Hasil Pertandingan dan Rating Pemain: Barcelona vs Bayern Munchen - Liga Champions 2019/20
Oleh Nanda Febriana

Perjalanan Barcelona di Liga Champions 2019/20 akhirnya terhenti secara menyesakkan setelah klub La Liga tersebut menelan kekalahan telak 2-8 dari wakil Bundesliga, Bayern Munchen, dalam babak perempat final yang dihelat di Estadio Da Luz, Sabtu (15/8) dinihari WIB.
What. A. Game.
— Goal (@goal) August 14, 2020
⚽️ Muller
⚽️ Perisic
⚽️ Gnabry
⚽️ Muller
⚽️ Kimmich
⚽️ Lewandowski
⚽️ Coutinho
⚽️ Coutinho
??? pic.twitter.com/LZCsXV8zZn
Kekalahan memalukan Barca atas Bayern Munchen ini pun seolah melengkapi derita mereka yang kehilangan gelar La Liga 2019/20 ke tangan rival abadi mereka, Real Madrid. Sementara bagi Bayern Munchen performa impresif mereka sejauh ini membuat pasukan Hans-Dieter Flick menjadi favorit utama di kompetisi ini. Pada babak semifinal mereka akan berjumpa dengan pemenang antara Manchester City dan Olympique Lyon.
Kekalahan Barcelona seakan sudah jelas terlihat dari babak pertama ketika pertahanan mereka diobrak-abrik Ivan Perisic dkk hingga Die Roten unggul dengan skor 4-1 saat turun minum. Die Roten bahkan sudah unggul saat laga baru berjalan empat menit.
Adalah Thomas Muller yang membuka pesta Bayern di babak pertama melalui sepakan kaki kiri dari tengah kotak penalti setelah bekerja sama dengan Robert Lewandowski.
GOAL ! Thomas Muller scores vs Barcelona. 0-1. pic.twitter.com/bYTiWDM4F2
— OnlyFootballClips (@OnlyFootballCl1) August 14, 2020
Namun keunggulan itu tak bertahan lama setelah David Alaba mencetak gol bunuh diri tiga menit berselang. Bermaksud membuang bola hasil umpan Lionel Messi kepada Luis Suarez di dalam kotak penalti, Alaba malah mencocor bola ke dalam gawang Manuel Neuer. 1-1.
GOAL! - David Alaba own goal vs Bayern Munich. 1-1 pic.twitter.com/RjAtNaD4yX
— OnlyFootballClips (@OnlyFootballCl1) August 14, 2020
Luis Suarez nyaris membawa Barca berbalik unggul dua menit kemudian ketika sepakannya masih berhasil diselamatkan oleh pertahanan Die Roten. Sementara itu pada menit ke-14 tembakan Leon Goretzka dengan kaki kanan dari luar kotak penalti masih berhasil diblok.
Bayern berhasil mengembalikan keunggulan mereka pada menit ke-21 melalui aksi memukau Ivan Perisic. Menerima umpan dari Serge Gnabry, pemain asal Kroasia itu melepaskan tembakan dari sisi kiri kotak penalti yang gagal dihentikan oleh Marc-Andre ter Stegen. 2-1.
Ivan Perisic scores a fantastic goal. #UCL #BarçaBayern #FCBFCB
— Football World (@FTTV10) August 14, 2020
pic.twitter.com/KpqUVnBvyD
Gol tersebut membuat pertahanan Barca tampak gugup hingga Bayern berhasil membobol gawang mereka lagi enam menit berselang. Umpan terobosan Leon Goretzka berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Serge Gnabry, yang dengan tembakan kaki kanannya berhasil membuat Ter Stegen kembali memungut bola dari gawangnya. 3-1 untuk Die Roten.
Bayern terus menggempur pertahanan Barcelona dan menciptakan dua peluang pada menit ke-29 melalui Robert Lewandowski dan Jerome Boateng, namun kedua upaya itu gagal, yang satu tak menemui sasaran, sementara yang lainnya karena Joshua Kimmich terjebak offside.
Tapi itu tidak memengaruhi daya gempur Bayern yang pada menit ke-31 semakin menjauhkan diri dari Barca setelah Muler mencetak gol keduanya dalam laga ini dengan memanfaatkan umpan silang Kimmich. 4-1.
