8 Pemain Terbaik Jerman yang Pernah atau Sedang bermain di Liga Inggris

Arief Hadi Purwono
Mesut Ozil dan Michael Ballack
Mesut Ozil dan Michael Ballack / OLIVER LANG/Getty Images
facebooktwitterreddit

Dalam sejarah panjang Liga Inggris berbagai macam pemain dari berbagai negara pernah bermain di sana. Tak terkecuali Jerman. Cukup banyak pemain dari sana yang mengadu nasib berkarier di liga yang disebut liga terbaik dunia.

Legiun Jerman di Liga Inggris saat ini bertambah seiring kedatangan Timo Werner dan Kai Havertz di Chelsea. Di sana sudah ada tiga pemain Jerman termasuk Antonio Rudiger yang sudah berada dengan Chelsea sejak 2017.

Dalam edisi terkini 90min.com akan membahas delapan pemain terbaik Jerman yang telah bermain dan saat ini tengah bermain di Liga Inggris. Berikut penjabarannya:


1. Michael Ballack

Michael Ballack
Michael Ballack / Etsuo Hara/Getty Images

Empat tahun menghabiskan kariernya bersama Chelsea dari 2006 hingga 2010. Michael Ballack membawa kualitas dan pengalaman bermainnya dalam skuad tim yang sudah berisikan jawara seperti John Terry dan Frank Lampard.

Dalam kurun waktu tersebut Ballack memenangi satu titel Liga Inggris, tiga Piala FA, satu Piala Liga, dan menjadi runner-up Liga Champions 2007/08. Tidak hanya dapat mengatur ritme bermain di tengah Ballack juga memiliki naluri mencetak gol. Ballack pensiun pada 2012 bersama Bayer Leverkusen.


2. Mesut Ozil

Mesut Ozil
Mesut Ozil / Ian Walton/Getty Images

Terlepas dari kritikan dan masalah yang dialaminya dengan Arsenal beberapa musim terakhir, Mesut Ozil tetap jadi pemain asal Jerman terbaik yang bermain di Liga Inggris. Ozil (31 tahun) masih memperkuat Arsenal sejak datang pada 2013 dari Real Madrid.

Dalam kondisi terbaiknya operan-operan yang diberikan Ozil memanjakan mata penonton karena ia punya visi bermain bagus dan operan bola akurat. Pada musim 2015/16 Ozil memberikan 19 assists. Ozil telah meraih tiga titel Piala FA bersama Arsenal.


3. Leroy Sane

Leroy Sane
Leroy Sane / Clive Brunskill/Getty Images

Baru kembali lagi ke Jerman setelah empat tahun membela Manchester City (2016-2020). Leroy Sane direkrut oleh Bayern Munchen di musim panas ini setelah mempersembahkan dua titel Liga Inggris, satu Piala FA, dan dua Piala Liga.

Pemenang kategori Pemain Muda Terbaik PFA pada musim 2017/18 itu meninggalkan Liga Inggris dengan kenangan penyerang sayap lincah dah berbahaya di bawah arahan Pep Guardiola. Usianya baru berumur 24 tahun dan ia masih dapat berkembang lagi.


4. Jurgen Klinsmann

Jurgen Klinsmann
Jurgen Klinsmann / Getty Images/Getty Images

Mantan pelatih timnas Jerman merupakan striker top di eranya (pada medio 1990-an). Meski hanya semusim membela Tottenham Hotspur Jurgen Klinsmann meninggalkan warisan hebat di musim 1994/95.

Klinsmann menjadi juru gedor andalan Spurs yang melesakkan 30 gol dari 50 penampilan sebelum hengkang ke Bayern Munchen. Pada musim 1997/98 Klinsmann kembali lagi ke Spurs sebagai pemain pinjaman dan menorehkan sembilan gol dari 15 laga. Klinsmann terakhir terlihat melatih Hertha Berlin tahun ini.


5. Markus Babbel

Markus Babbel
Markus Babbel / Michael Steele/Getty Images

Berkarier selama empat tahun di Inggris dari medio 2000-2004 bersama Liverpool dan Blackburn Rovers (pemain pinjaman). Bersama Liverpool Markus Babbel memenangi satu Piala FA, Piala Liga, Piala UEFA (format lama Liga Europa), dan Piala Super Eropa.

Produk akademi Bayern Munchen dapat bermain sebagai bek tengah dan kanan dengan sama baiknya. Pasca pensiun pada 2007 Babbel mengambil karier kepelatihan, namun sayang karier barunya itu tak berjalan dengan baik.


6. Dietmar Hamann

Dietmar Hamann
Dietmar Hamann / Laurence Griffiths/Getty Images

Meninggalkan Jerman pada usia 25 tahun kala bergabung dengan Newcastle United pada 1998. Semenjak saat itu Dietmar Hamann terus berkarier di Inggris bersama Newcastle, Liverpool, Bolton Wanderers, Manchester City, dan MK Dons.

Perannya sebagai gelandang bertahan tak pernah diragukan lagi: Hamann menjamin adanya proteksi bagi lini belakang. Dengan Liverpool Hamann memenangi dua Piala FA, dua Piala Liga, satu Liga Champions, Piala UEFA, dan dua Piala Super Eropa. Saat ini Hamann jadi pandit sepak bola.


7. Robert Huth

Robert Huth
Robert Huth / Laurence Griffiths/Getty Images

Bek tengah asal Jerman yang underrated (tidak banyak disorot). Padahal Robert Huth jadi penampil asal Jerman terbanyak di Liga Inggris dengan catatan 322 laga dan di antara lima besar pencetak gol terbanyak (21 gol).

Huth produk akademi Chelsea yang memulai karier profesional pada 2002 dan pensiun pada 2018. Sepanjang kariernya Huth hanya bermai di Inggris dengan Chelsea, Middlesbrough, Stoke City, dan Leicester City. Usai memenangi dua titel Liga Inggris dengan Chelsea Huth juga memenanginya sekali bersama Leicester (2015/16).


8. Uwe Rosler

Uwe Rosler
Uwe Rosler / Ben Radford/Getty Images

Andai Manchester City sudah menjadi kekuatan besar seperti saat ini Uwe Rosler pastilah memenangi titel. Pria yang kini melatih Fortuna Dusseldorf pernah menjadi bagian The Citizens pada medio 1994-1998 lalu membela Southampton dan West Brom pada periode 2000-2002.

Seperti halnya Klinsmann Rosler juga predator kotak penalti lawan dan telah mencetak 29 gol di Liga Inggris. Total selama empat tahun dengan City Rosler telah mencetak 64 gol dari 176 laga dan diabadikan sebagai legenda klub.

facebooktwitterreddit