Piala Dunia 2022

Generasi Emas Prancis di Piala Dunia 1998

Nanda Febriana
Generasi emas Prancis di Piala Dunia 1998
Generasi emas Prancis di Piala Dunia 1998 / Christian Liewig - Corbis/GettyImages
facebooktwitterreddit

Meski bertindak sebagai tuan rumah untuk gelaran Piala Dunia 1998, Prancis tidak dianggap sebagai kandidat serius untuk menjuarai turnamen sepak bola tertinggi saat itu. Namun, berkat dukungan besar suporter dan performa apik sepanjang turnamen hingga akhirnya menaklukkan kandidat utama, Brasil, di final, Tim Ayam Jantan berhasil mengangkat trofi Piala Dunia pertama sebelum generasi 2018 melanjutkan prestasi ini.

Tim racikan Aime Jacquet tampil menawan dari fase grup hingga final. Para pemain yang dipilihnya memiliki kualitas individu yang saat itu dinilai tidak terlalu istimewa, tetapi memiliki kolektivitas yang membuat lawan sangat kesulitan mematahkan permainan mereka. Performa Prancis pun seolah menjadi inspirasi bagi penyelenggara-penyelanggara Piala Dunia berikutnya untuk tampil seheroik mungkin di hadapan pendukung mereka.

Berikut adalah daftar para pemain generasi emas Prancis di Piala Dunia 1998.


11. Kiper: Fabien Barthez

Fabien Barthez
Fabien Barthez / Simon M Bruty/GettyImages

Sepanjang gelaran Piala Dunia 1998, gawang Fabien Barthez hanya kebobolan dua gol dan secara keseluruhan mencetak 10 clean sheet di semua partai Piala Dunia yang dia ikuti.

Penampilan eksentrik dengan kepala plontos dan kepemimpinannya di bawah mistar menjadikannya sebagai salah satu ikon sepak bola Prancis di akhir 90an.


10. Bek Kanan: Lilian Thuram

Soccer - 1998 World Cup - Semi-Final - France vs Croatia
Soccer - 1998 World Cup - Semi-Final - France vs Croatia / Christian Liewig - Corbis/GettyImages

Uniknya, karier Lilian Thuram langsung melejit setelah berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia 1998 untuk Prancis. Setahun setelahnya dia berhasil membawa Parma menjuarai Piala UEFA dan Coppa Italia, lalu melanjutkan kariernya bersama raksasa Serie A, Juventus.


9. Bek Tengah: Frank Leboeuf

Frank Leboeuf
Frank Leboeuf / Clive Brunskill/GettyImages

Salah satu generasi emas Prancis di Piala Dunia 1998 dengan perjalanan karier yang unik mengingat Frank Leboeuf memilih untuk terjun ke dunia akting begitu dirinya pensiun. Dia merupakan salah satu penggawa Chelsea di pertengahan 90an dan mempersembahkan enam trofi domestik mapun Eropa untuk klub berbasis di London Barat tersebut.


8. Bek Tengah: Marcel Desailly

1998 FIFA World Cup: France vs. Brazil
Marcel Desailly / Jerome Prevost/GettyImages

Salah satu pemain Prancis tersukses di eranya ketika dirinya berhasil meraih dua trofi Liga Champions bersama AC Milan dan Marseille. Marcel Desailly adalah seorang palang pintu tangguh yang bagus dalam membaca permainan lawan, tetapi juga agresif dan memiliki kharisma kepemimpinan yang menjadikannya disegani rekan setim dan lawan.


7. Bek Kiri: Bixente Lizarazu

Soccer 1998 - World Cup - France vs Saudi Arabia
Bixente Lizarazu, salah satu bintang dari generasi emas Prancis di Piala Dunia 1998 / Franck Seguin/GettyImages

Karier cemerlang Bizente Lizarazu tentunya saat dia berseragam Bayern Munich dan berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions dan beberapa trofi lainnya untuk klub Bundesliga tersebut. Sepanjang pertengahan 90an hingga awal 2000an, Lizarazu dikenal sebagai salah satu full back terbaik dalam generasinya berkat performa konsisten yang ditunjukkannya.


