FC Barcelona

Xavi Akui Masih Belum Terima Kegagalan Barcelona di Liga Champions

Nanda Febriana
Xavi mengaku dirinya masih belum menerima kegagalan Barcelona di Liga Champions
Xavi mengaku dirinya masih belum menerima kegagalan Barcelona di Liga Champions / LLUIS GENE/GettyImages
facebooktwitterreddit

Perjalanan terjal harus dilalui Barcelona musim 2021/22 di bawah kepelatihan Xavi Hernandez. Klub asal Katalan itu telah tersisih dari ajang Liga Champions setelah hanya menempati posisi ketiga Grup E di bawah Bayern Munich dan Benfica. Pada ajang La Liga pun mereka masih belum aman di peringkat empat besar dan rawan digeser oleh tim-tim di bawah mereka. Sementara itu di ajang Coppa del Rey, Barcelona juga telah tersingkir di tangan Athletic Bilbao pada babak 16 besar.

Namun, bagi Xavi di antara sekian kegagalan Barca musim ini kegagalan menembus fase gugur Liga Champions lah yang paling membuat dirinya marah. Kini Barcelona harus menerima kenyataan berlaga di kompetisi kelas dua seperti Liga Europa, yang sekaligus menjadi harapan terakhir untuk meraih gelar musim ini.

"Liga Europa adalah kesempatan bagi kami. Target utama kami adalah kembali ke Liga Champions musim depan dan ada dua cara untuk melakukannya: finis di empat besar La Liga atau memenangi Liga Europa," ungkap Xavi pada konferensi pers jelang pertandingan kontra Napoli, seperti dikutip ESPN.

"Tentu saja kami ingin berada di Liga Champions. Sungguh menyakitkan kami tidak berada di sana. Mendengarkan lagu Liga Champions di televisi membuat saya marah."

"Tapi kami berada di kompetisi lain. Ini masih kompetisi Eropa. Kita tidak berbicara tentang kompetisi ketiga. Ini adalah kesempatan untuk terus berkembang dan semua orang termotivasi untuk memenangi trofi yang belum pernah dimenangi klub ini sebelumnya."

Barcelona akan menjamu Napoli pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa di Camp Nou, Jumat (18/2) dinihari WIB.

facebooktwitterreddit