Joan Laporta Sebut Suporter Barcelona Tentukan Nasib Mereka di European Super League

Joan Laporta
Joan Laporta / Soccrates Images/Getty Images
facebooktwitterreddit

Proyek European Super League (ESL) nampak sudah memasuki titik akhir. Setelah mendapat reaksi negatif dari berbagai pihak, secara perlahan tapi pasti klub-klub yang menjadi pendiri mengundurkan diri. Saat ini hanya Barcelona, Real Madrid, dan Juventus yang masih tersisa sebagai peserta kompetisi yang memberontak dari Liga Champions.

Juventus sudah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tidak yakin dengan keberlangsungan ESL, walau tetap mendukungnya. Sementara Florentino Perez (Presiden Real Madrid) masih menegaskan bahwa proyek ini sangat penting bagi masa depan sepakbola secara keseluruhan.

Presiden Barcelona, Joan Laporta, memandang ESL adalah hal yang penting. Namun Laporta juga mengatakan bahwa partisipasi Barca di kompetisi ini bergantung dengan keputusan dari suporter yang menjadi anggota klub.

“Kami memegang posisi yang bijak. Kami memandang ESL diperlukan, tetapi keputusan akhir berada di tangan socios (suporter yang menjadi anggota resmi Barcelona. Klub-klub besar dapat memperoleh sumber daya dan kami juga harus memandang ekonomi dan pendapatan yang dapat diperoleh,” ucap Laporta dalam pernyataan yang dikutip dari Sport.

Laporta juga menambahkan bahwa ESL tetap terbuka untuk menjalani dialog dengan UEFA (Asosiasi Sepakbola Eropa). Selain itu, Laporta merasa ESL harus memiliki daya tarik terkait persaingan yang terbuka dan tidak membuat kompetisi domestik menjadi hal yang tidak penting lagi.