10 Pertandingan Terbaik dalam Satu Dekade (2011-2021)

Ada banyak pertandingan luar biasa dalam satu dekade terakhir
Ada banyak pertandingan luar biasa dalam satu dekade terakhir / 90min
facebooktwitterreddit

Sepakbola dalam sepuluh tahun terakhir memberikan berbagai pertandingan yang luar biasa, dengan gol, drama, dan kualitas yang fantastis.

Mulai dari Piala Dunia, Liga Champions, Liga Inggris, La Liga, dan Serie A, ada berbagai momen dan pertandingan yang akan tercatat dalam sejarah sepakbola dan tidak akan dilupakan – entah karena konteks dalam pertandingan, kemenangan telak yang mengejutkan, tim yang mampu membalikkan keadaan, atau laga dengan intensitas tinggi.

90min Anniversary

Merayakan hari jadi 90min yang ke-10.... kami merangkum peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di dunia sepakbola....

Posted by 90min on Friday, November 12, 2021

Berikut adalah pilihan 90min Indonesia untuk 10 pertandingan terbaik dalam satu dekade terakhir.


10. Barcelona 2-2 Chelsea, April 2012

Chelsea's Spanish forward Fernando Torre
Chelsea sama sekali tidak diunggulkan ketika menghadapi Barcelona / PIERRE-PHILIPPE MARCOU/GettyImages

Chelsea menjadi salah satu yang terbaik di Eropa beberapa tahun sebelumnya, tetapi tidak dapat mempertahankan status tersebut pada 2012, ketika berada dalam periode transisi. Sementara Barcelona, berstatus sebagai juara bertahan Liga Champions dan pantas disebut sebagai salah satu tim terbaik sepanjang masa.

Ini juga menjadi musim terbaik Lionel Messi (2011/12), dengan total 73 gol. Nyatanya The Blues menciptakan kejutan dengan menang pada leg pertama dan bertahan di Camp Nou pada leg kedua. Gol penyeimbang Fernando Torres jelang akhir pertandingan bahkan membuat Gary Neville sebagai komentator tercengang.


9. Liverpool 4-0 Barcelona, Mei 2019

Divock Origi, Xherdan Shaqiri
Divock Origi menjadi pahlawan Liverpool berkat sepasang golnya ke gawang Barcelona / Clive Brunskill/GettyImages

Liverpool menjadi tim pertama dalam era Liga Champions (sejak 1992), dan pertama dalam Piala Eropa sejak 1986, yang mampu membalikkan ketertinggalan 0-3 dalam semifinal ketika menang telak atas Barcelona di Anfield pada 2019.

Tanpa Mohamed Salah dan Roberto Firmino, Divock Origi menjadi pahlawan yang mengejutkan dalam laga bersejarah ini. Pemain asal Belgia itu mencetak gol pertama dan keempat, melengkapi dua gol cepat dari Georginio Wijnaldum. Gol keempat, mengonversi sepak pojok cepat dari Trent Alexander-Arnold menjadi salah satu momen ikonik.


8. Spanyol 1-5 Belanda, Juni 2014

FBL-WC-2014-MATCH03-ESP-NED
Robin van Persie membuat julukan 'Flying Dutchman' menjadi kenyataan pada 2014 / LLUIS GENE/GettyImages

Spanyol datang ke Brasil pada Piala Dunia 2014 sebagai juara bertahan dan mendapat dua titel Piala Eropa secara beruntun, setelah menjuarai tiga turnamen pada 2008 hingga 2012. Tidak ada yang menyangka hal yang terjadi ketika mereka berhadapan dengan Belanda dalam laga pembuka fase grup.

Ini menjadi laga ulangan final Piala Dunia 2010, tetapi kali ini ada banyak gol yang tercipta. Taktik Belanda yang digunakan oleh Louis van Gaal mengejutkan Spanyol, ketika sundulan Robin van Persie yang melompat dalam laga yang berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk Oranje mendapat nominasi penghargaan Puskas (gol terbaik).


7. Real Madrid 2-3 Barcelona, April 2017

FBL-ESP-LIGA-REALMADRID-BARCELONA
Selebrasi ikonik Lionel Messi di Santiago Bernabeu / OSCAR DEL POZO/GettyImages

El Clasico di Santiago Bernabeu memiliki potensi untuk menjadi momen penting dalam perebutan gelar juara La Liga yang menegangkan. Real Madrid mengincar kesuksesan pertama sejak 2012 dan memiliki keunggulan tiga poin, tetapi Barcelona meraih kemenangan dramatis di ibu kota Spanyol.

Real unggul terlebih dahulu, tetapi tim tamu membalikkan keadaan, sebelum James Rodriguez menyamakan kedudukan menjadi 2-2 jelang akhir laga. Kemudian Lionel Messi maju mencetak gol keduanya, yang menjadi gol ke-500 baginya di Barca untuk meraih kemenangan.


