Chelsea Imbang Kontra Brighton, Tuchel Diminta Tak Usah Banyak Mengeluh
Oleh Arief Hadi Purwono

Periode sibuk di bulan Desember berujung kepada inkonsistensi bermain Chelsea, apalagi mereka diterjang badai cedera pemain serta virus corona. Teranyar, The Blues imbang 1-1 melawan Brighton & Hove Albion dan itu membuat Thomas Tuchel kesal.
Manajer asal Jerman meluapkan emosinya selepas laga berakhir. Selain mengomentari penggunaan VAR yang tidak menguntungkan timnya, Tuchel juga mengeluhkan jadwal yang tidak masuk akal untuk Chelsea setelah beberapa pemain cedera dan positif Covid-19. Tuchel malas melihat peluang timnya merebutkan titel liga.
? “Where do I start with Tuchel?”
— talkSPORT (@talkSPORT) December 30, 2021
? “What’s Tuchel moaning about?! He said at the end of the game he can’t play any wingbacks…well play a 442 then!”
? “Stop moaning and get on with it!”@Ga11Agbon slams Thomas Tuchel’s moaning over having #CFC players missing. pic.twitter.com/k9HO556Nu6
Pandit sepak bola, Gabriel Agbonlahor yang juga mantan penyerang Aston Villa berbicara kepada TalkSport mengenai luapan emosi Tuchel. Menilik kedalaman skuad Chelsea, Agbonlahor pun heran mengapa Tuchel banyak berkeluh kesah.
“Di mana saya mulai dengan Tuchel?" ucap Agbonlahor. “Saya melihat bangku cadangan Chelsea – (Kai) Havertz, (Marcos) Alonso, (Malang) Sarr, (Trevoh) Chalobah, (N'Golo) Kante, (Saul) Niguez, (Hakim) Ziyech, (Ross) Barkley. Apa yang dia keluhkan?"
"Stop moaning and get on with it!"
— talkSPORT (@talkSPORT) December 30, 2021
Gabby Agbonlahor had a message for #CFC boss Thomas Tuchelhttps://t.co/utMCPmhOSo
“Dia mengatakan setelah pertandingan dia tidak bisa memainkan bek sayap. Nah, mainkan 4-4-2 untuk satu pertandingan – saya yakin dia akan bertahan."
“Azpilicueta, Chalobah, Rudiger, Alonso – sebagian besar tim di Liga Inggris akan memotong lengan Anda dari pertahanan itu (menginginkan mereka). Jadi berhentilah mengeluh dan lanjutkan," tegas Agbonlahor.