Liverpool Diklaim Mulai Pertimbangkan untuk Lepas Mohamed Salah

Mohamed Salah
Mohamed Salah / Marc Atkins/Getty Images
facebooktwitterreddit

Sejak memutuskan untuk bergabung dengan Liverpool pada tahun 2017 silam, Mohamed Salah langsung menjadi sosok pentiing di dalam skuad, dia sudah bermain dalam 173 pertandingan dengan koleksi 110 gol dan 45 assist.

Ketajaman dan konsistensi yang dia tunjukkan tentu membuat mantan pemain AS Roma tersebut jadi buruan sejumlah klub papan atas Eropa, tak jarang Salah juga terus dikaitkan dengan pintu keluar Anfield di setiap edisi bursa transfer meski dirinya masih terikat kontrak jangka panjang sampai tahun 2023.

Spekulasi terkait masa depan Salah pun mengundang komentar dari berbagai pihak, termasuk di antaranya mantan rekan setim di tim nasional Mesir, Mohammed Aboutrika, menurutnya pemain berusia 28 tahun itu sudah tak lagi merasa bahagia di Anfield.

"Saya sempat menelepon Salah dan membicarakan soal situasinya di Liverpool. Dia merasa sangat kecewa, tetapi hal tersebut sama sekali tak memengaruhi performanya saat berada di lapangan," ungkap Aboutrika seperti dilansir Goal.

"Saya tahu bahwa Salah tak lagi merasa bahagia di Liverpool. Dia juga mengungkapkan beberapa alasan mengapa dirinya tidak lagi merasa bahagia, tetapi hal tersebut rahasia dan saya tidak bisa membicarakan ke publik. Salah satu hal yang membuat Salah marah adalah dirinya yang tak ditunjuk sebagai kapten di pertandingan melawan Midtjyllland," tambahnya.

Peluang untuk melihat Salah hengkang nampaknya memang bukanlah hal yang mustahil, bahkan beberapa waktu lalu pemain yang sempat membela Chelsea itu juga mengakui bahwa dirinya tidak menutup kemungkinan untuk mengadu nasib dengan Real Madrid atau Barcelona.

Menutup pembicaraan, Aboutrika juga menilai bahwa The Reds sudah mulai mempertimbangkan untuk melepas Mo Salah dan hal tersebut di latar belakangi faktor ekonomi.

"Jika Mo Salah akhirnya bergabung dengan Real Madrid atau Barcelona, saya yakin dia akan bisa memenangkan Ballon d'Or. Liverpool sepertinya juga akan melepasnya dengan mempertimbangkan faktor ekonomi," urai pria berusia 42 tahun itu.