Inter

Inter Adakan Pertemuan Darurat Akibat Rentetan Kekalahan

Dananjaya WP
Inter memasuki kondisi krisis akibat rentetan kekalahan
Inter memasuki kondisi krisis akibat rentetan kekalahan / Anadolu Agency/GettyImages
facebooktwitterreddit

Inter menjadi salah satu tim besar di Serie A dan Eropa yang tengah merasakan kesulitan tinggi. Tim dengan jersey biru hitam itu menderita tiga kekalahan dari empat pertandingan yang mereka jalani. Terbaru, mereka mendapat kekalahan 0-2 dari Bayern Munchen di San Siro dalam laga pembuka fase grup Liga Champions 2022/23.

Lautaro Martinez dan rekan-rekannya juga mendapatkan kekalahan 2-3 dari Milan dalam pertandingan Derby della Madonnina. Kondisi ini berpotensi membuat ambisi Nerazzurri untuk musim 2022/23 mendapatkan hambatan yang signifikan, terutama mengingat kondisi finansial yang tidak ideal.

Menurut laporan dari Gazzetta dello Sport, manajemen Inter telah mengadakan pertemuan darurat akibat rentetan hasil mengecewakan yang diraih. Pertemuan ini dihadiri oleh pemain, staff, hingga direktur klub. Ruang ganti tim menjadi lokasi yang digunakan untuk mengadakan pertemuan.

Direktur Inter disebut berbicara cukup banyak pada pertemuan ini, waktu yang lama juga digunakan oleh beberapa sosok senior di dalam tim, termasuk Samir Handanovic dan Nicolo Barella. Para pemain dan tim secara keseluruhan diminta untuk menunjukkan sikap yang berbeda, dimulai dari ketika mengadakan sesi latihan.

Pertemuan darurat merupakan salah satu tindakan yang lazim bagi tim-tim di Italia ketika mendapatkan rentetan hasil yang mengecewakan. Apabila kondisi sudah mengkhawatirkan, beberapa klub juga kadang mengadakan kamp pelatihan khusus untuk meningkatkan kedisiplinan dan memberikan perasaan urgensi bagi tim secara keseluruhan.

Simone Inzaghi sebagai pelatih juga terlibat dalam pertemuan ini. Sang pelatih mengatakan pemain-pemainnya harus meningkatkan konsentrasi untuk mengurangi frekuensi kesalahan, sekaligus mengurangi gestur menyalahkan rekan-rekannya ketika terdapat kesalahan di dalam lapangan. Inzaghi yakin timnya masih dapat bangkit.

facebooktwitterreddit