PSG

Javier Tebas Sebut PSG Berbuat Curang Terkait Aturan Finansial

Dananjaya WP
Club Brugge KV v Paris Saint-Germain: Group A - UEFA Champions League
Club Brugge KV v Paris Saint-Germain: Group A - UEFA Champions League / John Berry/Getty Images
facebooktwitterreddit

Kepala La Liga, Javier Tebas, sudah sering menyampaikan komentar terkait PSG. Raksasa Ligue 1 itu memang sering mendapat sorotan terkait pengeluaran yang mereka lakukan untuk mendatangkan pemain-pemain bintang. Les Parisiens sering mendapat kritik, begitu pula dengan UEFA (Asosiasi Sepakbola Eropa).

PSG sering dianggap melanggar peraturan FFP, terutama mengingat Ligue 1 saat ini sedang menghadapi krisis finansial. Tetapi klub yang bermarkas di Parc des Princes itu tetap menegaskan bahwa pengeluaran yang mereka lakukan tidak melanggar peraturan apapun.

Javier Tebas kembali menyoroti pengeluaran PSG. Kepala pengelola kompetisi La Liga itu mengatakan PSG berbuat curang terkait pengeluaran finansial mereka. Tebas menegaskan bahwa PSG seharusnya tidak dapat memiliki skuad yang berisi Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe.

“(Real) Madrid tidak akan dapat menjadi PSG karena PSG berbuat curang terkait pengendalian finansial. Saat ini mereka memiliki pengeluaran gaji yang mendekati 600 juta Euro, walau mereka berada di kompetisi yang pendapatan hak siarnya mengalami penurunan sebesar 40%.”

“Tidak mungkin bahwa PSG memperoleh pendapatan sponsor yang memberi pendapatan lebih 30% dibandingkan dengan Manchester United, Real Madrid, dan Barcelona,” ucap Javier Tebas dikutip dari Mundo Deportivo.

Tebas memang sudah beberapa kali menyoroti status PSG sebagai klub yang mendapat dukungan dari negara (Qatar).

facebooktwitterreddit