GOAL ! Thomas Muller scores again vs Barcelona ! 1-4. WOW. pic.twitter.com/7lNrEuzXwJ
— OnlyFootballClips (@OnlyFootballCl1) August 14, 2020
Bayern bahkan bisa saja unggul 5-1 semenit berselang andai sepakan kaki kanan Goretzka memanfaatkan peluang Muller lebih akurat.
Peluang Bayern lainnya lahir melalui aksi Lewandowski pada menit ke-39, namun masih mengarah tepat ke Ter Stegen. Sementara Blaugrana masih memberikan perlawanan melalui peluang Suarez di menit ke-45, tapi Neuer masih terlalu tangguh untuk ditaklukkan. Bababk pertama ditutup dengan skor 4-1 untuk Bayern Munchen.
Demi mengejar ketertinggalan Quique Setien memasukkan Antoine Griezmann di awal babak kedua menggantikan Sergi Roberto. Namun Bayern justru tetap lebih unggul. Juara Bundesliga 2019/20 itu mencetak gol pada menit ke-53 melalui Robert Lewandowski, sayangnya gol itu dianulir karena Muller dalam posisi offside.
Gol de Luis Suárez.
— FutebolNews (de ?) (@ofutebolnews) August 14, 2020
Barcelona 2x4 FC Bayern pic.twitter.com/05F6a7lX70
Barca memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 4-2 melalui aksi Luis Suarez di menit ke-57. Menerima umpan dari Jordi Alba, penyerang asal Uruguay itu melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut kanan bawah gawang Neuer.
Bayern kembali menjauh pada menit ke-63 setelah Joshua Kimmich berhasil mengonversi umpan Alphonso Davies yang menusuk dari sisi kanan pertahanan Barca dan menggiring bola hingga ke kotak penalti untuk diumpankan kepada rekannya. 5-2.
UPDATE: Bayern Munich is a machine... ?
— The Action Network (@ActionNetworkHQ) August 14, 2020
Alphonso Davies with the insane run and then the easy assist to Joshua Kimmich.
Bayern (-105) now leads Barcelona 5-2 ?pic.twitter.com/IOZLP9YLNv
Unggul dengan skor telak tidak menghentikan keinginan Bayern untuk menghancurkan Barcelona. Die Roten masih menambah tiga gol lagi untuk menambah derita Ter Stegen dkk.
¡HAT-TRICK DE LEWANDOWSKI!
— Estrategas Deportes (@edeportesmex) August 14, 2020
Así fue el sexto gol del Bayern Múnich: #UCL | Barça 2-6 Bayern Múnich.
pic.twitter.com/sbYxtNBr5b
Bayern mencetak gol keenam mereka melalui sundulan Lewandowski menerima umpan pemain pinjaman dari Barca, Philippe Coutinho pada menit ke-82.
Barca 2-7 Bayern
— El Bichoooooo (@deniedamaniac) August 14, 2020
Meessi losses possession in Midfield and Coutinho scores ??
#BarcaBayern > #UCL
Just Follow the Main Account @Faster__Goal pic.twitter.com/AlFDl15KHQ
Coutinho pun turut menyumbang gol setelah memberi assist, menerima umpan dari Muller, pemain asal Brasil itu melepaskan tembakan kaki kanan yang meluncur mulus masuk ke gawang Barca pada menit ke-85.
برشلونة 2 × 8 بايرن ميونخ | هددددددددددددددددددف كوتينهو ????
— GOAL24 (@GOALLLL37) August 14, 2020
#BarcaBayern > #UCL
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
Just Follow the Main Account @Faster__Goal pic.twitter.com/2no6c7rEVU
Gol penutup Bayern kembali lahir dari kaki Coutinho, kali ini melalui umpan sundulan Lucas Hernandez pada menit ke-89.
Lini Pertahanan Barcelona Hancur Total
⚠️ | QUICK STAT
— SofaScore (@SofaScoreINT) August 14, 2020
This is just the second time in the history that Barcelona lost a match 8:2 - it also happened against Real Madrid on February 3 1935, more than 85 years ago!