6. Gelandang Bertahan: Didier Deschamps

Soccer - 1998 World Cup - Quarter-Final - France vs Italy
Didier Deschamps, yang saat ini menjabat sebagai pelatih tim nasional Prancis, merupakan salah satu generasi emas Prancis di Piala Dunia 1998 / Christian Liewig - Corbis/GettyImages

Didier Deschamps menjadi sosok pertama yang berhasil mengangkat Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih setelah keberhasilannya menjuarai Piala Dunia 1998 sebagai pemain dan menjuarai turnamen yang sama 20 tahun berselang sebagai pelatih Antoine Griezmann dkk.

Karier terbaiknya di level klub dijalaninya bersama Juventus di mana dia meraih trofi Serie A dan Liga Champions bersama klub asal Turin tersebut. Selain bersama Juventus, Deschamps juga pernah berseragam Marseille, Chelsea, dan Valencia.


5. Gelandang Tengah: Christian Karembeu

French former football player and 1998 World Cup winner...
Christian Karembeu / SOPA Images/GettyImages

Keberhasilan Christian Karembeu menjadi salah satu pemain utama tim nasional Prancis di akhir 90an sebenarnya tidak sebanding dengan perjalanannya di level klub yang tergolong biasa-biasa saja. Karembeu memang menjadi salah satu bagian dari tim Real Madrid yang menjuarai Liga Champions pada 1997/98 dan 1999/2000, tetapi dirinya tak pernah menjadi pemain utama dalam kesuksesan tersebut.


4. Gelandang Tengah: Emmanuel Petit

CUP-FR98-FRA-PAR-ACTION-PETIT-ACUNA
Emmanuel Petit / PATRICK KOVARIK/GettyImages

Era kejayaannya sebagai pemain tak cukup panjang, tetapi setidaknya sangat berharga. Menjadi bagian dari tim nasional Prancis yang memenangi Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, kesuksesan besar lainnnya yang diraih Emmanuel Petit adalah keberhasilannya menjadi penggawa Arsenal yang berhasil meraih gelar Liga Inggris pada musim 1997/98.


3. Gelandang Serang: Zinedine Zidane

Soccer - 1998 World Cup - Final - France vs Brazil
Zinedine Zidane / Christian Liewig - Corbis/GettyImages

Apa yang bisa dikatakan untuk menggambarkan karier Zinedine Zidane di dunia sepak bola? Sukses sebagai pemain dan dinilai sebagai salah satu pemain terbaik dunia sepanjang sejarah, Zidane juga sukses merintis karier sebagai pelatih sepak bola. Total tiga gelar Liga Champions diraihnya bersama Real Madrid, dan sekaligus menciptakan sejarah sebagai satu-satunya tim yang berhasil memenangi trofi tersebut secara tiga kali beruntun sejak format baru diperkenalkan. Luar biasa.


2. Gelandang Serang: Youri Djorkaeff

French Youri Djorkaeff (C) waves to the
Youri Djorkaeff / AFP/GettyImages

Jika karier internasionalnya terlihat cemerlang, karier klub Youri Djorkaeff terkesan biasa-biasa saja. Prestasi terbaiknya adalah mengantarkan PSG menjuarai Piala Winners pada 1995/96 dan Inter Milan memenangi Piala UEFA pada 1997/98.

Dia juga pernah dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak Ligue 1 1993/94 dengan menorehkan 20 gol.


1. Penyerang: Stéphane Guivarc'h

CUP-FR98-FRA-CRO-GUIVARC'H HEADER
Stéphane Guivarc'h / GABRIEL BOUYS/GettyImages

Stéphane Guivarc'h mungkin bisa dibilang menjadi satu-satunya generasi emas Prancis di Piala Dunia 1998 yang tidak cemerlang kariernya di level klub. Kesuksesan terbesarnya adalah menjuarai Liga Skotlandia bersama Rangers pada musim 1997/98.

Dia juga dua kali terpilih sebagai top skorer Ligue 1 pada 1996/97 (Rennes, 22 gol) dan 1997/98 (Auxerre, 21 gol).

facebooktwitterreddit