6. Inter 2-0 Juventus, Januari 2021

Nicolo Barella, Romelu Lukaku
Inter mengakhiri dominasi Juventus di Serie A / Soccrates Images/GettyImages

Juventus menguasai Serie A dan sepakbola Italia sejak 2011. Dominasi tersebut berakhir pada musim 2020/21. Inter di bawah asuhan Antonio Conte sukses meraih gelar juara pertama sejak musim 2009/10. Laga di San Siro pada Januari 2021 menjadi salah satu momen penentu.

Gol-gol dari Arturo Vidal dan Nicolo Barella membuat Nerazzurri bertahan di peringkat kedua hingga empat pekan berikutnya. Mulai dari pekan ke-22 hingga akhir, Inter bertahan di puncak dan sukses meraih gelar juara.


5. Ajax 2-3 Tottenham Hotspur, Mei 2019

Lucas Moura
Lucas Moura & Tottenham mengejutkan dunia pada 2019 / Matthew Ashton - AMA/GettyImages

Setelah melalui pertandingan luar biasa dalam jalur ke final Liga Champions 2019, Tottenham kembali mendapat laga dramatis dalam pertemuan dengan Ajax dalam babak semifinal.

Generasi emas baru yang dimiliki Ajax sudah menang atas Real Madrid dan Juventus dan mendapat keunggulan agregat 3-0 atas Spurs pada babak pertama dari leg kedua. Lucas Moura mencetak dua gol untuk menjaga peluang timnya, tapi gol ketiga yang menjadi penentu, berkat peraturan gol tandang, tiba pada menit ke-96 di Amsterdam.


4. Barcelona 2-8 Bayern Munchen, Agustus 2020

Lionel Messi
Lionel Messi berusaha hengkang dari Barcelona setelah laga ini / Pool/GettyImages

Semifinal Liga Champions antara Barcelona dan Bayern Munchen menjadi momen unik karena beberapa alasan. Pertandingan ini hanya berlangsung dalam satu leg, diadakan pada Agustus dan diadakan tanpa penonton, akibat pandemi yang berlangsung, sekaligus menjadi momen terburuk dalam sejarah Barca.

Bayern Munchen menjadi tim yang diunggulkan untuk meraih gelar juara, tetapi tidak ada yang dapat menyangka apa yang terjadi pada laga ini. Raksasa Bundesliga ini tampil ganas dan mencetak empat gol dalam 30 menit pembuka. Empat gol berikutnya tiba kemudian dan bahkan membuat Lionel Messi menyatakan niat untuk hengkang dari Camp Nou.


3. Manchester City 3-2 QPR, Mei 2012

Manchester City v Queens Park Rangers - Premier League
Sergio Aguero menjadi penentu kesuksesan Manchester City dalam Liga Inggris 2011/12 / Tom Jenkins/GettyImages

Manchester City datang ke laga penutup Liga Inggris 2011/12 dengan mengetahui bahwa kemenangan di kendang atas QPR, yang terancam terdegradasi akan membuat mereka meraih titel liga pertama dalam 44 tahun.

Tetapi mereka tertinggal 1-2 ketika laga memasuki waktu tambahan. Bahkan ketika Edin Dzeko menyamakan kedudukan pada menit ke-91, titel masih berpeluang menjadi milik Manchester United, hingga Sergio Aguero datang dan mencetak gol bersejarah bagi timnya.  


2. Barcelona 6-1 PSG, Maret 2017

Sergi Roberto, Gerard Pique, Kevin Trapp
La Remontada menjadi momen ikonik dalam sejarah sepakbola / Jean Catuffe/GettyImages

Keberhasilan Barcelona mengalahkan PSG dalam Liga Champions pada 2017 menjadi momen yang sangat ikonik hingga memiliki nama khusus: La Remontada.

Barca tertinggal 0-4 pada leg pertama di Paris dan menghadapi risiko tersingkir secara cepat dalam sepuluh tahun. Blaugrana mencetak tiga gol untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi Edinson Cavani mencetak gol tandang yang membuat tuan rumah membutuhkan tiga gol tambahan.

Tetapi sepasan gol dari Neymar jelang akhir pertandingan dan gol keenam yang dramatis dari Sergi Roberto memastikan kemenangan 6-1 yang bersejarah.


1. Brasil 1-7 Jerman, Juli 2014

Thomas Mueller, Mesut Ozil
Jerman tidak memberi ampun kepada Brasil pada Piala Dunia 2014 / Jean Catuffe/GettyImages

Brasil berharap untuk mengakhiri kutukan 64 tahun ketika menyelenggarakan Piala Dunia 2014, setelah merasakan patah hati pada laga final ketika dikalahkan Uruguay pada 1950.

Tim tuan rumah mencapai semifinal tanpa kesulitan berarti. Tetapi tanpa kehadiran Neymar, yang menderita cedera pada perempat final, dan Thiago Silva di lini belakang, Brasil rapuh. Jerman memanfaatkan keadaan ini dan mencetak lima gol hanya dalam 29 menit.