A horrific performance.#UCL pic.twitter.com/iSHop1howu
Tak ada satu pun dari pemain di lini pertahanan Barcelona yang tampil sesuai harapan pada laga ini. Ada begitu banyak ruang yang berhasil dieskploitasi lini serang Die Roten, koordinasi antar pemain begitu berantakan hingga pemain Bayern dengan leluasa menembus pertahanan Barca.
Gerard Pique cs bahkan seperti tak mampu berlari untuk menandingi kecepatan irama serangan Bayern. Bahkan kiper Ter Stegen pun beberapa kali melakukan kesalahan dlam memberikan umpan dan menangkap bola yang membuat pertahanan Barcelona seperti tim amatiran di Estadio Da Luz.
Performa lini pertahanan maupun semua lini secara keseluruhan seolah mengekspos masalah internal dalam tubuh Barcelona yang sidah bergejolak sejak beberapa musim terakhir.
Rating Pemain
Marc-Andre ter Stegen 4; Nelson Semedo 3, Gerard Pique 3, Clement Lenglet 3, Jordi Alba 3; Sergi Roberto 4, Sergio Busquets 4, Frenkie de Jong 3, Arturo Vidal 3; Lionel Messi 4, Luis Suarez 5, Antoine Griezmann 4, Ansu Fati 4
Tak Cuma Masalah Teknik, Bayern Munchen Unggul Mentalitas
? 28 games unbeaten.
— SPORF (@Sporf) August 14, 2020
✅ 19 games won in a row.
? 155 goals scored this season.
? Hansi Flick won 31 out of 34 games.
? Scored 2+ goals in EVERY #UCL game this season.
? 1st team to score 5+ goals against @FCBarcelona in their 257 #UCL games.
? @FCBayern. pic.twitter.com/xJR2cVLfly
Pertemuan di Estadio Da Luz dinihari ini melibatkan dua tim dengan nama besar di benua Eropa, namun Die Roten berhasil membuat laga ini seolah berjalan berat sebelah.
Melihat bagaimana para pemain Bayern menguasai, merebut, dan mendistribusikan bola di seluruh area lapangan dengan begitu sempurna dan nyaris tanpa kesalahan berarti, tak berlebihan kiranya jika mereka kini menjadi favorit utama untuk merengkuh trofi Big Ear 2019/20.
Bayern berhasil membuat Barca mati kutu dengan kepercayaan diri yang mereka tunjukkan di atas lapangan. Pemain seperti Jerome Boateng tak ragu memperagakan permainan keras untuk menghentikan pergerakan penyerang-penyerang Barca, sementara pemain berusia kepala tiga seperti Muller dan Perisic tetap mampu tampil prima dalam laga yang bertempo tinggi ini. Luar Biasa, Bayern!
Rating Pemain:
Manuel Neuer 7; Joshua Kimmich 9, Jerome Boateng 7, David Alaba 7, Alphonso Davies 8; Thiago 8, Leon Goretzka 8; Serge Gnabry 8, Thomas Muller 9, Ivan Perisic 8; Robert Lewandowski 9, Niklas Sule 6, Lucas Hernandez 7, Corentin Tolisson 7, Kingsley Coman 7, Philippe Coutinho 9.
Pemain Terbaik: Thomas Muller
"Thanks for man of the match, but 12 or 15 players deserved it!"
— Football on BT Sport #Club2020 (@btsportfootball) August 14, 2020
"It's a big statement, but semi-final starts 0-0."
Thomas Muller is keeping his feet firmly on the ground after a record-breaking performance vs Barca ?
? @TheDesKelly#Club2020 pic.twitter.com/pSbwHgu1Eo
Bayern tampil nyaris sempurna di semua lini dalam laga di Da Luz dan sesungguhnya semua pemain Die Roten layak menerima gelar Man of the Match karena yang mereka pertontonkan di laga ini.
Namun karena harus memilih satu pemain, pilihan bisa dijatuhkan kepada Thomas Muller yang tampil inspiratif dengan mencetak dua gol dan satu assist dalam laga ini.
Banyak yang menilai bahwa performa Muller sudah mengalami banyak penurunan musim ini. Namun dalam laga berkelas dinihari ini plus dengan tempo tinggi sepanjang 90 menit, Muller menunjukkan bahwa dirinya belum habis dan mampu tampil memukau dalam laga dengan tekanan tinggi.