Juventus

Juventus Angkat Bicara Soal Dugaan Pelanggaran Keuangan

Amanda Amelia
Juventus
Juventus / Visionhaus/GettyImages
facebooktwitterreddit

Badan Pengawas Sepakbola Italia, COVISOC tengah memeriksa catatan keuangan dan finansial dari beberapa klub sepakbola, termasuk di antaranya Juventus. Pemeriksaan ini berkaitan dengan pencatatan keuangan dalam transfer pemain yang berlangsung pada tahun 2019 hingga 2021. Secara keseluruhan, terdapat 62 transfer yang melibatkan delapan klub di Italia di beberapa divisi.

Sebelumnya, seperti dilansir Reuters, kantor Juventus yang berada di wilayah Turin dan Milan didatangi petugas keuangan, mereka tengah mencari semua dokumen yang berkaitan. Dugaan pelanggaran pencatatan keuangan ini berkaitan dengan penjualan atau pembelian pemain.

Pencatatan diduga dilakukan dengan memasukkan keuntungan atau nilai transfer yang lebih tinggi dari uang yang dikeluarkan atau diterima. Tindakan ini dilakukan untuk membuat kondisi laporan keuangan terlihat lebih baik dari kenyataan.

Juventus pun langsung mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal ini, mereka menyambut baik tindakan COVISOC dan merasa bahwa klub tidak perlu menyembunyikan apapun.

"Juventus mengakui bahwa Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Turin sudah mulai melakukan penyelidikan terhadap perusahaan dan dewan klub, yakni Andrea Agnelli, Pavel Nedved, dan Stefano Ceratto serta beberapa mantan pejabat terkait 'Pendapatan dari Pendaftaran Pemain' dari laporan keuangan di tahun 2019 sampai 2021," tulis pernyataan resmi klub seperti dilansir 90MiN UK.

"Klub bekerja sama dengan penyelidik dan CONSOB, kami percaya hal itu bisa mengklarifikasi setiap aspek, kami merasa yakin bahwa setiap tindakan yang dilakukan sudah sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku--yang mengatur penyusunan laporan keuangan serta sesuai dengan prinsip akuntansi juga praktik internasional dalam industri sepakbola dan kondisi pasar," lanjut pernyataan resmi tersebut.

Sebagai tambahan informasi, penyelidik diyakini tengah menyelidiki kurang lebih dari 42 transfer, yang paling menonjol adalah saat klub melakukan pertukaran kontroversial dengan Barcelona yang melibatkan Miralem Pjanic dan Arthur.

Saat ini jaksa juga fokus mencari dokumen palsu dari perusahaan yang terkait dengan Juventus dan beberaa faktur transaksi yang hilang, mereka merasa khawatir jika La Vecchia Signora sudah memalsukan pendapatan yang sebenarnya mereka dapatkan untuk menyeimbangkan pembukuan.

facebooktwitterreddit