Piala AFF

Indonesia 0-0 Vietnam: Hasil Pertandingan dan Rating Pemain - Piala AFF 2020

Arief Hadi Purwono
Indonesia v Vietnam - AFF Suzuki Cup Group B
Indonesia v Vietnam - AFF Suzuki Cup Group B / Yong Teck Lim/GettyImages
facebooktwitterreddit

Timnas Indonesia masih memuncaki klasemen grup B di Piala AFF 2020. Bermain melawan Vietnam yang notabene juara bertahan di Bishan Stadium, Rabu (15/12) malam WIB, Indonesia bermain imbang tanpa gol.

Timnas Indonesia di atas kertas turun dengan taktik 4-3-3, tapi Rachmat Irianto juga dapat bertindak sebagai bek tambahan selain gelandang bertahan. Alhasil dalam pertandingan Indonesia bermain dengan lima bek.

Rapat dan solidnya pertahanan Indonesia terlihat di babak pertama ini. Indonesia mengandalkan serangan balik dengan kecepatan bermain yang dimiliki Irfan Jaya dan Witan Sulaeman, sementara Ezra Walian jadi target man di lini depan.

Vietnam mendominasi penguasaan bola sampai 71 persen, melepaskan sembilan tendangan dan satu tepat sasaran, bahkan mereka memiliki 341 operan bola. Akan tapi rapatnya pertahanan Indonesia menyulitkan Vietnam mencetak gol. Skor tanpa gol bertahan hingga paruh pertama berakhir.

Rapatnya pertahanan Indonesia masih terjaga di babak kedua. Pertahanan berlapis mereka membuat frustrasi Vietnam meski Park Hang-seo memasukkan beberapa pemain dari bangku cadangan.

Di babak kedua Shin Tae-yong memasukkan Rizky Dwi, Evan Dimas, Rumakiek, dan Yabes Roni. Tapi permainan Indonesia tak berubah dan Vietnam sulit mencetak gol. Pertandingan berakhir imbang tanpa gol alias 0-0.

Indonesia masih di puncak klasemen grup B dengan tujuh poin, sama seperti Vietnam tapi unggul selisih gol, disusul Malaysia di peringkat tiga dengan enam poin. Di laga terakhir Indonesia akan melawan Malaysia.

1. Kiper dan Lini Belakang

Nadeo Arga Winata
Indonesia v Vietnam - AFF Suzuki Cup Group B / Yong Teck Lim/GettyImages

Nadeo (6/10): Menggantikan Ernando yang cedera kala pemanasan dan tampil cukup baik, hanya menderita satu tendangan tepat sasaran.

Asnawi Mangkualam (7/10): Tidak banyak melakukan overlap tapi solid bertahan menjaga sisi kanan permainan.

Fachruddin Aryanto (7/10): Menularkan pengalamannya dalam memimpin lini belakang. Solid, lugas, dan disiplin menjaga lini serang Vietnam.

Alfeandra Dewangga (7/10): Man of the Match pilihan AFF. Alfreandra bertahan dengan baik dan sama sekali tak memberi ruang bagi lini depan Vietnam.

Rizki Ridho (7/10): Tidak memberi kebebasan bagi lini serang Vietnam mengembangkan permainan dan bertahan dengan baik.

Pratama Arhan (7/10): Sisi kiri pertahanan Indonesia banyak diserang, tapi Pratama Arhan solid menjaga area tersebut.

2. Lini Tengah

Ramai Melvin Rumakiek, Que Ngoc Hai, Bui Tien Dung, Nguyen Thanh Chung
Indonesia v Vietnam - AFF Suzuki Cup Group B / Yong Teck Lim/GettyImages

Ricky Kambuaya (6/10): Enerji bermainnya membuat pertahanan Indonesia semakin kuat dan ia selalu menutup area tengah permainan.

Rachmat Irianto (7/10): Melapis pertahanan dengan baik hingga Indonesia punya pertahanan yang kuat. Sukses membuat Vietnam frustrasi.

Irfan Jaya (6/10): Akselerasi yang biasa diperlihatkannya tak terlihat di laga tadi. Wajar, sebab Indonesia bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Witan Sulaeman (6/10): Bekerja keras membantu tim dalam fase bertahan dan coba memperlihatkan kecepatannya dalam serangan balik.

3. Lini Depan

Nguyen Thanh Chung, Ezra Harm Ruud Walian
Indonesia v Vietnam - AFF Suzuki Cup Group B / Yong Teck Lim/GettyImages

Ezra Walian (6/10): Terisolasi di lini depan dan praktis tak mendapatkan banyak suplai bola dari rekan setimnya.

4. Pemain Pengganti

Alfeandra Dewangga Santosa, Phan Van Duc
Indonesia v Vietnam - AFF Suzuki Cup Group B / Yong Teck Lim/GettyImages

Evan Dimas (6/10): Masuk, membantu tim bertahan, menyapu bola, dan coba melakukan inisiatif dalam serangan balik.

Rizky Dwi (6/10): Semakin membuat Vietnam frustrasi dengan kebugaran fisiknya dalam membantu Indonesia bertahan.

Rumakiek (6/10): Masuk ketika enerjinya dibutuhkan Indonesia untuk menjaga skor tetap tanpa gol.

Yabes Roni (6/10): Akselerasinya tak terlihat dalam serangan balik dan lebih banyak membantu tim bertahan.

facebooktwitterreddit