Piala Eropa 2020

Alvaro Morata Akui Spanyol Terbebani Kesuksesan Masa Lalu

Arief Hadi Purwono
Alvaro Morata
Alvaro Morata / Marcelo Del Pozo - Pool/Getty Images
facebooktwitterreddit

Hasil imbang 1-1 yang didapat oleh Spanyol pada saat menghadapi Polandia membuat Alvaro Morata kecewa berat. Menurutnya Spanyol terbebani dengan ekspektasi pada gelaran Piala Eropa 2020 ini, sehingga berpengaruh pada performa kolektif tim.

Sebenarnya bukan hal yang aneh jika Spanyol dibebani ekspektasi besar pada turnamen kali ini. Munculnya pemain-pemain muda seperti Pedri, Pau Torres, hingga Unai Simon dinilai bisa membangkitkan kembali gairah Spanyol di turnamen besar.

Alvaro Morata
Alvaro Morata / Quality Sport Images/Getty Images

Jika menilik sejarah, Spanyol memang sempat menjadi raja di ajang Piala Eropa dan Piala Dunia. Bahkan fantastisnya mereka sukses mengawinkan gelar Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Tak sampai di situ, mereka mencetak 'hattrick' dengan kembali menjadi kampiun di Piala Eropa 2012.

“Jika kami mendengarkan apa yang orang-orang katakan, itu sama sekali tidak membantu kami. Karena mereka cenderung akan melihat bagaimana performa kami dan mengkritiknya,” ujar Morata seperti dilansir dari Goal.

“Biasanya ketika negara besar berada di kompetisi seperti ini, akan ada rasa kebersamaan dan membuat semua bersatu. Kami tahu bahwa kami selalu disandingkan dengan generasi sebelumnya yang banyak memenangkan gelar, dan hal itu sulit untuk kami. Namun kami harus bisa mempercayai diri kami untuk bisa memenuhi hal itu,” jelasnya.

facebooktwitterreddit