Bek Valencia, Gabriel Paulista Tak Ingin Kompetisi La Liga Buru-buru Dilanjutkan

Valencia CF v Club Atletico de Madrid  - La Liga
Valencia CF v Club Atletico de Madrid - La Liga / Quality Sport Images/Getty Images
facebooktwitterreddit

Bek Valencia, Gabriel Paulista, menentang rencana keputusan manajemen La Liga untuk kembali memainkan pertandingan setelah ditunda karena pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang melanda hampir di seluruh dunia.

La Liga, sama seperti kompetisi lainnya, juga harus ditunda karena Covid-19. Sejak awal Maret lalu sudah tidak ada pertandingan yang dimainkan. Tapi baru-baru ini setelah pemerintah Spanyol sudah mulai membuka kembali tempat-tempat umum secara perlahan, ada wacana apabila La Liga musim 2019/20 bisa kembali dimainkan pada 14 Juni.

View this post on Instagram

Los profesionales del fútbol somos gente privilegiada, pero somos personas antes que nada. Tenemos familia, seres queridos y sentimientos. Siempre se nos pide ser ejemplo y así debe ser, muchos niños y jóvenes se fijan en nosotros. Demostremos como ejemplo a la sociedad que valoramos la vida y la salud por encima de todo. Para mí, y estoy seguro que para la gran mayoría de futbolistas, el dinero no lo es todo. No quiero que por precipitarnos o tener una presión económica, que podemos entender pero nunca priorizar a cuestiones más fundamentales, pudiera enfermar ni morir ningún familiar, amigo, compañero de trabajo o profesión... En realidad después del terrible tiempo que aún estamos atravesando, ninguna persona debe volver a contagiarse ni a morir por culpa de esta enfermedad! Amo el deporte del fútbol, amo jugar, amo a mi club y queremos dar siempre felicidad a los aficionados, pero también y por delante de todo amo y respeto la vida de todo ser humano. Juguemos cuando nadie lo haga con miedo y tengamos plenas garantías de que no hay riesgos. De lo contrario, si no nos dan garantías absolutas tomemos ejemplos de otros países que han tomado medidas más contundentes. ¡Antes la vida y después el fútbol! ⚽

A post shared by Gabriel Paulista (@gpaulista5) on

"Pesepakbola adalah orang-orang yang memiliki hak istimewa, tapi kami juga manusia, kami punya keluarga yang kami cintai. Kami selalu diminta untuk memberikan contoh, dan itu memang seharusnya. Banyak anak kecil dan anak muda yang mengidolakan kami. Marilah kita memberikan teladan ke masyarakat bahwa kami menghargai hidup dan kesehatan di atas segalanya. Bagi saya, dan saya yakin mayoritas dari kami, pesepakbola, bahwa uang bukanlah segalanya," ujar Gabriel seperti ditulis di akun resmi Instagramnya.

"Saya tidak mau kami harus segera kembali bermain karena tuntutn ekonomi, yang mana kami bisa memahami tapi janganlah anggap itu lebih penting dari keluarga, teman atau rekan kerja Anda yang sakit dan kemudian (bisa saja) meninggal dunia. Setelah situasi mengerikan ini kami masih menderita, sudahlah cukup tidak ada yang terinfeksi lagi atau meninggal karena penyakit ini. Saya mencintai sepak bola, saya senang bermain sepak bola. Saya mencintai klub saya dan kami selalu ingin membuat suporter bahagia tapi juga saya mencintai dan menghargai kehidupan semua manusia."

"Marilah kita bermain ketika tidak ada yang melakukannya tanpa rasa takut dan kami memiliki jaminan tidak ada risiko (terpapar virus). Apabila kami tidak diberikan jaminan penuh, marilah contoh negara-negara lain yang sudah mengambil tindakan tegas. Nyawa adalah terpenting dan kemudian sepak bola."

Sejauh ini beberapa negara Eropa sudah memutuskan untuk menghentikan kompetisi seperti Belanda, Skotlandia, dan Belgia. Terakhir adalah Prancis yang memutuskan menghentikan Ligue 1 musim 2019/20.

Sebelumnya memang Javier Tebas selaku Presiden La Liga bertekad untuk selesaikan musim 2019/20 dan saat ini masih jadi agenda utamanya kendati belum bisa dipastikan kapan. Tebas sempat mengatakan klub-klub di Spanyol bisa rugi mencapai 1 miliar euro apabila pertandingan tidak dilanjutkan.

Kasus Virus Corona di Spanyol merupakan salah satu yang terburuk di Eropa. Sejauh ini ada 200 ribu kasus dengan tingkat kematian lebih dari 24 ribu.