La Liga

Mengapa Atletico Madrid Berencana Menolak Gestur Apresiasi untuk Real Madrid

Dananjaya WP
Real Madrid v Atletico Madrid - La Liga
Real Madrid v Atletico Madrid - La Liga / Anadolu Agency/GettyImages
facebooktwitterreddit

Real Madrid dipastikan keluar sebagai juara La Liga 2021/22. Skuad asuhan Carlo Ancelotti itu mengumpulkan 81 poin dari 66 pertandingan. Barcelona yang memiliki 66 poin sudah tidak dapat mengejar ketertinggalan tersebut mengingat kompetisi menyisakan empat pertandingan.

Terdapat berbagai aspek yang mendapat sorotan setelah Los Blancos mendapat gelar juara. Mulai dari kesuksesan Ancelotti di lima liga top Eropa, hingga performa Karim Benzema serta pemain-pemain kunci lainnya. Selain itu, gestur guard of honor dalam sisa pertandingan juga menjadi bahan pembicaraan.

Klub tetangga dan rival Real, Atletico Madrid, memiliki rencana untuk tidak melakukan gestur tersebut. Kejadian seperti ini bukan hal baru di La Liga dan Spanyol. Kami akan membahas mengapa Atletico Madrid dapat menolak untuk melakukan guard of honor, atau pasillo (dalam bahasa Spanyol).


1. Apa itu Pasillo?

Olympique de Marseille v Club Atletico de Madrid - UEFA Europa League Final
Olympique de Marseille v Club Atletico de Madrid - UEFA Europa League Final / Matthias Hangst/GettyImages

Pasillo adalah gestur yang dilakukan sebuah tim sebagai bentuk apresiasi terhadap tim lain yang meraih kesuksesan. Secara umu, gestur ini juga dapat diberikan kepada pemain atau pelatih yang hengkang atau pensiun. Pemain dari tim yang melakukan gestur berdiri membentuk dua barisan di dua sisi yang berbeda, dengan ruang di tengah.

Tim yang diberikan apresiasi kemudian masuk ke dalam lapangan sebelum pertandingan berlangsung, dan mendapat tepuk tangan dari lawan yang mereka hadapi pada laga tersebut.


2. Kontroversi Atletico Madrid

Jan Oblak
Jan Oblak, kapten Atletico Madrid / Gonzalo Arroyo Moreno/GettyImages

Kontroversi mengenai gestur pasillo musim ini terjadi akibat ucapan Jan Oblak, penjaga gawang Atletico Madrid. Oblak tidak memiliki niat untuk melakukan gestur tersebut ketika kedua tim berhadapan di Estadio Wanda Metropolitano dalam lanjutan kompetisi LaLiga pada Senin (9/5) dini hari WIB.

“Sebagai kapten, saya termasuk dari pihak yang tidak senang dengan rencana untuk melakukan gestur ini,” ucap Oblak ketika mendapat pertanyaan tersebut. Keputusan ini belum bulat, dan akan dibicarakan oleh para pemain dan staff pekan ini.


3. Bukan Kejadian Baru

Spanish football team Real Madrid celebrates with 25,000...
Real Madrid masih merayakan gelar juara LaLiga / SOPA Images/GettyImages

Permasalahan antara Real Madrid dan Atletico Madrid mengenai gestur ini bukan hal yang baru. Ketika Atletico menjuarai LaLiga musim 2013/14, Real Madrid tidak melakukan gestur tersebut ketika kedua tim bertemu dalam pertandingan final Liga Champions, dalam laga yang dimenangkan Los Blancos secara dramatis.

FC Barcelona dan Real Madrid juga pernah disorot. Ketika Barca menjuarai LaLiga musim 2017/18, Madrid tidak melakukan gestur tersebut. Zinedine Zidane yang saat itu menjabat sebagai pelatih Madrid, mengatakan mereka tidak melakukan itu karena Barca menjadi tim yag terlebih dahulu ‘merusak’ tradisi itu.

Blaugrana disorot setelah tidak melakukan pasillo setelah Real Madrid meraih gelar juara Piala Dunia Antar Klub.

Berbeda dengan negara lain seperti Inggris, tradisi guard of honor atau pasillo di Spanyol memang nampak sudah memudar. Gestur ini tidak memiliki pandangan serupa dibandingkan dengan negara-negara lain.

facebooktwitterreddit