Premier League

Usai Adakan Pertemuan dengan Kapten Liga Inggris, Henderson Kecam European Super League

Oleh Kemas Trimukti
Jordan Henderson
Jordan Henderson / Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images
facebooktwitterreddit

Sudah mengetahui klubnya Liverpool dan lima tim Liga Inggris lainnya (Chelsea, Liverpool,Manchester City, Manchester United, Arsenal, danTottenham Hotspur), setuju bergabung dengan kompetisi di luar naungan, UEFA yaitu European Super League membuat Jordan Henderson merespon secara cepat.

FBL-EUR-UEFA-LIVERPOOL-C1
Aksi protes Liverpool / PAUL ELLIS/Getty Images

Sebab, gelandang berusia 30 tahun tersebut sampai memutuskan pertemuan darurat bersama kapten-kapten Liga Inggris lainnya, guna membahas persoalan kompetisi Super League yang dianggap akan merusak masa depan sepakbola.

Pertemuan yang dilakukan oleh Henderson, sepertinya berjalan dengan positif lantaran tak lama dari itu Liverpool beserta kelima timnya, memutuskan untuk mundur dalam keikutsertaan usai juga mendapat desakan oleh para supporternya.

Selain itu, mantan pemain Sunderland ini juga secara terang-terangan apabila dirinya dan seluruh skuad Liverpool, sama sekali tidak setuju dengan ide Super League yang dicetuskan oleh Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

"Kami tidak menyukainya dan kami tidak ingin itu terjadi," ujar Henderson seperti dikutip dari Express Football.

"Ini adalah posisi kolektif kami. Komitmen kami untuk klub sepakbola dan para supporter adalah suatu hal yang mutlak dan tanpa bersyarat. YNWA," tutupnya.

Mundurnya seluruh tim Liga Inggris dari European Super League, juga membuktikan bahwa suara dan pendapat para supporter, sangat memberikan pengaruh besar terhadap keputusan yang akan dibuat oleh klub-klub tersebut.

facebooktwitterreddit