La Liga

Cerita Unik dan Sejarah di Balik Julukan 20 Klub La Liga 2020/21

Jan 14, 2021, 5:34 PM GMT+7
The La Liga logo with the FC Barcelona and Real Madrid Club Badges
Logo Real Madrid dan Barcelona | Visionhaus/Getty Images
facebooktwitterreddit

Klub-klub La Liga memiliki julukan yang unik dan khas. Redaksi 90MiN menyajikan julukan dari 20 tim La Liga musim ini, dan menelusuri arti dan sejarah dari masing-masing julukan tersebut. Mari kita simak rangkuman daftar berikut ini.

1. Atletico Madrid ( Los Colchoneros/Los Rojiblancos)

Diego Costa, Joao Felix
joao felix diego costa | Soccrates Images/Getty Images

Atletico Madrid memiliki beberapa julukan yang terkenal, seperti Los Colchoneros (Pembuat Kasur) dan Los Rojiblancos (Merah-Putih). Namun ada juga julukan mereka yang tidak terlalu terkenal, namun memiliki sejarah yang kuat, Los Indios (Indian).

Rjiblancos jelas merujuk kepada warna jersey utama mereka, sedangkan Colchoneros muncul karena desain jersey Atletico yang seperti warna kasur model lama Spanyol.

Sedangkan untuk Indios, diambil dari sejarah ketika klub itu mendatangkan beberapa pemain asal Amerika Selatan pada 1970-an, ketika larangan membeli pemain asing dihapuskan.

2. Real Madrid (Los Blancos/Los Merengues/ Los Galacticos)

Marco Asensio, Lucas Vazquez, Toni Kroos
real madrid | Quality Sport Images/Getty Images

Real Madrid adalah salah satu klub terbesar di Spanyol dan juga di dunia. Prestasi mereka tak diragukan lagi, itu membuat nama Real Madrid selalu beredar di persaingan sepak bola teratas.

Real Madrid memiliki tiga julukan, Los Blancos, Los Merengues, dan Los Galacticos. Los Blancos yang berarti Putih-Putih merupakan warna jersey utama mereka. Sementara itu Galacticos muncul karena tradisi mereka dalam mendatangkan pemain bintang sejak awal 2000-an.

Sedangkan untuk Merengues cukup unik. Pasalnya Merengue merupakan makanan di Spanyol yang terbuat dari campuran gula dan telur. Makanan ini berwarna putih hingga identik dengan warna khas Madrid.

3. Barcelona (Blaugrana/Azulgrana)

TOPSHOT-FBL-ESP-SUPER CUP-REAL SOCIEDAD-BARCELONA
Barcelona | CRISTINA QUICLER/Getty Images

Seperti Real Madrid, Barcelona pun merupakan salah satu klub terbesar di Spanyol dan dunia. Mereka memiliki masa keemasan di era Pep Guardiola, di mana mereka tampak seperti klub yang tak bisa dikalahkan.

Julukan Barca yang paling terkenal adalah Azulgrana atau dalam bahasa Catalan disebut Blaugrana. Artinya dalam bahasa Indonesia adalah warna Biru-Grana, warna yang menjadi warna khas Barcelona selama bertahun-tahun.

4. Villarreal (Los Submarinos Amarillos)

Fernando Nino, Moi Gomez
Villarreal | Octavio Passos/Getty Images


Villarreal memiliki julukan The Yellow Submarine, atau dalam bahasa Spanyol Los Submarinos Amarillos. Julukan 'Yellow Submarine' lahir setelah lagu tersebut dirilis oleh The Beatles pada tahun 1966.

Pada musim 1967/68, klub Villarreal berjuang untuk promosi ke Divisi Ketiga (Tercera División) sekali lagi, yang akhirnya mereka raih di musim itu. Sementara itu, sekelompok penggemar muda mulai memainkan lagu Beatles ini dengan pemutar rekaman bertenaga baterai selama pertandingan.

