Hasil Pertandingan dan Rating Pemain: Liverpool vs Chelsea - Liga Inggris 2019/20
Oleh Kemas Trimukti

Chelsea harus menelan kekalahan atas lawannya yang sekaligus juara Liga Inggris 2019/20, Liverpool dengan skor 3-5.
Usai takluk dari Liverpool, The Blues mau tidak mau harus bisa mengalahkan Wolverhampton Wanderers di pekan terakhir ajang Liga Inggris agar benar-benar memastikan tempatnya di zona Liga Champions
Full-time: Liverpool 5-3 Chelsea.
— Liverpool FC News (@LivEchoLFC) July 22, 2020
⚽ Keita
⚽ Trent
⚽ Wijnaldum
⚽ Firmino
⚽ Oxlade-Chamberlain
Now that's out the way... ? pic.twitter.com/TAcBWBzYjQ
Ketika Liverpool yang sudah tidak mempunyai tekanan apa-apa lantaran sudah memastikan gelar juara Liga Inggris, Chelsea justru harus terus menjaga performa terbaiknya untuk mencuri tiga poin guna memastikan satu tempat dalam zona Liga Champions.
Walau begitu, The Reds nyatanya tidak membuat permainan menjadi mudah. Sejak menit awal, anak asuhan Jurgen Klopp justru sering menyulitkan lini serang The Blues untuk mencetak gol.
Peluang besar perdana di laga ini terjadi pada menit-16, kala Reece James melakukan percobaan tendangan dari luar kotak penalti. Nahasnya sepakanya tak mengenai target.
Klub asal kota London ini memang bisa lebih menguasai bola, tetapi nasib buruk justru terjadi di menit-23. Willian yang tak bisa menjaga bola dengan baik, membuat Naby Keita merebutnya dan langsung mencetak gol dari luar kota penalti.
NABY KEITA ARE YOU INSANE??!!??!! pic.twitter.com/vo8DgC2r8k
— ً (@TheImmortalKop) July 22, 2020
Usai gol itu, Liverpool yang menekan Chelsea mendapatkan hadiah tendangan bebas kala Mateo Kovacic melanggar Sadio Mane di menit-38. Trent Alexander Arnold yang menjadi eksekutor bisa menjalani tugas dengan baik guna memperlebar keunggulan 2-0.
LADIES AND GENTLEMEN , TRENT ALEXANDER-ARNOLD. pic.twitter.com/TtUszKNkxS
— ss (@Trent66i) July 22, 2020
Permainan Chelsea yang benar-benar hilang arah secara sekejap ini, membuat tim tuan rumah bisa menambahkan pundi-pundi gol ketiganya pada menit-43. Kali ini, Georginio Wijnaldum yang mencetak gol saat menerima umpan dari Mohamed Salah.
GOAL! Liverpool are rampant! Wijnaldum thwacks one in from a corner!
— Goal (@goal) July 22, 2020
Liverpool 3-0 Chelsea #LIVCHE pic.twitter.com/nuKF6Wm3Cf
Pada akhirnya, Chelsea berhasil memperkecil keadaan di menit-menit akhir babak pertama. Olivier Giroud yang bisa mengubah papan skor, setelah dirinya menyambar bola muntah dari Willian.
HALF-TIME Liverpool 3-1 Chelsea
— Premier League (@premierleague) July 22, 2020
Liverpool have the lead after a pulsating first half#LIVCHE pic.twitter.com/hZbddIDufs
Memasuki babak kedua, Liverpool kembali mengendalikan tempo permainan menyerangnya. Bahkan, Salah nyaris mencetak gol kala sudah berhadap satu lawan satu Kepa. Tetapi, sepakanya belum mengenai target.
Dua menit selang, Salah kembali mencoba peruntungan walau akhirnya masih gagal. Namun begitu, The Reds bisa mencetak gol keempat di menit-55 kala Roberto Firmino menyelesaikan umpan Trent Alexander-Arnold.
