Serie A

Mengulik Laga Tersisa Inter, Milan, Napoli, dan Juventus dalam Perebutan Scudetto

Arief Hadi Purwono
FC Internazionale v AC Milan - Coppa Italia
FC Internazionale v AC Milan - Coppa Italia / Giuseppe Bellini/GettyImages
facebooktwitterreddit

Pasca bertahun-tahun dominasi Juventus Serie A kembali memanas di musim 2021/22. Apabila di musim sebelumnya Inter Milan besutan Antonio Conte mengakhiri dominasi tunggal Il Bianconeri, musim ini lebih seru lagi.

Bagaimana tidak, tiga kuda pacu bersaing merebutkan Scudetto 2021/22 dari juara bertahan, Inter Milan, rival sekota AC Milan, hingga Napoli. Bahkan secara matematis Juventus arahan Massimiliano Allegri masih dapat memenanginya.

Sampai di pekan 33 Serie A keempat tim itu masih bersaing kompetitif, apalagi Inter besutan Simone Inzaghi memiliki tabungan satu laga tunda. Inter tapi tak bisa lengah karena Milan, Napoli, serta Juventus masih bisa mengusik mereka.

Kali ini 90min telah menyiapkan analisis mengenai laga-laga tersisa yang akan dihadapi keempat tim tersebut. Berikut penjabaran lengkapnya:

1. Inter Milan

FC Internazionale v AC Milan - Coppa Italia
Inter Milan / Marco Luzzani/GettyImages

Inter Milan sudah memainkan pekan 33 dengan kemenangan 3-1 atas Spezia dari gol Marcelo Brozovic, Lautaro Martinez, dan Alexis Sanchez. Inter sempat menduduki klasemen sementara dengan 69 poin dari 32 laga, sebelum kembali disalip Milan.



Layak diingat Inter masih memiliki satu laga tunda. Tak ayal mereka jadi unggulan untuk mempertahankan gelar. Keenam laga tersisa Inter itu adalah Roma (23/04), Bologna (28/04), Udinese (01/05), Empoli (08/05), Cagliari (15/05), dan Sampdoria (22/05).



Di atas kertas lawan yang bisa menghalangi Inter meraih tiga poin adalah Roma-nya Jose Mourinho, namun tim-tim lain layak diwaspadai karena mereka masih berjuang menjauh dari zona degradasi.



Tanpa fokus di Eropa, Inter bisa fokus ke Serie A dan juga Coppa Italia. Titel Serie A ada di tangan mereka. Jika Inter menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan mereka otomatis akan menjuarai Serie A.



Kedalaman skuad Inter bagus dan mentalitas mereka tak perlu diragukan lagi, sebab sebagian besar pemain-pemain juara musim lalu masih ada di skuad terkini.



Jadwal tersisa Inter Milan: Roma (23/04), Bologna (28/04), Udinese (01/05), Empoli (08/05), Cagliari (15/05), dan Sampdoria (22/05)


2. AC Milan

Olivier Giroud, Theo Hernandez, Sandro Tonali, Brahim Diaz
AC Milan v Genoa CFC - Serie A / Emilio Andreoli/GettyImages

Pasca kemenangan di pekan 33 melawan Genoa dengan skor 2-0 AC Milan kembali ke puncak klasemen. Dua gol Milan dicetak oleh Rafael Leao dan Junior Messias. Milan tak begitu saja memberikan rival sekota mereka kans 'bernapas' dalam perebutan Scudetto.



Selepas melawan Genoa, Milan memiliki laga melawan Lazio (25/04), Fiorentina (01/05), Hellas Verona (08/05), Atalanta (15/05), dan Sassuolo (22/05). Di atas kertas laga-laga Milan lebih sulit dari Inter.



Lazio, Fiorentina, Atalanta, dan Sassuolo acapkali menyulitkan tim besar dan bahkan bisa meraih kemenangan. Dalam situasi yang membutuhkan fokus tinggi tersebut Milan butuh pengalaman dari pemain-pemain seperti Olivier Giroud dan Zlatan Ibrahimovic.



Pasalnya Milan seringkali tersandung ketika diunggulkan, seperti saat dua kali imbang dengan skor 0-0 beruntun melawan Bologna dan Torino. Mencari cara mencetak gol ke tim yang bertahan berlapis akan menjadi tugas Stefano Pioli.



Jadwal tersisa AC Milan: Lazio (25/04), Fiorentina (01/05), Hellas Verona (08/05), Atalanta (15/05), dan Sassuolo (22/05)

3. Napoli

Lorenzo Insigne
SSC Napoli v AS Roma - Serie A / Francesco Pecoraro/GettyImages

Perlahan, Napoli yang sedianya sempat memuncaki klasemen dan berada di dua besar menjauh dari perebutan Scudetto. Il Partenopei menyulitkan diri dengan inkonsistensi performa hingga di dua laga terakhir gagal meraih poin penuh.



Napoli kalah dari Fiorentina (2-3) dan kemudian imbang melawan AS Roma (1-1) di pekan 33. Alhasil Napoli kini di urutan tiga dengan 67 poin dari 33 laga, terpaut empat poin dari AC Milan di peringkat satu yang bermain 33 kali.



Apakah Napoli masih bisa jadi juara Serie A? Bisa, tetapi mereka akan menghadapi persaingan ketat dari duo Milan: AC Milan dan Inter Milan.



Pada laga-laga tersisa Napoli sedianya menghadapi lawan yang relatif ringan, tetapi menilik inkonsistensi performa tim arahan Luciano Spalletti ada potensi mereka gagal meraih poin penuh saat melawan tim seperti Sassuolo atau Torino.



Kini semuanya bergantung kepada Spalletti untuk memotivasi skuadnya yang diyakini belum siap mental bersaing merebutkan Scudetto. Itu unik, sebab kualitas Napoli tidaklah buruk dengan pemain seperti Lorenzo Insigne, Victor Osimhen, Hirving Lozano, dan Fabian Ruiz.



Jadwal tersisa Napoli: Empoli (24/04), Sassuolo (01/05), Torino (08/05), Genoa (15/05), Spezia (22/05).

4. Juventus

Juventus v Fiorentina Italian Cup football match
Juventus v Fiorentina Italian Cup football match / Anadolu Agency/GettyImages

Titel Serie A praktis sudah menjauh dari Juventus yang kini fokus mengamankan empat besar alias zona Liga Champions. Pada pekan 33 Juventus ditahan imbang Bologna 1-1, bahkan Juventus baru bisa mencetak gol ketika dua pemain Bologna menerima kartu merah.



Juventus ada di peringkat empat dengan 63 poin dari 33 laga, terpaut 18 poin dengan pemuncak klasemen, Serie A. Il Bianconeri belum menemukan stabilitas di periode dua Massimiliano Allegri melatih.



Tak ayal Juventus bukan favorit peraih Scudetto musim ini dan meski pun mereka memenangi laga tersisa, Juve juga berharap tim-tim rival kehilangan banyak poin.



Jadwal tersisa Juventus: Sassuolo (26/04), Venezia (01/05), Genoa (08/05), Lazio (15/05), dan Fiorentina (22/05).

facebooktwitterreddit