Chelsea

Chelsea 1-1 Leicester City: Hasil Laga dan Rating Pemain - Liga Inggris 2021/22

Arief Hadi Purwono
Chelsea v Leicester City - Premier League
Chelsea v Leicester City - Premier League / Clive Rose/GettyImages
facebooktwitterreddit

Chelsea gagal meraih poin penuh saat menjamu Leicester City di laga tunda pekan 27 Liga Inggris. The Blues bermain imbang 1-1 atas Leicester di Stamford Bridge, Jumat (20/05) dini hari WIB dan saat ini di urutan tiga dengan 71 poin, terpaut tiga poin dari Tottenham Hotspur di peringkat empat.

Chelsea hanya sekali kalah dari sembilan laga kandang Liga Inggris lawan Leicester. Tuan rumah turun dengan taktik 3-4-3 sementara Leicester dengan formasi 3-1-4-2.

Kejutan sudah terjadi kala laga baru berjalan enam menit. Menerima bola dari Timothy Castagne, James Maddison mendribel bola dan melepaskan tendangan tepat sasaran yang tidak dapat dibendung Edouard Mendy. 1-0 Leicester unggul.

Chelsea setelah gol itu mendominasi penguasaan bola dan menekan pertahanan Leicester. Hasilnya gol balasan tercipta di menit 34. Chelsea memainkan operan bola dengan rapih, berujung umpan lambung Reece James yang diselesaikan dengan penyelesaian akhir bagus Marcos Alonso. 1-1 dan bertahan hingga turun minum.

Selepas dua gol yang tercipta di babak pertama tersebut, tidak ada lagi gol yang tercipta di Stamford Bridge meski Chelsea mendominasi permainan. Masuknya Ruben Loftus-Cheek dan Kai Havertz tidak mengubah situasi. Chelsea imbang 1-1 lawan Leicester City.

1. Kiper dan Lini Belakang

Trevoh Chalobah, Luke Thomas
Chelsea v Leicester City - Premier League / Harriet Lander/Copa/GettyImages

Edouard Mendy (6/10): Tak bisa berbuat banyak mencegah gol Maddison dan di sisa laga tak dapat banyak ancaman. Jelang akhir laga Mendy tampil dengan sigap dan berani mengambil keputusan.



Trevoh Chalobah (7/10): Tampil solid dan bisa mengimbangi kecepatan Jamie Vardy. Chalobah bahkan punya peluang yang ditepis Kasper Schmeichel.



Thiago Silva (7/10): Konsisten sepanjang laga dan disiplin di jantung pertahanan Chelsea. Layak masuk kandidat Pemain Terbaik Chelsea musim ini.



Antonio Rudiger (6/10): Tidak beruntung bola defleksinya dari tendangan Maddison berbuah gol. Tapi di sepanjang laga Rudiger tampil disiplin dan solid meski akan meninggalkan Chelsea.

2. Lini Tengah

Marcos Alonso, Reece James
Chelsea v Leicester City - Premier League / Harriet Lander/Copa/GettyImages

Reece James (7/10): Memberikan assist untuk gol Alonso. James sempat kesulitan maju karena dijaga Luke Thomas, tapi lambat laun performa terbaiknya saat menyerang terlihat.



Jorginho (6/10): Relatif bermain tenang di lini tengah dan biasa saja di lini tengah Chelsea. Jorginho selalu dijaga ketat Maddison saat memainkan bola.



N'Golo Kante (7/10): Melapis lini belakang dengan baik, serta kunci dari transisi bermain ofensif Chelsea ke lini depan. Sayang Kante menerima kartu kuning di laga ini.



Marcos Alonso (6/10): Mencetak gol bak penebusan darinya yang gagal mencegah pemberi assist Leicester, Timothy Castagne. Secara bertahan tidak bagus, tapi dari sisi ofensif tak perlu dipertanyakan lagi.

3. Lini Depan

Jonny Evans, Romelu Lukaku
Chelsea v Leicester City - Premier League / Mike Hewitt/GettyImages

Hakim Ziyech (6/10): Tidak konsisten bermain selama 90 menit. Banyak melakukan inisiatif mengambil tendangan, tapi di beberapa sisi coba memberikan umpan kunci.



Romelu Lukaku (5/10): Top skorer Chelsea kesulitan memberikan kontribusi di laga ini dan pada akhirnya menerima kartu kuning. Sempat menciptakan peluang yang melebar dan memberikan operan terukur kepada Pulisic.



Christian Pulisic (5/10): Gagal mengonversi operan dari Lukaku menjadi gol yang bisa jadi penentu kemenangan Chelsea. Kesulitan memperlihatkan performa terbaiknya.

4. Pemain Pengganti

Ruben Loftus-Cheek, Jamie Vardy
Chelsea v Leicester City - Premier League / Robin Jones/GettyImages

Cesar Azpilicueta (6/10): Masuk dan memberikan keseimbangan di pertahanan Chelsea.



Ruben Loftus-Cheek (6/10): Memberikan enerji bermain dengan penetrasi ke lini depan seperti yang biasa diperlihatkannya.



Kai Havertz (5/10): Tak punya banyak waktu mencetak gol dan hanya sekali menciptakan peluang dari bola udara.

facebooktwitterreddit