Berita MU: UEFA Berpotensi Ubah Peraturan Kepemilikan Klub

UEFA dapat ubah peraturan kepemilikan klub yang berpotensi memberi pengaruh ke Manchester United
UEFA dapat ubah peraturan kepemilikan klub yang berpotensi memberi pengaruh ke Manchester United / SOPA Images/GettyImages
facebooktwitterreddit

Spekulasi mengenai kepemilikan Manchester United terus mendapat sorotan tinggi. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu telah memperoleh beberapa tawaran investasi hingga akuisisi dalam beberapa waktu terakhir. Keterbukaan untuk investasi itu diumumkan jelang akhir 2022.

Sejak saat itu, terdapat berbagai spekulasi mengenai investor yang dapat masuk dengan saham minoritas atau akuisisi penuh. Pada akhirnya, terdapat dua nama mencolok yang mengumumkan niat mereka. Sheikh Jassim Bin Hamad Al Thani dari Qatar dan Sir Jim Ratcliffe dari Inggris menjadi dua sosok yang masuk ke tahap berikutnya.

Tawaran dari Sheikh Jassim Bin Hamad Al Thani mendapat sorotan tinggi. Walau disebut datang dari kekayaan pribadi, Sheikh Jassim memiliki hubungan dengan Bank Islam Qatar – yang memiliki hubungan dengan Kerajaan Qatar. Peraturan UEFA (Asosiasi Sepak Bola Eropa) terkait kepemilikan lebih dari satu klub oleh satu pihak yang sama disebut dapat memberi hambatan.

Berdasarkan peraturan UEFA, dua atau lebih klub yang tampil dalam kompetisi sama (Liga Champions, Liga Europa, atau Liga Konferensi Europa) tidak dapat dimiliki oleh pihak yang sama. Tetapi terdapat peluang bahwa peraturan itu dapat diubah dalam waktu dekat.

“Kami tidak hanya memikikirkan tentang Manchester United. Kami mendapat informasi mengenai lima atau enam pemilik klub yang ingin mengakuisisi klub lain. Kami harus melihat apa yang dapat dilakukan. Ada opsi untuk mempertahankan reulasi tersebut atau mengubahnya.

“Kita harus berbicara dengan berbagai pihak terkait. Minat untuk memiliki banyak klub semakin meningkat. Kami selalu terbuka untuk peluang investasi, tapi kami juga harus menetapkan peraturan yang ketat untuk menjaga keadilan,” ucap Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, dalam wawancara kepada The Overlap.

Kepemilikan dua klub dalam kompetisi yang sama sudah terjadi pada 2017. RB Salzburg dan RB Leipzig memiliki hubungan erat dengan perusahaan Red Bull. Tetapi Salzburg melakukan perubahan terhadap berbagai sektor komersial dan struktur manajemen mereka.

Potensi perubahan ini tidak hanya dapat memberi pengaruh untuk investor dari Qatar. Sir Jim Ratcliffe dan Grup INEOS sudah memiliki klub yang berlaga di Ligue 1 – yaitu OGC Nice.