Miguel Soares, Kiper Terakhir yang Mampu Hentikan Penalti Bruno Fernandes

Bruno Fernandes
Penalti Bruno Fernandes | Pool/Getty Images

Keberhasilan Manchester United finish di empat besar Liga Inggris alias zona Liga Champions bisa dilihat sebagai sebuah keberhasilan jika mengingat perjalanan tim musim ini. Titik balik United terjadi pada Januari atau bursa transfer musim dingin.

Sejak merekrut Bruno Fernandes dan meminjam Odion Ighalo Man United tak terkalahkan di 14 laga beruntun Liga Inggris. Man United meraih 32 poin dan Fernandes terlibat dalam 15 gol Setan Merah.

Beberapa di antara gol-gol yang dicetaknya berasal dari titik putih alias penalti. Terhitung sejak musim 2017-18 Fernandes sukses mengonversi 20 peluang dari penalti menjadi gol. Jose Mourinho sampai memujinya (sekaligus memberikan sindiran) karena itu.

"Bruno datang dalam keadaan fit, bermain dengan sangat baik, dan meningkatkan performa United secara keseluruhan. Dia juga terbukti menjadi penendang penalti yang hebat, salah satu eksekutor terbaik di dunia, karena dia punya 20 kesempatan untuk mencetak gol penalti," tutur Mourinho beberapa waktu lalu.

Kiper terakhir yang dapat menghentikan Fernandes mencetak gol adalah Miguel Soares pada Oktober 2018. Kala itu Soares menghentikan penalti Fernandes saat timnya Loures kalah 1-2 dari Sporting Lisbon di Piala Portugal.

Kepada Daily Star Miguel Soares bercerita mengenai pengalamannya mencegah penalti Fernandes. Dia juga memberi tips kepada kiper-kiper Premier League cara menghentikan penalti Fernandes.

"Penyelamatan itu adalah momen yang hebat. Rahasianya adalah gerakan kecil yang saya buat ke kiri. Bruno menatap kiper ketika dia melakukan penalti, jadi saya melakukan hal yang sama kepadanya. Saya pura-pura lompat ke kiri dan lompat ke kanan," tutur Soares.

"Saya ingin Bruno mengambil keputusannya selambat mungkin. Saya tidak ingin membuat hidupnya lebih mudah. Kami membawa Sporting sepanjang waktu, dan masih memberi mereka ketakutan sebelum mereka menang 2-1.

"Saya berharap Bruno dapat terus mengkonversi penalti di Liga Premier. Dia akhirnya akan gagal menepis satu penalti, tapi saya berharap itu tidak akan terjadi untuk sementara waktu - itu lebih baik bagi saya."

"Saya tidak berhasil mendapatkan bajunya setelah laga melawan Sporting, tetapi saya akan senang memiliki salah satu jersey Manchester United-nya sekarang. Meski pun saya lawannya hari itu, saya penggemar beratnya," urai Soares.