Mohamed Salah vs Cristiano Ronaldo: Siapa yang Memiliki Kualitas Lebih Tinggi?

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo / Matthew Burt - 90min/VoltaxImages
facebooktwitterreddit

Sulit untuk membayangkan rivalitas dengan intensitas lebih di sepakbola Inggris dibandingkan Manchester United vs Liverpool.

Banyak momen di luar lapangan yang memanaskan pertemuan antara dua raksasa permainan indah ini, tetapi pada akhirnya, performa di dalam lapangan menjadi hal yang paling menentukan.

Saat ini, tidak ada bintang yang lebih tinggi di dalam kedua tim tersebut dibandingkan Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah. Keduanya termasuk dalam pemain terbaik di planet ini, tetapi siapa yang pantas disebut memiliki kualitas lebih tinggi?

90min menentukan empat aspek yang dapat menjadi pembanding untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan ini.


Trofi

UEFA Champions League final - "Real Madrid v Atletico Madrid"
Cristiano Ronaldo dengan trofi Liga Champions di Real Madrid / VI-Images/GettyImages

Mendapat trofi bukan segalanya dalam sepakbola, tapi hanya ada sedikit metode yang dapat dilakukan untuk memberi penilaian terhadap seorang pemain dibandingkan dengan melihat koleksi trofi mereka.

Pada kriteria ini Salah tertinggal jauh dari Ronaldo, yang sudah mengoleksi penghargaan individual maupun kolektif dengan jumlah yang luar biasa sepanjang kariernya. Penyerang itu sudah meraih berbagai titel liga di Inggris, Spanyol, dan Italia, dengan berbagai trofi domestik lainnya.

Selain itu Ronaldo juga memiliki lima titel Liga Champions, pencapaian ini hanya lebih rendah dari legenda Real Madrid, Paco Gento, ditambah dengan titel Piala Eropa yang diraihnya dengan Timnas Portugal pada 2016. Ronaldo juga memiliki lima titel Ballon d’Or dan berbagai penghargaan individual lainnya.

Sebagai perbandingan, Salah memiliki trofi yang jauh lebih rendah jumlahnya, walau memang tidak dapat dianggap remeh.


Dribbling

Mohamed Salah Rivals Liverpool Manchester United
Mohamed Salah / Matthew Burt / 90min/VoltaxImages

Ketika Ronaldo dikenal sebagai remaja yang masuk ke sepakbola Inggris, ia sangat menghibur untuk disaksikan saat memegang bola. Berposisi sebagai penyerang sayap, Ronaldo memiliki kemampuan untuk mengecoh lawannya melalui berbagai trik, yang dapat menghibur dan menimbulak rasa frustrasi pada saat yang sama.

Seiring perkembangannya sebagai pemain, Ronaldo mulai mengurangi trik yang digunakannya untuk tampil lebih efisien, hanya menggunakannya ketika diperlukan.

Sementara Salah, tetap mempertahankan kegemarannya untuk menghadapi dan mengecoh lawannya sepanjang kariernya. Memiliki kemampuan tinggi untuk mengecoh lawan dan dibantu dengan kecepatan, gol yang dicetaknya ke gawang Manchester City dan Watford menjadi bukti dari kemampuan yang dimilikinya.

Ini menjadi kriteria yang ketat antara kedua pemain tersebut, tapi kami dapat memberikannya kepada Salah.


Penyelesaian Akhir

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo memiliki catatan gol yang luar biasa / Laurence Griffiths/GettyImages

Kedua pemain ini memiliki kemampuan mencetak gol yang luar biasa pada masa keemasan mereka dan masih mempertahankan produktivitas yang tinggi hingga kini.

Pertanyaannya adalah, siapa yang lebih baik dalam kriteria ini?

Salah memiliki keunggulan di Liga Inggris. 32 gol yang dicetak pada musim pertamanya dengan Liverpool adalah rekor dalam musim dengan 38 pertandingan. Luar biasa.

Tetapi, Ronaldo memiliki catatan gol yang berbeda jauh. Ia konsisten mencetak 40 gol atau lebih dalam beberapa musim, dan mencetak 48 gol dalam ajang La Liga pada musim 2014/15. Catatan golnya dalam tingkat internasional juga menjadi bagian dalam ketajamannya sejauh ini.


Kontribusi Pertahanan

Rico Henry, Mohamed Salah
Salah gemar berusaha untuk merebut bola secepat mungkin / Justin Setterfield/GettyImages

Penyerang modern terbaik tidak hanya diminta untuk mencetak gol dan assist. Hanya ada beberapa pengecualian, mereka juga diminta untuk membantu timnya menekan pertahanan lawan dari lini depan.

Sebagai pemain yang sudah lama bekerja sama dengan Jurgen Klopp, Salah lebih baik dibandingkan dengn Ronaldo dalam aspek ini.

CR7 tidak dikenal sebagai pemain yang bekerja keras saat bertahan, lebih memilih untuk menjaga tenaganya agar dapat memberi kontribusi yang menentukan alur laga di depan gawang. Minimnya kontribusi saat bertahan terlihat jelas pada musim 2020/21, dengan catatan 7,23 tekanan per pertandingan membuatnya berada di bagian rendah dalam daftar penyerang di lima liga top Eropa.