Milan

Milan 0-1 Napoli: Hasil Pertandingan dan Rating Pemain - Serie A 2021/22

Arief Hadi Purwono
Italian Serie A - AC Milan vs SSC Napoli
Italian Serie A - AC Milan vs SSC Napoli / Anadolu Agency/GettyImages
facebooktwitterreddit

AC Milan gagal meraih poin penuh kala menjamu Napoli di San Siro pada pekan 18 Serie A, Senin (20/12) dini hari WIB. Il Rossoneri kalah 0-1 dan hasil itu kian memanaskan perebutan Scudetto musim ini, plus memastikan Napoli masih jadi momok untuk Milan.

Kedua tim sama-sama memiliki masalah badai cedera pemain dan juga bertarung dalam laju perebutan Scudetto bersama Inter Milan. Napoli dan AC Milan juga sama-sama turun dengan taktik 4-2-3-1 di laga ini.

Skenario Milan sudah berantakkan kala Napoli unggul cepat di menit lima. Berawal dari sepak pojok yang diambil Piotr Zielinski, Milan tak mengantisipasi pergerakan Eljif Elmas yang menanduk bola dan mencetak gol. 1-0 Napoli unggul.

Keunggulan itu membuat Napoli bermain bertahan di San Siro dan mengandalkan serangan balik. Sementara Milan coba menciptakan peluang untuk mencetak gol penyama kedudukan. Tapi Milan tak mampu mencetak gol itu hingga turun minum.

Di babak kedua situasi tak membaik untuk Milan meski Stefano Pioli memasukkan pemain-pemain dari bangku cadangan, seperti Olivier Giroud, Ismael Bennacer, Alexis Saelemaekers, dan Samu Castillejo.

Benar saja, Napoli, meski tanpa Kalidou Koulibaly di pertahanan, tampil solid dan bertahan dengan baik hingga pertandingan berakhir. Napoli menang 1-0 atas Milan di San Siro dan naik ke urutan dua klasemen. Baik Napoli dan Milan sama-sama meraih 39 poin dari 18 laga.

1. Kiper dan Lini Belakang

Andrea Petagna, Alessio Romagnoli, Rade Krunic
AC Milan v SSC Napoli - Serie A / Marco Luzzani/GettyImages

Mike Maignan (6/10): Tak berkutik kala Elmas mencetak gol, tapi selepas gol itu Maignan tak banyak melakukan kesalahan dan tampil sigap.



Fode Ballo-Toure (6/10): Terlalu banyak bertahan meski sempat beberapa kali naik membantu serangan (overlap).



Alessio Romagnoli (6/10): Solid, disiplin, dan bermain dengan tenang di pertahanan Milan dengan tandemnya Tomori.



Fikayo Tomori (7/10): Bermain dengan fokus tinggi, lugas, pandai membaca permainan, dan membuat pertahanan Milan kuat meski telah kebobolan gol.



Alessandro Florenzi (7/10): Mengerahkan segalanya untuk membantu tim mencetak gol: bertahan baik dan bermain ofensif, bahkan menciptakan peluang yang nyaris berujung gol.

2. Lini Tengah

Franck Kessie
AC Milan v SSC Napoli - Serie A / Emilio Andreoli/GettyImages

Franck Kessie (6/10): Bukan hari terbaik Kessie yang kerap melakukan kesalahan, tapi membaik di babak kedua dan golnya - sayangnya - dianulir.



Sandro Tonali (5/10): Tak menjaga dengan baik Elmas yang mencetak gol Napoli. Tonali secara garis besar tidak tampil dengan cukup baik, meski aksi dribelnya sering terlihat di laga ini.



Rade Krunic (5/10): Seperti halnya gelandang Milan lainnya di lini tengah permainan: mati kutu untuk dapat menembus rapatnya pertahanan Napoli.



Brahim Diaz (5/10): Kemampuannya dalam mengatur serangan tak terlihat sebagai playmaker dan dibuat frustrasi oleh pertahanan kuat Napoli.



Junior Messias (5/10): Tidak banyak memperlihatkan aksinya menghadapi pertahanan rapat dan berlapis Napoli.

3. Lini Depan

Zlatan Ibrahimovic
AC Milan v SSC Napoli - Serie A / Giuseppe Cottini/GettyImages

Zlatan Ibrahimovic (5/10): Gagal mengkonversi beberapa peluang menjadi gol, meski rekan setimnya memang tak banyak memberi suplai bola kepadanya. Ibra kali ini tak bisa jadi pembeda untuk Milan.

4. Pemain Pengganti

Zlatan Ibrahimovic, Olivier Giroud
Olivier Giroud dan Zlatan Ibrahimovic / Giuseppe Cottini/GettyImages

Alexis Saelemaekers (6/10): Enerji bermainnya menghidupkan serangan Milan, tapi tak cukup untuk menembus kuatnya pertahanan Napoli.



Olivier Giroud (6/10): Berduet dengan Ibrahimovic untuk coba menjebol gawang Napoli, punya dampak positif, tapi tak cukup mencetak gol untuk Milan.



Samu Castillejo (6/10): Tak memberikan dampak signifikan di sisa 12 menit terakhir pertandingan.



Ismael Bennacer (6/10): Menyuntikkan enerji baru di tengah permainan tapi tak cukup jadi pembeda pertandingan.



Pierre Kalulu (-): Masuk telat tak banyak yang dapat dinilai darinya.

facebooktwitterreddit