Mereka menyanyikannya dengan lirik mereka sendiri: "Amarillo el Submarino es / amarillo es / amarillo es" ("Kapal Selam itu kuning / itu kuning / itu kuning”). Dengan berlalunya waktu, jersey Villarreal diganti dengan kaos kuning dan celana pendek biru.

Baru pada 'Zaman Keemasan' klub, ketika the mereka menjadi elite sepak bola nasional dan internasional (2004/05), klub memutuskan untuk memakai semua warna kuning, termasuk kaus kaki, untuk menghormati julukan tersebut.

5. Real Sociedad (Los Txuri-Urdin)

Real Sociedad Training Session
Real Sociedad | Quality Sport Images/Getty Images

Real Sociedad adalah salah satu klub yang ditakuti di Spanyol pada masa keemasannya. Mereka merupakan salah satu klub kawasan Basque yang memiliki julukan Txuri-Urdin (Biru-Putih). Ini diambil dari warna khas tim. Selain itu, Txuri-Urdin merupakan judul lagu kebesaran Sociedad.

Klub ini juga memiliki julukan La Real, yang berbeda dari Madrid yang dijuluki El Real. La dalam tata bahasa Spanyol merupakan penanda kata feminin dan juga menjadi versi pendek dari La Real Sociedad, yang memiliki arti harfiah, The Royal Society.

6. Sevilla (Los Nervionenses)

Ivan Rakitic
ivan rakitic | Denis Doyle/Getty Images

Sevilla adalah klub yang dalam satu dekade terakhir merupakan salah satu penguasa kompetisi Liga Europa. Mereka klub yang tampak sulit untuk dikalahkan di kompetisi tersebuut, dan itu membuat mereka menjadi salah satu klub Spanyol yang dihormati.

Sevilla memiliki julukan Los Nervionenses yang diambil dari nama distrik, Nervion, yang berlokasi di dekat markas klub berada. Bukan cuma Nervionenses, Sevilla juga memiliki julukan Los Palanganas yang artinya Mangkuk. Konon katanya, julukan ini diberikan karena bentuk Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, markas Sevilla, yang berbentuk seperti mangkuk.

7. Granada (Nazaries)

Luis Suarez
Granada | Fran Santiago/Getty Images

Granada saat ini adalah klub yang mencoba untuk menancapkan kuku mereka di kompetisi La Liga. Mereka tengah berada dalam posisi yang cukup bagus musim ini, dan tampak telah meningkat dari sebelumnya yang hanya berfokus untuk menghindari degradasi.

Mereka memiliki julukan Nazaries, dan itu adalah julukan yang berasal dari dinasti Moor yang memerintah Granada pada Abad Pertengahan.

8. Celta Vigo (Celestes)

Denis Suarez
celta vigo | Octavio Passos/Getty Images


Celta Vigo adalah klub yang kerap menumbangkan klub-klub besar Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Mereka memiliki kekuatan mental yang tampak semakin kuat ketika berhadapan dengan klub-klub besar, dan itu tetap menjadi sorotan hingga saat ini.

Celta Vigo memiliki julukan Celestes, yang diartikan sebagai biru langit, warna kebesaran mereka. Celta Vigo memang memiliki kostum yang berwarna seperti yang dimiliki oleh Manchester City, dan itu menjadi dasar julukan mereka.

9. Cadiz (El Submarino Amarillo)

Alberto Perea
cadiz | Fran Santiago/Getty Images

Cadiz adalah klub yang secara mengejutkan mampu tampil bagus di musim ini, dan mereka bertahan di papan tengah klasemen dengan jumlah perolehan poin yang lumaya.

Cadiz memiliki julukan yang uniknya sama dengan Villarreal, yaitu El Submarino Amarillo atau kapal selam kuning. Itu juga merujuk ke kostum mereka yang memiliki warna kebesaran kuning

10. Real Betis (Los Beticos)

Nabil Fekir
real betis | Quality Sport Images/Getty Images

Real Betis adalah klub yang memiliki sejarah besar di La Liga Spanyol. Unsur sejarah juga terlihat dalam julukan Real Betis, Los Beticos atau Betis. Di masa lalu, orang Romawi kerap menyebut sungai yang membelah kota Sevilla, sungai Guadalquivir, dengan sebutan Beticos. Selain Beticos, Betis juga biasa disebut Betis Guadalquivir.


