Kumpulan Kutipan Terbaik Diego Maradona
Oleh Arief Hadi Purwono

Dunia sepak bola diselimuti awan hitam dari kabar duka yang datang mengenai legenda Argentina, Diego Maradona. Penilik julukan El Pibe de Oro meninggal dunia pada usia 60 tahun diduga karena serangan jantung.
Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11) malam WIB atau pagi waktu setempat di rumahnya. Sebelumnya Maradona sempat dirawat di rumah sakit karena penggumpalan darah di otaknya dan diperbolehkan pulang menjalani perawatan di rumah.
Warisan yang ditinggalkan penilik gol 'Tangan Tuhan' di dunia sepak bola sangatlah besar. Maradona pernah menjuarai Piala Dunia 1986 bersama timnas Argentina, meraih sukses dua Scudetto bersama Napoli, dan bermain di Sevilla serta Barcelona.
Terlepas dari sisi 'gelap' Maradona yang kecanduan obat terlarang, mengkonsumsi minuman beralkohol, talenta dan kejeniusan Maradona kala bermain tak pernah diragukan. Beberapa yang terkenal darinya datang dari kutipan-kutipannya.
Berikut 90min.com merangkum komentar-komentar atau kutipan terkenal dari Diego Maradona:
1. Hanya Pemain Sepak Bola
For anyone who ever told you "its ONLY a game" tell them about the multitudes in Argentina stricken with sadness and melancholy, show them the city of Naples in shock yearning for a man not even from their country, explain to them how Maradona is a global symbol of football magic pic.twitter.com/fGLPE4atuL
— Nico Cantor (@Nicocantor1) November 26, 2020
"Saya dibesarkan di lingkungan pribadi di Buenos Aires. Kehilangan listrik, air, telepon. Sering kali mereka mengatakan kepada saya 'Anda adalah Tuhan', dan saya memberi tahu mereka 'Anda salah'. Tuhan adalah Tuhan dan saya hanyalah sebuah pemain sepak bola."
2. Gol 'Tangan Tuhan'
There will always be one “hand of God “ in football
— Kelewele Joint ? (@Ankamagyimi) November 25, 2020
RIP MARADONA ? pic.twitter.com/DSbKbWvI9Y
"Gol pertama melawan Inggris? Itu adalah tangan Tuhan. Saya menawarkan seribu permintaan maaf kepada Inggris, sungguh, tapi saya akan melakukannya lagi seribu kali. Saya mencuri dompet mereka tanpa mereka sadari, tanpa berkedip."
3. Bola yang Ternoda
Dries Mertens is Napoli's all-time leading goalscorer, a record the iconic Diego Maradona once held.
— B/R Football (@brfootball) November 26, 2020
Mertens' tribute was from the heart ? pic.twitter.com/b9MuY9xqe0
"Saya salah dan dibayar, tapi bolanya tidak ternoda."
4. Obat-obat Terlarang
Maradona passes away. He was a genius who made football look pleasant with his flamboyance & terrific ball control.This flawed genius was a drug addict & had personal crisis too.Led Argentina to 1986 WC win.His “Hand of God” & Goal of the Century came v Eng in 86 WC #RipMaradona pic.twitter.com/CMdTCsQn01
— Sarang Bhalerao (@bhaleraosarang) November 25, 2020
"Dengan penyakit saya, saya memberikan keuntungan. Apakah Anda tahu saya akan menjadi pemain apa jika saya tidak menggunakan narkoba?"
5. Soal Pele
"One day, I hope, we will play football together in heaven."
— CNN (@CNN) November 26, 2020
Soccer icon Pele has paid a moving tribute to his "great friend" Diego Maradona after the Argentine died at the age of 60 after suffering a cardiac arrest. https://t.co/FjvTY3Xr3t
"Pele memulai debutnya dengan seorang anak ... dan memukul jermu"
6. Kaki
And
— Dr. Ragini Nayak (@NayakRagini) November 26, 2020
One fine day goddess of wind kissed the foot of a child..from that day his legs had a mind of their own..
They made the ball laugh,radiant in the air,brought her down to dance with her,showering compliments
That magic of #Maradona is immortal..It will remain forever!
RIP? pic.twitter.com/beCYKDE0Zo
"Mereka memotong kaki saya"
7. Segurola dan Havana
"As I stepped up to take the penalty in Cuba’s national stadium, a bloated but grinning Maradona wiped and placed the ball, whispered words of advice and clasped his hands in prayer..." Reuters' @AndrewCawthorne remembers Diego #Maradona https://t.co/vSzr2Om6LL pic.twitter.com/9qDDPSXGIb
— Ossian Shine (@ossianshine) November 25, 2020
"Ke Toresani, Segurola dan Havana 4310, lantai tujuh"
8. Diego Maradona: Terima Kasih kepada Bola
En el programa "La noche del diez", Maradona entrevistó a Maradona y le preguntó que qué le diría a él mismo en su funeral.
— Edu Torres ? (@edutorresr) November 25, 2020
"Gracias por haber jugado al fútbol, gracias a la pelota".
Descanse en paz El Diego. pic.twitter.com/002Fer5VSQ
"Jika Anda harus mengatakan beberapa kata kepada Maradona di kuburan, apa yang akan Anda katakan?"
"Apa yang akan saya katakan? Anda menanyakan itu kepada saya?"
"Anda membawa topik, saya tidak berbicara tentang kematian, Anda yang melakukannya."
"Terima kasih telah bermain sepak bola, karena olahraga itulah yang paling memberikan kegembiraan, kebebasan terbesar. Saya menyentuh langit dengan tangan saya. Berkat bola. Saya akan menulis di atas batu: terima kasih kepada bola "
"Apa yang ingin kamu katakan pada Claudia? Apa yang ingin aku katakan pada Claudia? Meskipun kamu sudah mati, aku tetap mencintaimu."