Presiden PSG Tegaskan Target Klub untuk Juarai Liga Champions

Dananjaya WP
Nasser Al-Khelaifi / Paris Saint-Germain
Nasser Al-Khelaifi / Paris Saint-Germain / MIGUEL A. LOPES/Getty Images
facebooktwitterreddit

Paris Saint-Germain mendapatkan kekalahan 0-1 dari Bayern Munchen dalam pertandingan final Liga Champions 2019/20. Laga yang diadakan di Estadio da Luz pada Senin (24/8) dini hari WIB dimenangkan Bayern Munchen melalui gol Kingsley Coman pada menit ke-59, yang membuat mereka mendapatkan gelar juara Liga Champions keenam.

Kekalahan ini membuat PSG kembali merasakan kegagalan dalam kompetisi kontinental. Klub ibu kota Prancis itu berhasil mencapai babak final untuk pertama kalinya, namun belum dapat memenuhi ambisi mereka untuk mendapatkan gelar juara Liga Champions. Biaya tinggi yang dikeluarkan untuk membangun skuat belum dapat memberikan hasil yang diharapkan.

Sorotan terhadap kebijakan rekrutmen Le Parisien kembali mendapatkan sorotan tinggi akibat kekalahan ini. Ambisi PSG untuk mendapatkan gelar juara Liga Champions juga akan kembali mendapatkan ujian yang signifikan musim depan dan musim-musim berikutnya.

Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, menegaskan bahwa target utama timnya adalah untuk mendapatkan gelar juara Liga Champions. Al-Khelaifi juga menambahkan bahwa pencapaian timnya dalam keseluruhan musim 2019/20 tidak akan dilupakan meskipun mereka merasa sedih akibat mendapatkan kekalahan dari Bayern.

“Tentu kami merasa sedih. Kami tidak akan melupakan pencapaian yang diraih secara keseluruhan musim 2019/20. Saya merasa bangga dengan perjuangan seluruh pemain. Target kami tetap untuk mendapatkan gelar juara Liga Champions. Kali ini kami merasa yakin. Kami sangat dekat dengan keberhasilan yang diinginkan. Semua dapat meninggalkan laga ini dengan perasaan bangga,” ucap Nasser Al-Khelaifi dalam wawancara yang dikutip dari GFFN.

Al-Khelaifi juga mengucapkan selamat kepada Bayern, dan menyoroti fakta bahwa klub Jerman itu menjalani pertandingan final Liga Champions kesebelas dalam sejarah klub tersebut. Berbeda jauh dengan PSG yang tampil untuk pertama kalinya dalam puncak sepakbola Eropa.

facebooktwitterreddit