Liga Champions

UEFA Bicara dengan Tim Hukum Terkait European Super League

Arief Hadi Purwono
Aleksander Ceferin
Aleksander Ceferin / KARIM JAAFAR/Getty Images
facebooktwitterreddit

Presiden UEFA Aleksander Ceferin bersikap tegas dengan European Super League. Ceferin mengultimatum klub-klub yang terlibat di dalamnya dengan menegaskan bahwa UEFA tengah berbicara kepada tim hukum.

Seperti diketahui European Super League menjadi heboh dengan 12 klub pendiri yang kemudian berkurang setelah beberapa klub mundur. Ceferin pun menegaskan dengan klub-klub yang terlibat untuk berbicara kepada UEFA terkait masalah itu, ia juga menuturkan apabila UEFA melibatkan tim hukum di dalamnya.

“Kami akan berbicara tentang sepak bola, tetapi dalam pertemuan, saya akan memutuskan siapa yang duduk di sebelah saya. Jadi, saya bisa menempatkan seseorang sedikit lebih jauh," ucap Ceferin dikutip dari Football-Italia.

"Jika klub-klub ini ingin bermain di kompetisi kami lagi, mereka harus mendekati kami dan kami harus mengevaluasi apa yang terjadi, tetapi saya tidak ingin menjelaskan secara detail, karena kami masih berbicara dengan tim hukum kami."

"Saya akan mengatakan bahwa klub-klub Inggris telah membuat keputusan yang sangat bagus dan kami akan mempertimbangkannya," urai dia.

Di satu sisi Ceferin salut kepada AS Roma dan Olympique Marseille yang dimiliki pengusaha kaya raya asal Amerika Serikat. Kedua klub tak ikut Super League karena mementingkan fans.

"Saya berbicara dengan pemilik Roma dan Marseille, yang merupakan miliarder Amerika dan secara terbuka menyatakan bahwa mereka tidak akan pernah memasuki liga seperti itu, karena mereka menghormati para penggemar dan tradisi klub mereka," imbuh Ceferin.

"Tidak adil untuk mengatakan bahwa pemilik Amerika berbeda, meski pun memang benar bahwa sistem olahraganya berbeda," pungkas dia.

facebooktwitterreddit