Liverpool

Liverpool Dianggap belum Bisa Menemukan Suksesor Wijnaldum di Lini Tengah

Kemas Trimukti
Georginio Wijnaldum, Jurgen Klopp
Georginio Wijnaldum, Jurgen Klopp / Sebastian Frej/MB Media/GettyImages
facebooktwitterreddit

Musim 2021/22 ini, Liverpool asuhan Jurgen Klopp memang telah dianggap menjadi pesaing gelar juara Liga Inggris bersama Chelsea dan Manchester City. Namun demikian, akhir-akhir ini penampilan The Reds justru mengalami penurunan.

Juergen Klopp
Juergen Klopp / Mike Hewitt/GettyImages

Bagaimana tidak, selepas membantai Manchester United, mereka malah mendapatkan hasil negatif seperti imbang kontra Brighton & Hove Albion dan kalah melawan West Ham United.

Tim besutan Klopp yang sudah gagal merasakan kemenangan di dua laga terakhir kompetisi domestik, menjadikan Tony Cascarino menganalis kelemahan terbesar peraih enam gelar Liga Champions itu.

Menurut mantan pemain Chelsea di era 1990an itu, Klopp yang belum menemukan pengganti Georginio Wijnaldum untuk menjadi pengatur serangan dari lini tengah, jadi salah satu alasan mengapa Liverpool mulai kesulitan dalam mencari tiga poin.

"Alasan utama mengapa mereka tidak sekuat seperti dahulu, karena lini tengahnya tak terlalu menyeramkan untuk serangan," ujar Cascarino dari Liverpool Echo.

Tiga pemain (lini tengah) di sana dulunya tanpa henti bermain agresif, sehingga membuat lawan sulit membuka serangan. Sekarang, bagian tengahnya terlalu terbuka yang membuat Liverpool benar-benar masih kehilangan Wijnaldum," tutupnya.

Bukan hal berlebihan jika Cascarino berpendapat seperti itu, karena memang Liverpool belum mendatangkan pemain anyar lagi untuk mengisi kekosongan dari pemain asal Belanda yang hengkang ke Paris Saint-Germain.

facebooktwitterreddit