Serie A

Kalah 6-1 vs Bodo/Glimt, Mourinho Akui Menaruh Ekspektasi Tinggi Pada Pemain AS Roma

Amanda Amelia
Jose Mourinho
Jose Mourinho / Silvia Lore/GettyImages
facebooktwitterreddit

AS Roma harus pulang dengan kepala tertunduk saat menyambangi Aspmyra Stadion, markas klub asal Norwegia, Bodo/Glimt dalam lanjutan pertandingan babak fase grup Liga Konferensi Eropa, Kamis (21/10).

Melakukan rotasi pemain dan memberikan kesempatan pada beberapa pemain yang biasanya menempati bangku cadangan, Roma secara tak terduga takluk dengan skor telaj 6-1, mereka hanya bisa mencetak gol hiburan melalui Carles Perez di menit ke-28.

Seusai laga, Jose Mourinho pun tak bisa menutupi rasa kecewa, pelatih asal Portugal tersebut mengakui bahwa dirinya terlalu menaruh ekspektasi tinggi pada para pemain I Giallorossi.

"Setelah tertinggal 3-1, kami benar-benar kehilangan fokus, di sisi lain tim lawan sepertinya terus mencetak gol saat mereka tengah menguasai bola. Penjelasan yang saya berikan sepertinya cukup jelas, Bodo/Glimt adalah tim kuat dan ini semua adalah kesalahan saya. Tim utama mereka lebih baik dari pemain pelapis AS Roma," ujar Mourinho seperti dilansir Football Italia.

"Ya, ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya. Saya yang memilih para pemain ini, tetapi jika saya memainkan skuad utama, seseorang mungkin akan dibekap cedera, lalu tim akan kebobolan empat atau lima gol," tambah dia.

"Apakah saya menganggap remeh Bodo/Glimt? Tentu tidak, mungkin saya yang melebih-lebihkan atau terlalu menaruh ekspektasi tinggi pada kemampuan yang dimiliki para pemain AS Roma. Bodo/Glimt adalah lawan terkuat di grup ini, tetapi sejujurnya saya berharap bahwa kami akan tampil lebih baik," urai pelatih berusia 58 tahun itu.

Kekalahan 6-1 atas Bodo/Glimt jelas menjadi sebuah hal yang merugikan, bukan hanya bagi Roma, namun juga bagi Mourinho, sebagai tambahan informasi, untuk pertama kalinya dari 1008 laga yang sudah dia pimpin selama berkarier di dunia kepelatihan, tim yang ditanganinya kebobolan enam gol.

Para pemain AS Roma sepertinya harus segera melupakan kekalahan ini, pasalnya mereka akan langsung bertemu dengan pemuncak klasemen sementara Serie A, Napoli, Minggu (24/10).

facebooktwitterreddit