Kebobolan untuk keempat kalinya, membuat Lampard melakukan tiga pergantian pemain dengan memasukan Tammy Abraham, Christian Pulisic dan Callum Hudson-Odoi.
Hasilnya tidak sia-sia, Pulisic nyatanya bisa membuat kesulitan lini pertahanan tuan rumah yang membuat Chelsea berhasil mencetak gol melewati assistnya yang diselesaikan Abraham.
⚽️ Youngest players to scorer 15+ PL goals in a season for Chelsea:
— Sky Sports Statto (@SkySportsStatto) July 22, 2020
22 years, 294 days - Tammy Abraham
26 years, 95 days - Diego Costa
26 years, 108 days - Eden Hazard pic.twitter.com/f3QS2gWEYB
Tak lama dari gol itu tepatnya pada menit-64, Pulisic nyaris mencetak gol kedua andai sepakannya bisa mengenai target.
Lini pertahanan Liverpool yang mulai terlihat berantakan, membuat Chelsea berusaha keras mencetak gol dan hal itu akhirnya bisa terjadi melalui Pulisic yang menerima umpan Hudson-Odoi.
Christian Pulisic is the best player in the world. pic.twitter.com/EOTgPnSC3y
— ✈️ (@Arrizabalager) July 22, 2020
Tekanan demi tekanan terus dibuat oleh tim tamu, tetapi mereka nyatanya kesulitan mencetak gol. Liverpool yang justru mampu mencetak gol kelima dari kaki Oxlade-Chamberlain.
Setelah itu tidak ada peluang besar tercipta dan Liverpool merayakan gelar juara dengan mengalahkan Chelsea 5-3 di laga kandang terakhirnya pada musim 2019/20.
Angkernya Anfield Stadium
Pada musim ini, Liverpool memang tidak bisa menyapu bersih laga kandang dengan kemenangan. Namun begitu, Anfield Stadium tetaplah angker bagi para lawan-lawannya di kompetisi Liga Inggris ini.
Sebab terakhir kali skuat asuhan Jurgen Klopp, mencicipi kekalahan kandang terjadi pada 2017 lalu saat menghadapi Crystal Palace.
Rating Pemain: Liverpool
Liverpool (4-3-3): Alisson Becker 6, Trent Alexander-Arnold 8 , Joe Gomez 6,5 , Virgil van Dijk 6, Andrew Robertson 7,5; Georginio Wijnaldum 7,5 , Fabinho 7,5 , Naby Keita 7; Mohamed Salah 7, Roberto Firmino 7,5, Sadio Mane7 , Curtis Jones 6, James Milner 6, Alex Oxlade-Chamberlain 6, Divock Origi 6, Takumi Minamino 6
Peran Penting dari Christian Pulisic
Saat sisi penyerangan Chelsea terlihat berantakan, Frank Lampard memutuskan untuk menarik keluar Willian dan menggantikannya dengan pemain Amerika Serikat, Christian Pulisic di menit-59.
Semenjak Pulisic masuk ke lapangan, dirinya benar-benar bisa menghidupkan tempo penyerangan klub asal kota London itu. Performa Pulisic patut diancungi jempol lantaran berkontribusi dengan satu assist dan satu gol.
Rating Pemain: Chelsea
Chelsea (3-4-3): Kepa Arrizabalaga 4; Antonio Rudiger 6, Kurt Zouma 6, Cesar Azpilicueta 6; Marcos Alonso 5, Mateo Kovacic 6, Jorginho 6, Reece James 6; Mason Mount 5, Olivier Giroud 6, Willian 5, Christian Pulisic 8, Tammy Abraham 6,5 , Callum Hudson-Odoi 6, Emerson 6
Pemain Terbaik: Christian Pulisic
Chelsea memang alami kekalahan 3-5 atas Liverpool. Tetapi jika dilihat dari penampilan individu, Christian Pulisic adalah sosok yang benar-benar bisa memberikan pembeda di lapangan.
Mulai dari aksi individunya yang menyulitkan lini pertahanan The Reds, dirinya juga bisa mencatatkan namanya di papan skor.