Sementara itu, julukan lain dari Real Betis adalah Los Verdiblancos yang memiliki arti Hijau-Putih. Hijauh dan putih adalah warna kebesaran dari Real Betis, dan bisa dimengerti mengapa mereka mendapat julukan tersebut.

11. Levante (Les Granotes)

Dani Gomez
levante | Quality Sport Images/Getty Images

Levante adalah klub yang memiliki markas di kota yang sama seperti Valencia. Klub ini memiliki julukan yang cukup unik, yaitu Les Granotes yang memiliki arti Katak. Namun apa makna dari julukan itu?

Pada akhir perang saudara Spanyol pada tahun 1939, Levante dan Gimnastico FC bergabung menjadi satu klub bernama Levante UD. Penggabungan ini dimaksudkan untuk mencegah klub dari kebangkrutan.

Selain itu, mereka memiliki stadion bersejarah, yaitu Estadio de Vallejo. Stadion ini berlokasi di samping sungai, yang menjadi habitat katak dalam jumlah besar. Inilah mengapa katak dijadikan nama julukan Levante.

12. Athletic Bilbao (Los Leones)

Ousmane Dembele, Ander Capa, Unai Nunez
athletic bilbao | Juan Manuel Serrano Arce/Getty Images

Athletic Bilbao adalah klub yang memiliki identitas sangat khas di La Liga Spanyol. Mereka adalah klub yang menjunjung tinggi asal mereka yaitu Basque, dan itu membuat mereka sangat dicintai oleh para penggemar.

Bilbao memiliki julukan Los Leones yang artinya Singa. Julukan ini diberikan karena stadion Bilbao, San Mames, didirikan dekat gereja Saint Mammes.

Mammes sendiri merupakan nama martir Kristen di Spanyol, yang di masa lalu dilempar ke kandang singa oleh orang Roman. Namun Mammes tidak takut dan berhasil menjinakkan singa tersebut, hingga ia dianggap orang yang suci.

13. Getafe (Azulones)

Takefusa Kubo
Getafe | Quality Sport Images/Getty Images

Getafe adalah klub yang berasal dari ibukota Spanyol, Madrid, namun memiliki kepopuler yang tidak lebih banyak dari Real Madrid maupun Atletico Madrid.

Getafe memiliki julukan Azulones yang artinya Deep Blues atau Biru Kedalaman, yang bisa diartikan sebagai warna biru gelap seperti lautan dalam. Julukan ini diberikan karena warna kebesaran mereka adalah biru gelap.

14. Valencia (Los Murcielagos/Los Che)

Hugo Guillamon, Mouctar Diakhaby
valencia | Octavio Passos/Getty Images

Valencia memiliki julukan Los Murcielagos yang diartikan Kelelawar. Mereka juga memiliki satu julukan lagi, yaitu Los Che. Untuk menjelaskan mengapa para pemain dan penggemar CF Valencia dikenal dengan julukan 'Che', gaya bicara dan komunikasi di Valencia harus dicermati.

'Che' adalah ungkapan yang digunakan oleh orang-orang Valencia sebagai kata seru dalam percakapan. Ini adalah cara bahasa sehari-hari yang umum untuk mengatakan 'hai' di wilayah Valencia.

Orang-orang dari pantai timur, 'Levantinos', mudah dikenali dengan penggunaan kata seru ini, lebih banyak daripada orang-orang dari bagian lain Spanyol. Ini sebenarnya adalah ekspresi khas Valencia dan karenanya, seiring waktu, tim Valencia CF telah dikenal sebagai tim 'Che', nama panggilan yang diakui di seluruh negeri.

