Berita Sepakbola

8 Pemain yang Memaksa Klub untuk Melepas Mereka

Randy Siswanto
Manchester City v Everton - Premier League
Manchester City v Everton - Premier League / Michael Regan/GettyImages
facebooktwitterreddit

Pemain bintang tidak selalu memiliki momen yang menyenangkan di sebuah klub. Terkadang situasi di klub mendorong seorang pemain untuk memaksa pergi ke klub lain.

Striker asal Belgia, Romelu Lukaku menjadi pemain yang baru-baru ini memaksa klubnya, Chelsea untuk melepasnya. Hal ini dilakukan setelah ia gagal memperlihatkan permainan terbaiknya di musim 2021/22 bersama The Blues. Tapi baru-baru ini Lukaku meminta maaf terbuka kepada klub dan suporter Chelsea atas wawancaranya yang meresahkan tersebut.

Berikut adalah 8 pemain yang memaksa klub untuk melepas mereka.


8. Angel Di Maria

Angel Di Maria
FC Lorient v Paris Saint Germain - Ligue 1 / John Berry/GettyImages

Angel Di Maria adalah salah satu pemain sayap terbaik di dunia ketika ia bergabung ke Manchester United. Namun di Old Trafford, ia tidak memiliki momen yang menyenangkan. Ia kesulitan untuk memberikan performa terbaiknya dan kerap dianggap sebagai pemain gagal di Manchester United.

Situasi tersebut membuat Angel Di Maria memaksa klub untuk menjualnya. Pada pertengahan tahun 2015, ia tidak kembali ke markas latihan Manchester United, dan manajer saat itu Louis Van Gaal bahkan tidak tahu keberadaannya. Pada awal Agustus akhirnya Manchester United memutuskan untuk melepas sang pemain ke Paris Saint-Germain.


7. Harry Kane

Harry Kane
Chelsea v Tottenham Hotspur - Carabao Cup Semi Final First Leg / Marc Atkins/GettyImages

Penyerang terbaik Inggris, Harry Kane adalah pemain yang tak tergantikan di Tottenham Hotspur. Ia merupakan nyawa di tim London Utara itu dan terus mampu mencetak banyak gol secara konsisten. Namun sayangnya ketajaman Kane tidak berhasil mendatangkan gelar untuk klubnya. Situasi itu pun mendorongnya untuk mencoba keluar dari klub dan bergabung ke klub yang lebih besar.

Pada pertengahan tahun 2021, Harry Kane mengungkapkan keinginannya untuk pergi dari Tottenham Hotspur. Ia dikabarkan memiliki kesepakatan dengan presiden klub yang memperbolehkannya pergi pada musim panas. Namun presiden klub Daniel Levy tak ingin kehilangan pemain terbaik di Tottenham Hotspur, dan menolak ketertarikan Manchester City untuk merekrut Harry Kane.


6. Riyad Mahrez

Riyad Mahrez
Manchester City v Leicester City - Premier League / James Gill - Danehouse/GettyImages

Pemain asal Aljazair Riyad Mahrez adalah sosok yang dikagumi ketika bermain di Leicester City. Ia menjadi salah satu alasan utama klub tersebut berhasil memenangkan Liga Inggris. Ia juga merupakan pemain terbaik di Liga Inggris pada musim 2015-16. Mahrez adalah pemain kelas dunia, dan tampaknya ia tidak puas hanya bermain di klub seperti Leicester City.

Pada awal tahun 2018, ia mengungkapkan keinginannya untuk pergi ke klub yang lebih besar. Kepergiannya ke Manchester City gagal saat itu, dan ia bereaksi dengan tidak menghadiri sesi latihan Leicester City.

Pada pertengahan tahun 2018, akhirnya kepergian Riyad Mahrez tidak bisa dicegah oleh klubnya. Ia pun bergabung ke Manchester City pada Juli 2018.


5. Raheem Sterling

Raheem Sterling
Arsenal v Manchester City - Premier League / Catherine Ivill/GettyImages

Pemain bintang asal Inggris Raheem Sterling adalah pemain yang mengagumkan selama berada di Liverpool. Ia banyak memberikan performa mengesankan di Anfield, namun tampaknya ia belum puas dengan prestasi bersama klub tersebut.

