7 Negara yang Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2022

Kemas Trimukti
Timnas Jerman gagal total di Piala Dunia 2022
Timnas Jerman gagal total di Piala Dunia 2022 / Marvin Ibo Guengoer - GES Sportfoto/GettyImages
facebooktwitterreddit

Berjalan selama dalam kurun waktu satu bulan penuh, turnamen Piala Dunia 2022 akhirnya telah menjadi kenangan, setelah Argentina berhasil pulang sebagai juara usai mengalahkan Prancis di final melewati drama adu penalti.

Semenjak digulirnya Piala Dunia di Qatar, nyatanya banyak tim-tim yang tidak tampil sesuai ekspektasi dan bahkan, ada beberapa tim unggulan secara mengejutkan harus tersingkir dengan cepat.

Berikut adalah daftar Negara yang Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2022.


7. Kanada

Alphonso Davies
Canada / Alex Grimm/GettyImages

Berhasil menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1986, Kanada nyatanya memiliki ekspektasi tinggi, setelah dilihat komposisi skuadnya yang memiliki pemain berbakat seperti Alphonso Davies dan Jonathan David.

Akan tetapi, mereka yang berada satu grup dengan Belgia, Maroko dan Kroasia tidak dapat berbicara banyak yang merasakan kekalahan dari tiga pertandingan di babak grupnya.


6. Qatar

FBL-WC-2022-MATCH36-NED-QAT
Qatar / ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/GettyImages

Memiliki peringkat terendah sebagai tuan rumah Piala Dunia, Qatar juga tak mampu menjawab keraguan publik dalam sepanjang turnamen empat tahunan tersebut.

Karena, Qatar tak mampu meraup poin di babak grup A yang berisikan Ekuador, Belanda dan Senegal, serta mereka juga hanya mencetak satu gol saja.


5. Wales

Gareth Bale
Wales / Stu Forster/GettyImages

Wales menembus Piala Dunia pertamanya sejak 1958, lalu mungkin Anda bisa saja berpikir jika The Dragons tak begitu diberi ekspektasi tinggi dalam edisi 2022.

Namun, memiliki skuad seperti Gareth Bale, Aaron Ramsey dan beberapa pemain ternama di Liga Inggris seperti Ben Davies, Daniel James sampai Harry Wilson, maka harapan besar untuk lolos dari fase grup menjadi besar.

Nahasnya, mereka secara mengejutkan hanya bermain imbang kontra Amerika Serikat dan kalah dari Iran serta Inggris.


4. Denmark

Rasmus Kristensen, Joachim Andersen, Andreas Skov Olsen, Mathias Jensen, Christian Eriksen, Martin Braithwaite, Andreas Christensen - Soccer Player, Pierre Emile Højbjerg, Joakim Mæhle, Jesper Lindstrøm
Denmark / Visionhaus/GettyImages

Bisa menembus semifinal di Piala Eropa 2020, Denmark tentu saja diharapkan bisa mengulangi performa impresifnya tersebut dalam Piala Dunia 2022.

Fakta nyatanya berkata lain. Danish Dynamite, justru tidak mampu berbicara lantaran menduduki dasar klasemen grup D yang hanya mengumpulkan satu poin saja.


3. Spanyol

Ferran Torres, Marco Asensio, Aymeric Laporte, Sergio Busquets, Pedri, Dani Olmo, Jordi Alba, Rodri - Soccer Player - Born 1996, Unai Simón, Dani Carvajal - Spanish Soccer Defender, Pablo Martín Páez Gavira
Spain / Visionhaus/GettyImages

Memiliki pemain muda berbakat seperti Gavi dan Pedri di lini tengah, tidak cukup membuat Spanyol mampu bersaing dalam gelar juara pada Piala Dunia 2022 ini.

Mengejutkannya, La Furia Roja harus takluk dengan Maroko di babak 16 besar melewati drama adu penalti, meskipun sepanjang pertandingan mereka terlihat mampu mendominasi jalannya pertandingan.


2. Belgia

FBL-WC-2022-MATCH26-BEL-MAR-TEAM
Belgia / GLYN KIRK/GettyImages

Harapan generasi emas Belgia untuk menjuarai Piala Dunia, sepertinya sudah berakhir usai mereka tampil mengecewakan di edisi 2022 ini.

Sebelum dimulainya turnamen, The Red Devils yang berada satu grup dengan Kanada, Maroko dan Kroasia dianggap akan secara mudah bisa lolos sebagai juara grup.

Tetapi, Belgia yang secara mengejutkan tampil buruk dalam tiga laga pertandingan babak grup, telah membuat tim besutan Roberto Martinez hanya mampu menduduki peringkat ketiga saja.


1. Jerman

FBL-WC-2022-MATCH11-GER-JPN
Jerman / ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/GettyImages

Setelah mengecewakan di Piala Dunia 2018 dan Piala Eropa 2020, Jerman bertekad untuk mengembalikan performa terbaiknya pada Piala Dunia 2022 dengan memiliki pemain bertalenta seperti Jamal Musiala dan Kai Havertz.

Di atas kertas, Der Panzer cukup menjanjikan untuk bisa lolos ke babak 16 besar. Tetapi, mereka justru harus mengalami kekalahan mengejutkan melawan Jepang dan hanya imbang kontra Spanyol.

Maka dari itu, kemenangan kontra Kosta Rika tak berpengaruh bagi skuad asuhan Hansi Flick, mengingat mereka kalah defisit gol dari La Furia Roja.


facebooktwitterreddit