah satu pemain yang paling merepotkan pertahanan The Blues. Pergerakannya saat menusuk ke pertahanan si London Biru kerap menghasilkan ancaman ke gawang Willy Caballero dan bahkan bisa saja menjadi pencetak gol andai golnya tidak dianulir wasit.

Pierre-Emerick Aubameyang (9): Mencetak dua gol yang memastkan keberhasilan The Gunners meraih trofi Piala FA ke-14 mereka. Memanfaatkan setiap inci ruang dengan sangat baik dan membuat bek-bek Chelsea kewalahan menghentikan pergerakannya.

Alexandre Lacazette (8): Bekerja sama dengan sangat baik dengan Aubayemang dan penguasaan bolanya di lini depan sangat baik untuk membantu Arsenal mencetak dua gol ke gawang Chelsea.

Eddie Nketiah (6): Membantu Arsenal menjaga tempo permainan dan menyediakan tenaga baru di lini depan.

Sokratis (6): Cukup berperan menjaga kestabilan dan fokus di lini belakang Arsenal.

Sead Kolasinac (-): Tak cukup menit bermain untuk memberikan kontribusi lebih.