Ia mendapatkan tawaran kontrak baru dengan nilai besar pada tahun 2015, namun Sterling menolaknya. Perilaku Sterling itu mendapatkan banyak kritikan dari para legenda Liverpool, namun ia tetap teguh pada pendiriannya. Akhirnya pada Juli 2015, Raheem Sterling resmi bergabung dengan Manchester City.


4. Diego Costa

Diego Costa
Atletico Mineiro v Fluminense - Brasileirao 2021 / Pedro Vilela/GettyImages

Di Chelsea, Diego Costa adalah striker yang mampu mencetak banyak gol. Ia merupakan andalan Chelsea di lini depan mereka selama bermusim-musim dan berhasil membantu timnya mendapatkan gelar Liga Inggris Namun pada pertengahan 2017, ia dikatakan tak lagi masuk rencana manajer Antonio Conte.

Diego Costa lantas diminati oleh klub seperti AC Milan, Monaco dan Everton. Namun pemain asal Spanyol itu bersikeras hanya ingin pergi ke Atletico Madrid, klub lamanya. Ia sampai melibatkan kuasa hukumnya untuk berusaha kembali ke Atletico Madrid. Akhirnya ia resmi kembali ke Atletico Madrid pada September 2017.


3. Dimitri Payet

Dimitri Payet
Olympique de Marseille v ESTAC Troyes - Ligue 1 / John Berry/GettyImages

Selama di West Ham United, Dimitri Payet adalah pemain yang luar biasa. Ia kerap mencetak gol berkualitas tinggi dan memberikan dampak terbesar di skuad The Hammers. Namun pada awal 2017, ia ingin pergi dari klubnya dan kembali ke Marseille yang memiliki proyek besar.

Marseille saat itu memiliki ambisi besar dengan mengisi skuad mereka dengan pemain bertalenta besar. Payet dengan jelas menunjukkan keinginannya untuk pergi ke Marseille dan tidak berada di skuat West Ham United pada awal tahun 2017. Akhirnya pada 29 Januari 2017, The Hammers bersedia melepas pemain terbaik mereka itu.


2. Luka Modric

Luka Modric
Getafe v Real Madrid - La Liga Santander / Soccrates Images/GettyImages

Tottenham Hotspur adalah klub yang diperkuat Luka Modric sejak 2008, ia berkembang menjadi pemain yang terkenal. Namun performa bagusnya itu belum cukup untuk membawa klubnya meraih sukses dari segi trofi. Pada tahun 2011, ia merasa sudah saatnya pergi untuk memperkuat klub yang lebih besar dan mengembangkan karirnya.

Saat itu, Chelsea sangat tertarik untuk mendapatkan Luka Modric. Pada akhirnya kepindahannya ke Chelsea mengalami kegagalan, namun Modric tetap ingin pergi dari Tottenham Hotspur. Pada 2012, Luka Modric mendapatkan keinginannya untuk pergi dari London Utara dan bergabung ke Real Madrid.

1. Lionel Messi

Lionel Messi, Leo Messi
FC Lorient v Paris Saint Germain - Ligue 1 / John Berry/GettyImages

Lionel Messi adalah pemain terbaik di sepanjang sejarah Barcelona. Kontribusi yang ia berikan kepada klub itu sangat besar, dan ia merupakan aset terbesar Barcelona. Namun tampaknya manajemen Barcelona tidak bekerja seefektif yang diinginkan Messi dan ia mengungkapkan kekecewaannya akan hal tersebut.

Pada pertengahan 2020, Lionel Messi mengungkapkan keinginannya untuk pergi dari Barcelona. Ini merupakan berita yang menggemparkan namun sudah bisa diperkirakan sebelumnya. Sayangnya Barcelona menolak untuk melepas Messi saat itu, meski performa mereka di dalam dan luar lapangan terbilang sangat mengecewakan.

Kepergian Lionel Messi pun tak bisa dicegah lagi pada pertengahan tahun 2021. Ia resmi bergabung dengan Paris Saint-Germain, yang memiliki susunan skuad serta keuangan yang jauh lebih baik dari Barcelona.

facebooktwitterreddit