15. Eibar (Los Armeros)

Recio
eibar | Quality Sport Images/Getty Images


Eibar adalah tim di la Liga Spanyol yang masih berusaha untuk menguatkan eksistensi mereka di sepak bola papan atas Spanyol. Mereka memiliki julukan Los Armeros, yang diartikan sebagai Meriam.

Ya, mereka memiliki julukan yang sama seperti klub Liga Inggris, Arsenal. Eibar memiliki julukan ini karena penampilan mereka yang meledak-ledak. Semangat bermain mereka diapresiasi fans hingga muncul julukan Los Armeros.

16. Alaves (Albiazules)

depostivo alaves
depostivo alaves


Alaves merupakan salah satu klub tertua di Spanyol. Klub ini didirikan pada 1921 dan memiliki julukan Albiazules, yang memiliki arti Biru-Putih. Julukan ini diberikan berdasarkan warna kebesaran mereka.

Untuk musim ini, Alaves masih berusaha untuk mendapatkan performa terbaik mereka, dan fokus mereka adalah menghindari zona degradasi.

17. Valladolid (Pucela)

Javi Sanchez, Mouctar Diakhaby
valladolid | Octavio Passos/Getty Images

Valladolid memiliki julukan Pucela. Ada banyak teori yang muncul tentang asal usul kata “Pucela”, yang dikenal dengan kota Valladolid, dan turunannya 'pucelanos'.

Menurut cerita, pada abad ke-15 beberapa Ksatria dari Valladolid pergi ke Prancis untuk membela Pembantu Orleans pada Perang Seratus Tahun yang terkenal melawan Inggris (1337-1453).

Seperti dalam bahasa Kastilia kuno pada masa itu, kata "pembantu" dulu disebut "pucela". Para kesatria ini dijuluki "pucelas" saat kembali ke kota Valladolid.

18. Elche (Los Franjiverdes)

Pere Milla
elche | Quality Sport Images/Getty Images

Elche adalah klub La Liga yang memiliki julukan Los Franjiverdes, atau yang memiliki arti garis strip hijau. Ada banyak dan beragam alasan yang menjadi asal julukan sebuah tim, meski dalam beberapa kasus hal itu karena desain atau warna kebesaran klub. Di Elche, inilah alasan utamanya.

Pada awalnya, kaos dan celana pendek Elche semuanya putih. Menurut legenda, suatu hari semua itu berubah. Manajer Ceko Anton Fivebr, yang berlokasi di daerah pedesaan, melihat semua kebun palem.

Fivebr memutuskan bahwa jersey tim harus mengambil beberapa detail hijau di tengah warna putih kemeja, jadi strip hijau yang ditunjukkan Elche sekarang akhirnya dibuat. Dan pada akhirnya garis hijau menjadi warna kebesaran mereka.

19. Osasuna (Rojillos)

FBL-ESP-LIGA-REAL SOCIEDAD-OSASUNA
Osasuna | ANDER GILLENEA/Getty Images

Osasuna memiliki julukan Rojillos, yang berarti Merah. Osasuna, yang didirikan pada tahun 1920 ketika ada penggabungan dua klub dari Navarra: Sportiva dan New Club. Hal yang harus dilakukan oleh klub yang dibentuk di Pamplona itu adalah keharusan memakai warna bendera Navarra.

Oleh karena itu, warna kaos yang dipilih adalah merah, sesuatu yang dipertahankan di sepanjang sejarahnya. Segera, tim Pamplona itu menjadi sangat terkenal di Spanyol sebagai tim "rojillo" dan, tak terelakkan, para pemain dan penggemar mereka dengan cepat mengadopsi nama itu.

20. Huesca (Azulgrana)

Iago Aspas
huesca | Quality Sport Images/Getty Images

Huesca memiliki julukan yang sama seperti salah satu julukan Barcelona, yaitu Azulgrana. Ya, itu merujuk pada kostum mereka yang memiliki warna kebesaran merah dan biru.

Bahkan logo yang dimiliki oleh Huesca juga menjunjung tinggi warna tersebut, sehingga tidak mengherankan jika mereka memiliki nama julukan Azulgrana.

facebooktwitterreddit