Liverpool vs Man City: Gundogan Gagal Cetak Gol Penalti, Guardiola Pertimbangkan Ederson untuk Jadi Eksekutor
Oleh Kemas Trimukti

Manchester City bisa mengalahkan Liverpool dengan skor telak 4-1 di pekan-22 kompetisi Liga Inggris 2020/21 dan membuat tim besutan Pep Guardiola itu semakin kokoh pada puncak klasemen lantaran mengumpulkan 50 poin.
4 - Four of the last six penalties to have missed the target completely in the Premier League have been by Manchester City players, with three of those coming against Liverpool (Mahrez in October 2018, De Bruyne in November 2020 and Gündoğan today). Blazed. pic.twitter.com/F9xVAf2bde
— OptaJoe (@OptaJoe) February 7, 2021
Meski demikian, The Cityzens masih memiliki catatan buruk saat melakukan tendangan penalti. Sebagai diketahui, Ilkay Gundogan yang menjadi eksekutor tak menjalani tugasnya dengan baik usai sepakannya melambung jauh ke atas mistar gawang, Alisson Becker.
Man City kini sudah tercatat sebanyak tiga kali dalam menyia-nyiakan kesempatannya mencetak gol penalti dengan tiga eksekutor berbeda yaitu Gundogan, Raheem Sterling dan Kevin De Bruyne di musim ini.
Dengan hal tersebut, Guardiola yang mengakui itu telah jadi masalah utama timnnya, membuat dirinya berkemungkinan melakukan eksperimen yang menjadikan kiper utamanya, Ederson sebagai penendang utama.
"Ini adalah masalah yang kami miliki. Dalam momen-momen penting kami tak boleh menyia-nyiakannya, tak peduli siapa pun penendangnya," ujar Guardiola dikutip dari Goal.
Pep Guardiola claims goalkeeper Ederson may take Man City's next penaltyhttps://t.co/ftAsTK0eXR pic.twitter.com/83UQ3Iw8WL
— Mirror Football (@MirrorFootball) February 7, 2021
"Sekali lagi, saya akan memikirkan tentang Ederson. Dirinya, mungkin akan menjadi eksekutor penalti pada kesempatan berikutnya," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Ederson sebelumnya juga sudah sempat mengklaim apabila seorang penendang penalti terbaik di Man City, namun Guardiola belum pernah memberikan kesempatan untuk membuktikannya.